<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT Perikanan Nusantara (Persero)</title>
	<atom:link href="http://www.bumn.go.id/perikanan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bumn.go.id/perikanan</link>
	<description>PT Perikanan Nusantara (Persero)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Apr 2013 03:45:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Manufacturing Hope 72</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/kegiatan/manufacturing-hope-72/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/kegiatan/manufacturing-hope-72/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2013 03:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/perikanan/?p=2688</guid>
		<description><![CDATA[Manufacturing Hope 72: Kuliah Tanam Padi di Universitas Sawah Baru
Oleh Dahlan Iskan
Menteri BUMN
“Lapor Pak, hari ini tadi panen pertama.”
“Lho, kok cepat?” Jawab saya.
“Kan sudah 102 hari,” jawab Dirut PT Sang Hyang Seri (Persero), Dr Upik Rosalina Wasrin.
“Kok saya tidak diundang?” Tanya saya lagi.
“Kan baru coba-coba. Tidak sampai  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/kegiatan/manufacturing-hope-72/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manufacturing Hope 72: Kuliah Tanam Padi di Universitas Sawah Baru</p>
<p>Oleh Dahlan Iskan</p>
<p>Menteri BUMN</p>
<p>“Lapor Pak, hari ini tadi panen pertama.”</p>
<p>“Lho, kok cepat?” Jawab saya.</p>
<p>“Kan sudah 102 hari,” jawab Dirut PT Sang Hyang Seri (Persero), Dr Upik Rosalina Wasrin.</p>
<p>“Kok saya tidak diundang?” Tanya saya lagi.</p>
<p>“Kan baru coba-coba. Tidak sampai lima hektar,” jawab Upik lagi.</p>
<p>“Biar pun hanya lima hektar kan bersejarah,” kata saya.</p>
<p>“Sebentar lagi kan panen yang lebih luas,” jawab alumnus IPB dan Universitas Paul Sabatier, Toulouse, Prancis itu.</p>
<p>“Hasilnya berapa ton per hektar?” Tanya saya lagi.</p>
<p>“5,25 ton, Pak,” jawabnya.</p>
<p>Begitulah. Sawah baru yang dibuka BUMN di Ketapang, Kalbar, sudah  mulai panen. Sekarang pun tiap hari masih panen. Di sawah baru itu tiap  hari memang dilakukan penanaman padi sehingga hampir tiap hari juga  bisa panen.</p>
<p>Panen pertama ini adalah hasil penanaman yang dilakukan ramai-ramai oleh para direksi BUMN yang secara bersama-sama bertekad all-out membantu peningkatan produksi beras nasional.</p>
<p>Kini,  di Ketapang, rata-rata setiap hari dilakukan penanaman padi 15 ha.  Sampai minggu ini sudah lebih 500 ha sawah baru tercipta di sana. Sampai  akhir Juni nanti sudah harus 1.000 ha. Begitulah terus-menerus  dilakukan hingga akhirnya nanti akan mencapai 100.000 ha.</p>
<p>Banyak  sekali suka-duka menciptakan sawah baru di Ketapang ini. Sejak awal  berbagai kesulitan itu memang sudah dibayangkan. Bahkan Dirut PT SHS  saat itu, Kaharuddin,  menyatakan produksi pertama sawah baru itu nanti maksimal hanya 4 ton.  Memang begitulah teorinya. Maka ketika hasil panen pertama itu mencapai  5,25 ton, sawah baru ini memberikanhope yang baik.</p>
<p>Panen pertama itu pun dilakukan lima hari lebih cepat dari seharusnya. Ada gelagat hama ulat grayak akan menyerang. Daripada dipanen ulat, General Manager PT SHS Ketapang, Kusmiyanto,  memutuskan segera memanennya. “Waktu itu berminggu-minggu tidak ada  hujan. Sawah mengering. Sungai di dekat situ lagi surut. Maka muncullah  ulat grayak,” ujar Kusmiyanto.</p>
<p>Munculnya  hama ulat grayak memang sudah diperkirakan. Lahan yang selama ini  dibiarkan tidak ditanami pasti dihuni berbagai renik beserta telurnya.  Ketika dibuat sawah, pada dasarnya telur-telur itu masih ada di situ.  Hanya saja tidak bisa menetas karena tergenang air.</p>
<p>“Begitu berhari-hari tidak ada air, menetaslah,” ujar Kusmiyanto yang alumni FakultasPertanian Universitas Brawijaya Malang itu.</p>
<p>Pengalaman  baru yang terbesar dari “universitas sawah baru” ini adalah dalam  menata air. Bulan pertama pembukaan sawah baru seperti tidak ada  persoalan. Pembukaan lahannya, pengolahan tanahnya, penanamannya, lancar-lancar saja. Maklum waktu itu musim hujan.</p>
<p>Begitu  tidak ada lagi hujan, ketahuanlah berbagai macam kekurangannya. Tata  air untuk perencanaan 500 ha tentu beda dengan untuk perencanaan ribuan  hektar. Di sinilah diskusi, solusi, dan action terus dilakukan.</p>
<p>Dari  pengalaman bulan pertama dan kedua itulah penyempurnaan dilakukan.  Hasilnya terlihat dari kian cepatnya pertambahan pencetakan sawah baru.  Bulan pertama, satu hari rata-rata hanya bisa mencetak 7 ha sawah baru. Sekarang pencetakan dengan alat-alat modern itu sudah bisa 15 ha per hari. Tiga bulan lagi direncanakan bisa 50 ha per hari.</p>
<p>Kian lama kian banyak pelajaran yang bisa diambil. Saya sudah minta kepada Kusmiyanto untuk mendokumentasikan semua persoalan yang muncul, jalannya diskusi, dan penyelesaianmasalah yang diambil. Semua itu akan menjadi dokumen penting untuk program pencetakan sawah baru di masa depan.</p>
<p>Penerapan berbagai teknologi pun dicoba di Ketapang. Berbagai jenis benih ditanam, diamati, dan dilihat perkembangannya. Demikian juga berbagai macam pupuk. Termasuk pupuk dan benih dari PT Batantekno (Persero) hasil  kerjasama dengan Batan dan BPPT. Benih padi Si Genuk yang diiradiasi  nuklir juga segera dicoba seluas 10 ha di Ketapang. Digabung dengan  pupuk cair hasil kerjasama mereka.</p>
<p>Si Genuk sudah dicoba di lahan SHS di Sukamandi, Jawa Barat, dan siap panen minggu ini.Di sini nama benih ini bermutasi menjadi Si Denok. Lahannya bersebelahan dengan lahan dengan benih Ciherang. Secara kasat mata sudah terlihat beda.</p>
<p>Saya melihat perbedaan itu saat meninjaunya. Waktu itu padinya sudah mulai agak menguning. “Yang Si Denok terlihat menggarehal,” ujar seorang staf PT SHS yang hanya bisa menggambarkannya dalam istilah Sunda.</p>
<p>Sawah  baru di Ketapang itu direncanakan ditanami padi dua kali setahun.  Setelah panen pertama itu, sawah tersebut akan ditanami padi lagi, tapi  jenis gogo. Ini untuk mengantisipasi kesulitan air di musim kemarau. Toh  hasilnya juga tidak banyak berbeda. Setelah gogo barulah akan ditanami jagung.</p>
<p>Sebenarnya  saya minta ditanami kedelai, sekalian untuk ikut mengatasi kekurangan  kedelai, tapi tidak ada yang cukup pede melakukannya. Saya mengalah.  Saya tahu kedelai memang jenis tanaman untuk iklim subtropik. Perlu  penyiapan khusus untuk ditanam di Ketapang.</p>
<p>Fokus pemikiran tim Ketapang saat ini masih bagaimana mencetak sawah baru yang sekalian harus bisa memecahkan segala hambatannya.</p>
<p>Sawah baru ini, kalau berhasil, akan memaksa PT SHS untuk berubah total. Sudah bertahun-tahun BUMN ini tidak  memiliki landasan bisnis yang kuat. Bisnis utamanya menyediakan benih,  tetapi kemampuan menyediakan benih sendiri tidak sampai 5 persen dari kebutuhan benih nasional.</p>
<p>Akibatnya  SHS harus bekerjasama dengan begitu banyak penangkar benih. Dengan  segala permainannya. SHS tidak memiliki margin yang cukup untuk bisa  mengembangkan dirinya menjadi tulang punggung penyedia benih unggul  nasional. Bahkan SHS terlibat pola gali-lubang-tutup lubang yang lama-lama lebih dalam lubangnya dari tutupnya.</p>
<p>Kini begitu banyak BUMN yang mendukung SHS  menyukseskan pencetakan sawah baru itu. Bukan saja untuk kecukupan  pangan nasional, tapi juga untuk masa depan SHS sendiri yang harus  kokoh.</p>
<p>PT Pertani (Persero), BUMN bidang pertanian lainnya, juga tidak lebih kuat dari SHS. Landasan bisnisnya juga rapuh. Agamanya juga sama: gali-lubang-tutup-lubang. Tumpang tindih pula.</p>
<p>Tahun  ini PT Pertani baru mulai memiliki dasar bisnis yang nyata: spesialis  di bidang pasca panen. Tidak akan tumpang-tindih dengan PT SHS dan Perum Bulog. Bahkan ketiganya akan bisa bersinergi untuk secara tuntas membantu persoalan petani di segala lini.</p>
<p>Di  hulu, BUMN membantu produksi beras melalui program “yarnen”, bayar  kalau sudah panen. Petani yang tidak memiliki kemampuan mengadakan benih  unggul dan pupuk, dibantu BUMN. Agar hasil panennya lebih besar.  Bantuan itu dikembalikan saat panen. Tahun ini program yarnen, bagian dari Gerakan Peningkatan Produksi Pertanian Berbasis Korporasi (GP3K) BUMN, harus mencapai 2,6 juta hektar.</p>
<p>Di hilir, ada Bulog yang menampung seberapa besar pun hasil panen. Tahun lalu Bulog sudah membuktikan diri mampu mencapai prestasi terbaiknya. Tahun ini, Dirut Bulog Soetarto Alimuso bertekad untuk lebih baik lagi.</p>
<p>Hulu-hilirnya  sudah mulai bergerak. Tapi tengah-tengahnya masih bolong. Penanganan  gabahnnya masih belum mendapat perhatian. Bagaimana petani harus  merontokkan gabah, mengeringkan dan menggilingnya, masih belum ada BUMN  yang menerjuninya.</p>
<p>PT Pertanilah yang akan menjadi spesialis di tengah-tengah ini. Caranya: mengadakan mesin-mesin pengering gabah. Syaratnya: mesin itu tidak boleh menggunakan bahan bakar minyak. Tahun ini PT Pertani membangun 100 pabrik pengering dengan bahan bakar sekam padi.</p>
<p>Selama  ini memang sudah banyak mesin pengering gabah di Bulog, tapi semuanya  menggunakan solar. Mahalnya bukan main. Akhirnya tragis: nganggur semua!</p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/kegiatan/manufacturing-hope-72/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makin Tak Berdaulat, Krisis Ikan Tambah Parah</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/makin-tak-berdaulat-krisis-ikan-tambah-parah/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/makin-tak-berdaulat-krisis-ikan-tambah-parah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2013 03:38:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/perikanan/?p=2684</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Pengelolaan sumber daya ikan  dinilai semakin tidak berdaulat dan  memperparah krisis ikan nasional.  Legalisasi pengerukan ikan di zona  ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia  untuk diangkut ke luar negeri tidak  diimbangi pengawasan yang  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/makin-tak-berdaulat-krisis-ikan-tambah-parah/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; </strong>Pengelolaan sumber daya ikan  dinilai semakin tidak berdaulat dan  memperparah krisis ikan nasional.  Legalisasi pengerukan ikan di zona  ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia  untuk diangkut ke luar negeri tidak  diimbangi pengawasan yang memadai.</p>
<p>Demikian  dilontarkan sejumlah  kalangan, secara terpisah, di Jakarta, Kamis  (21/2/2013), menyikapi Peraturan  Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor  30 Tahun 2012 tentang Usaha  Perikanan Tangkap di Wilayah Pengelolaan  Perikanan Negara Republik  Indonesia.</p>
<p>Ketentuan menteri itu  memberikan keistimewaan kepada  kapal pukat cincin berbobot mati 1.000  gros ton (GT) yang beroperasi  tunggal untuk menangkap ikan di perairan  lebih dari 100 mil, dan  melakukan alih muatan (transhipment) ikan untuk  diangkut ke luar negeri.</p>
<p>Direktur  Eksekutif Indonesia for  Global Justice Riza Damanik mengemukakan,  kebijakan yang sarat  kepentingan pemodal asing itu tidak saja ceroboh,  tetapi juga  memperparah krisis ikan Indonesia. Setiap tahun Indonesia  bergantung  pada impor ikan dan industri pengolahan kekurangan bahan  baku.  Ironisnya, pengawasan kapal untuk kegiatan alih muatan ikan di  tengah  laut masih sangat minim.</p>
<p>Menurut pakar hukum laut  internasional,  Hasyim Djalal, ketentuan pemerintah itu berpotensi  menimbulkan masalah  dalam pengawasan, mengingat wilayah penangkapan ikan  untuk kapal 1.000  GT itu melebihi 100 mil. Mekanisme pengawasan wajib  untuk memastikan  hasil ikan yang ditangkap sesuai dengan daya dukung  sumber daya, dan  pengelolaan ikan berkelanjutan.</p>
<p>”Siapa yang bisa  menjamin  pengawasan penuh di perairan? Apalagi kapal sebesar itu  menangkap ikan  untuk dibawa ke luar negeri. Jika pengawasan kurang maka  penangkapan  ikan dikhawatirkan tidak terkendali,” ujarnya.</p>
<p>Berdasarkan  data  Kementerian Kelautan dan Perikanan, belum pernah ada kapal pukat  cincin  berbobot 1.000 GT yang beroperasi di ZEE dan laut lepas. Kapal  ikan  berbobot di atas 30 GT yang terdata hingga 11 Februari 2013  berjumlah  4.142 unit, sejumlah 1.373 unit di antaranya kapal pukat  cincin. Kapal  pukat cincin terbesar saat ini berukuran 800 GT hanya ada 1  unit.</p>
<p><strong>Tidak konsisten</strong></p>
<p>Riza   menilai, keistimewaan bagi kapal 1.000 GT untuk menangkap dan   mengangkut ikan ke luar negeri memunculkan indikasi adanya kepentingan   untuk menguras sumber daya ikan bagi kepentingan kelompok.</p>
<p>Ketua   Harian Asosiasi Pengalengan Ikan Indonesia (Apiki) Ady Surya   mengemukakan, pemerintah seharusnya konsisten dengan kebijakan   industrialisasi perikanan yang telah dicanangkan untuk memperkuat   kapasitas usaha perikanan dari hulu-hilir. Faktanya, industri hilir   kekurangan bahan baku.</p>
<p>Dicontohkan, usaha pengalengan ikan   cakalang membutuhkan bahan baku cakalang rata-rata 350.000 ton per   tahun. Namun, produksi ikan cakalang yang seluruhnya dipasok oleh kapal   pukat cincin hanya sekitar 300.000 ton per tahun, baik untuk kebutuhan   konsumsi dan bahan baku olahan.</p>
<p>”Izin kapal pukat cincin 1.000  GT  untuk menangkap di ZEE sepatutnya disertai kewajiban mendaratkan  ikan di  pelabuhan dalam negeri untuk mengatasi krisis ikan,” ujarnya.<strong> (LKT)</strong></p>
<div>
<div><strong>Sumber :</strong></div>
<div>Kompas Cetak</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/makin-tak-berdaulat-krisis-ikan-tambah-parah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/perikanan/uncategorized/hello-world/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/perikanan/uncategorized/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 07:31:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PT Perikanan Nusantara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/perikanan/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to KBUMN Sites. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://www.bumn.go.id/">KBUMN Sites</a>. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/perikanan/uncategorized/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemasan Baru Fish Jelly Product</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/kemasan-baru-fish-jelly-product/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/kemasan-baru-fish-jelly-product/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov -0001 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PT Perikanan Nusantara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Fish Jelly Product <a href="http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/kemasan-baru-fish-jelly-product/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Fish Jelly Product merupakan hasil olahan ikan yang mulai dikembangkan PT.<br />
Perikanan Nusantara (Persero) sejak tahun 2008, adapun hasil olahan ikan<br />
tersebut berupa <span style="">&nbsp;</span>Bakso Ikan, Kaki naga,<br />
Fish Fnger, Otak-otak ikan dan sosis Ikan. Kegiatan usaha product Fish jelly<br />
sempat terhenti karena dalam upaya memperoleh sertifikat dari Badan POM, dan<br />
saat ini sertifikat tersebut telah diperoleh, sehingga kegiatan produksi telah<br />
berjalan kembali <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Fish Jelly Product kini di keluarkan dengan kemasan<br />
yang lebih menarik dan mutu yang lebih baik. Dengan mutu/kualitas dan kemasan<br />
baru tersebut Fish Jelly Product diharapkan bisa memenuhi selera konsumen dan<br />
permintaan pasar. Adapun strategi pemasaran yang sedang dilakukan saat ini<br />
yaitu dengan melalui <span style=""></span>distributor <span style="">&nbsp;</span>yang ada di daerah Jakarta dan sekitarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN"><br /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Kemasan Baru Fish Jelly Product</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN"><br /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<div><img style="width: 108px; height: 143px;" src="gallery/PNUS/bakso_ikan_400.jpg" alt="bakso_ikan_400" title="bakso_ikan_400" captionclass="default"><img style="width: 110px; height: 143px;" src="gallery/PNUS/kaki_naga_400.jpg" alt="kaki_naga_400" title="kaki_naga_400" captionclass="default"><img style="width: 111px; height: 143px;" src="gallery/PNUS/otak2_400.jpg" alt="otak2_400" title="otak2_400" captionclass="default"><img style="width: 106px; height: 143px;" src="gallery/PNUS/sosis_ikan_400.jpg" alt="sosis_ikan_400" title="sosis_ikan_400" captionclass="default"><img style="width: 106px; height: 143px;" src="gallery/PNUS/stik_ikan_400.jpg" alt="stik_ikan_400" title="stik_ikan_400" captionclass="default"></p>
<p>Kantor Pemasaran<br />Telp : 021-6332162 / 021-6927971<br />Fax&nbsp; : 021-6332163</p>
<p></div>
<p><span style="" lang="IN"><o:p></o:p></span>
</p>
<p>Source <img src='http://www.bumn.go.id/perikanan/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> T. PN</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/kemasan-baru-fish-jelly-product/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekondisi Pabrik ES Cabang Padang</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/rekondisi-pabrik-es-cabang-padang/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/rekondisi-pabrik-es-cabang-padang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov -0001 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PT Perikanan Nusantara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Rekondisi Pabrik ES Cabang Padang <a href="http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/rekondisi-pabrik-es-cabang-padang/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">PT. Perikanan Nusantara (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak di<br />
bidang penangkapan ikan, pengumpul ikan , jasa cold storage, Jasa Docking &amp;<br />
bengkel, pabrik ES dan Sewa sarana prasarana lainnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan PT. Perikanan Nusantara<br />
(Persero) cabang Padang dan mengingat permintaan pasar<span style="">&nbsp; </span>terhadap kebutuhan Es maka PT. Perikanan<br />
Nusantara (Persero) Cabang Padang sedang diadakan rekondisi pabrik es,dengan<br />
diadakannya rekondisi pabrik es tersebut diharapkan PT. Perikanan Nusantara<br />
(Persero) Cabang Padang bisa memenuhi kebutuhan pasar di daerah tersebut dan<br />
bisa meningkatkan keuntungannya. <o:p></o:p></span></p>
<p>Source <img src='http://www.bumn.go.id/perikanan/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> T. PN</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/rekondisi-pabrik-es-cabang-padang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dirgahayu RI KE 65</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/dirgahayu-ri-ke-65/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/dirgahayu-ri-ke-65/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov -0001 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PT Perikanan Nusantara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Dirgahayu RI KE 65 <a href="http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/dirgahayu-ri-ke-65/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<div style="text-align: center;"><img style="width: 253px; height: 260px;" src="gallery/PNUS/dir_ri_64_400.jpg" alt="dir_ri_64_400" title="dir_ri_64_400" captionclass="default"></div>
<p>
<div style="text-align: center;">DENGAN SEMANGAT PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, KITA SUKSESKAN REFORMASI GELOMBANG KEDUA, UNTUK TERWUJUDNYA KEHIDUPAN BERBANGSA YANG MAKIN SEJAHTERA, MAKIN DEMOKRATIS DAN MAKIN BERKEADILAN</div>
</div>
</div>
<p>Source :</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/dirgahayu-ri-ke-65/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1431 H</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/selamat-menunaikan-ibadah-puasa-1431-h/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/selamat-menunaikan-ibadah-puasa-1431-h/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov -0001 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PT Perikanan Nusantara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1431 H <a href="http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/selamat-menunaikan-ibadah-puasa-1431-h/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><font size="5"><b><span dir="rtl" style="font-size: 14pt; color: green;" lang="AR-SA">&#1610;&#1614;&#1575; &#1571;&#1614;&#1610;&#1617;&#1615;&#1607;&#1614;&#1575; &#1575;&#1604;&#1617;&#1614;&#1584;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614; &#1570;&#1605;&#1614;&#1606;&#1615;&#1608;&#1575;<br />
&#1603;&#1615;&#1578;&#1616;&#1576;&#1614; &#1593;&#1614;&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1603;&#1615;&#1605;&#1615; &#1575;&#1604;&#1589;&#1617;&#1616;&#1610;&#1614;&#1575;&#1605;&#1615; &#1603;&#1614;&#1605;&#1614;&#1575; &#1603;&#1615;&#1578;&#1616;&#1576;&#1614; &#1593;&#1614;&#1604;&#1614;&#1609; &#1575;&#1604;&#1617;&#1614;&#1584;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614; &#1605;&#1616;&#1606;&#1618; &#1602;&#1614;&#1576;&#1618;&#1604;&#1616;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618;<br />
&#1604;&#1614;&#1593;&#1614;&#1604;&#1617;&#1614;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618; &#1578;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1602;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614;</span></b></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><font size="5"><b><span dir="rtl" style="font-size: 14pt; color: green;" lang="AR-SA"><br /></span></b></font></p>
<h1 style="text-align: center;"><font size="4"><tt><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: teal; font-weight: normal;" lang="IN">"Hai orang-orang yang beriman,<br />
diwajibkan bagi kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan bagi orang-orang<br />
sebelummu, agar kamu bertakwa" [Al Baqarah:183]</span></tt></font></h1>
<p><font style="font-family: Impact;" size="5"><br /></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: Impact;" align="center"><font size="5"><span style="" lang="IN">Direksi, Komisaris, Karyawan dan Karyawati</span></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: Impact;" align="center"><font size="5"><span style="" lang="IN"><o:p></o:p></span></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: Impact;" align="center"><font size="5"><span style="" lang="IN">PT. Perikanan Nusantara (Persero)</span></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: Impact;" align="center"><font size="5"><span style="" lang="IN"><o:p></o:p></span></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: Impact;" align="center"><font size="5"><span style="" lang="IN">Mengucapkan <br /></span></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: Impact;" align="center"><font size="5"><span style="" lang="IN"><o:p></o:p></span></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: Impact;" align="center"><font size="5"><span style="" lang="IN">Selamat Menunaikan Ibadah Puasa</span></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: Impact;" align="center"><font size="5"><span style="" lang="IN"><o:p></o:p></span></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: Impact;" align="center"><font size="5"><span style="" lang="IN">Semoga Amal Ibadah Kita Diterima Allah SWT<o:p></o:p></span></font></p>
<p><font size="5"><span style="" lang="IN"><o:p></o:p></span></font>
<p>Source :</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/selamat-menunaikan-ibadah-puasa-1431-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Atas Terpilihnya Bapak Dr.H.Soesilo Bambang Yudhoyono Presiden RI dan Bapak Prof.Dr.Boediono Wakil Presiden RI Periode 2009-2014</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/selamat-atas-terpilihnya-bapak-dr-h-soesilo-bambang-yudhoyono-presiden-ri-dan-bapak-prof-dr-boediono-wakil-presiden-ri-periode-2009-2014/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/selamat-atas-terpilihnya-bapak-dr-h-soesilo-bambang-yudhoyono-presiden-ri-dan-bapak-prof-dr-boediono-wakil-presiden-ri-periode-2009-2014/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 07:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PT Perikanan Nusantara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Publikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/perikanan/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Selamat atas terpilihnya Bapak Dr. H. Soesilo Bambang Yudhoyono
sebagai Presiden RI dan Bapak Prof. Dr. Boediono sebagai wakil Presiden RI Periode 2009 &#8211; 2014
semoga sukses dalam melaksanakan amanat Rakyat untuk memimpin
Negara Kesatuan Republik Indonesia
PT Perikanan Nusantara
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.bumn.go.id/perikanan/files/2010/12/sby_budi_400.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-287" src="http://www.bumn.go.id/perikanan/files/2010/12/sby_budi_400.jpg" alt="" width="607" height="607" /></a>Selamat atas terpilihnya Bapak Dr. H. Soesilo Bambang Yudhoyono</p>
<p>sebagai Presiden RI dan Bapak Prof. Dr. Boediono sebagai wakil Presiden RI Periode 2009 &#8211; 2014</p>
<p>semoga sukses dalam melaksanakan amanat Rakyat untuk memimpin</p>
<p>Negara Kesatuan Republik Indonesia</p>
<p>PT Perikanan Nusantara</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/selamat-atas-terpilihnya-bapak-dr-h-soesilo-bambang-yudhoyono-presiden-ri-dan-bapak-prof-dr-boediono-wakil-presiden-ri-periode-2009-2014/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Investasi / Rekondisi Pabrik ES Berkapasitas 20 Ton Per Hari Cabang Bitung</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/investasi-rekondisi-pabrik-es-berkapasitas-20-ton-per-hari-cabang-bitung/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/investasi-rekondisi-pabrik-es-berkapasitas-20-ton-per-hari-cabang-bitung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov -0001 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PT Perikanan Nusantara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Peningkatan Pendapatan Kantor Cabang Bitung dengan melakukan investasi / rekondisi Pabrik ES berkapasitas 20 Tom Per hari <a href="http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/investasi-rekondisi-pabrik-es-berkapasitas-20-ton-per-hari-cabang-bitung/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><font size="4"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;" lang="SV-FI">Dalam<br />
rangka peningkatan pendapatan PT. Perikanan Nusantara (persero) cabang Bitung<br />
sedang dilakukan investasi / rekondisi pabrik ES ke 2 (dua) berkapsaitas 20 Ton<br />
per hari.<o:p></o:p></span></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><font size="4"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;" lang="SV-FI"><o:p>&nbsp;</o:p></span></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><font size="4"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;" lang="SV-FI">Dari<br />
investasi pada pabrik es di PT. Perikanan Nusantara (Persero) cabang Bitung di<br />
proyeksikan perusahaan akan memperoleh pengembalian investasi pada tahun awal<br />
beroperasi sebesar 12% dan sebesar 22% setelah beroperasi penuh.<o:p></o:p></span></font></p>
<p>Source <img src='http://www.bumn.go.id/perikanan/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> T. Perikanan Nusantara</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/berita/investasi-rekondisi-pabrik-es-berkapasitas-20-ton-per-hari-cabang-bitung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RUPS RKAP Th.2009 PT Perikanan Nusantara (Persero)</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/rups-rkap-th-2009-pt-perikanan-nusantara-persero/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/rups-rkap-th-2009-pt-perikanan-nusantara-persero/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 14:21:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PT Perikanan Nusantara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/perikanan/?p=290</guid>
		<description><![CDATA[Rapat  Umum Pemegang Saham / RUPS PT Perikanan Nusantara (Persero) tentang  Pengesahan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan/ RKAP thaun 2009 PT  Perikanan Nusantara (Persero) telah diselenggarakan pada tanggal 15  Januari tahun 2009, bertempat di Ruang Rapat Deputi  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/rups-rkap-th-2009-pt-perikanan-nusantara-persero/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rapat  Umum Pemegang Saham / RUPS PT Perikanan Nusantara (Persero) tentang  Pengesahan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan/ RKAP thaun 2009 PT  Perikanan Nusantara (Persero) telah diselenggarakan pada tanggal 15  Januari tahun 2009, bertempat di Ruang Rapat Deputi Bidang Usaha Agro  Industri, Kehutanan, Kertas, Percetakan dan Penerbitan, Kementerian  Negara BUMN, Gedung Kementerian Negara BUMN Lt. 12A, Jl. Medan Merdeka  Selatan No.13, Jakarta Pusat.RUPS tersebut dipimpin oleh Bapak Agus  Pakpahan &#8211; Deputi Bidang Usaha Agro Industri, Kehutanan, Kertas,  Percetakan dan Penerbitan-Kementerian Negara BUMN, selaku Kuasa Pemegang  Saham dengan hak subsitusi PT Perikanan Nusantara (Persero). RUPS  dihadiri oleh seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT Perikanan  Nusantara (Persero), Asdep. Urusan Usaha Industri Kehutanan, Perikanan,  Kertas, Percetakan dan Penerbitan-Kementerian Negara BUMN, Staf inti PT  Perikanan Nusantara Persero dan Staf Inti Asdep. Urusan Usaha Industri  Kehutanan, Perikanan, Kertas, Percetakan dan Penerbitan-Kementerian  Negara BUMN.RUPS menetapkan target kegiatan operasional (produksi) dan  keuntungan perusahaan yang akan dicapai selama tahun buku 2009 dan  dituangkan dalam &#8220;Kontrak Manajemen antara Komisaris dan Direksi PT  Perikanan Nusantara (Persero) dengan Kuasa Pemegang Saham PT Perikanan  Nusantara (Persero)&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/perikanan/publikasi/rups-rkap-th-2009-pt-perikanan-nusantara-persero/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
