Pertamina, BI dan Wali Kota Pontianak Gelar Pontianak Fintech Day

PONNTIANAK - Dalam rangka mendukung upaya menjadikan Pontianak sebagai smart city, Pemerintah Kota Pontianak bekerjsama dengan Pertamina dan Bank Indonesia gelar seminar bertajuk "Pontianak Fintech Day" di Aula Keriang Bandong Gedung Bank Indonesia Pontianak, Selasa (10/10). Acara ini dihadiri langsung oleh Walikota Pontianak Sutarmidji, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Dwi Suslamanto dan Marketing Branch Manager Pertamina Kalbarteng Teuku Johan Miftah.

Dengan tujuan mengedukasi aparatur pemerintah dan masyarakat untuk mendukung financial technology (fintech) dan penggunaan uang elektronik, seminar sehari ini melibatkan berbagai unsur lembaga pemerintahan, pelaku usaha, pimpinan universitas hingga media di wilayah Kota Pontianak. Topik yang diusung adalah "Menuju Kota Pontianak Sebagai Indonesias Fintech Capital".

Ditemui di sela-sela kegitan Teuku Johan menyatakan kegiatan ini merupakan salah satu wujud dukungan Pertamina terhadap Gerakan Nasional Non Tunai yang kick off nya telah dilaksanakan pada Agustus 2014 lalu. Di Pontianak sendiri, kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari MoU Elektronifikasi Pembelian BBM Secara Non Tunai di seluruh SPBU di Pontianak yang diselenggarakan pada 16 September 2017. "Pontianak merupakan salah satu kota yang aktif mendukung gerakan penggunaan uang elektronik. Sebagai perusahaan yang menjadikan Go - Digital sebagai salah satu program kerja, tentunya Pertamina memberikan dukungan penuh terhadap program ini", ungkap Johan.

Lebih lanjut Johan menjelaskan, Pertamina sebelumnya juga sudah aktif mendorong masyarakat untuk melakukan transaksi non tunai sejak Februari 2017 melalui promo Pertamina Fuel Lucky Swipe. Pada promo ini mulai diberlakukan sistem no surcharge atau peniadaan potongan 2.300 rupiah pada transaksi di SPBU menggunakan kartu. Selain itu di Kota Pontianak telah dilaksanakan pula Kick Off Program SPBU Cashless pada 5 Juli 2017 lalu.

"Sejak dilaksanakan kick off pada Juli lalu, transaksi Cashless di SPBU Kota Pontianak semakin mudah. Dari total 21 SPBU yang ada, semuanya sudah memiliki mesin EDC dari berbagai Bank. Tren transaksi cashless oleh pelanggan pun semakin meningkat hingga 11 %," imbuh Johan.

Guna mengoptimalkan pelayanan bisnis retail Pertamina, selain terus memperbaiki pelayanan di lembaga penjual yang salah satunya diwujudkan melalui kemudahan transaksi cashless, Pertamina sejak medio 2016 juga telah meluncurkan aplikasi Pertamina - GO. GO yang merupakan kependekan dari Guides Online adalah aplikasi yang diluncurkan untuk memudahkan pelanggan produk Pertamina. Fitur-fitur unggulan yang dihadirkan diantaranya kemudahan mencari lokasi SPBU terdekat (SPBU Finder), fitur perencanaan perjalanan dengan SPBU yang akan dilewati (Trip Planner) hingga fitur pengingat tentang jadwal jatuh tempo perpanjangan STNK, asuransi, ganti oli, dll (Motorist Diary).

"Ke depannya, pengembangan aplikasi Pertamina - GO ini juga akan disinergikan dengan gerakan cashless di SPBU. Harapan kami, inovasi digital dalam pelayanan Pertamina dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan," pungkas Johan. (ars)

sumber


Kategori Publikasi
Sub Kategori Berita