Sabtu, 19 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Menjadi pengelola hutan lestari untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat

Prestasi

Menhut Serahkan Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional 2013

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

PENDAPATAN WISATA MENINGKAT

2 September 2008


Salah
satunya adalah menambah fasilitas dan atraksi didalam obyek wisata yang
diharapkan mampu mendongkrak pendapatan dari sektor wisata. Salah satunya
adalah Flying Fox atau kegiatan meluncur diatas tali yang menjanjikan tantangan
tersendiri bagi pengunjung.

Dari 27
obyek wisata yang dikelola oleh Kesatuan Bisnis Mandiri Benih dan Usaha lain
(KBM WBU) Perum Perhutani Unit II Jatim, hingga bulan Juli 2008 telah
membukukan pendapatan sebesar Rp. 1,6 M.  perolehan itu  lebih
 besar  Rp. 600 juta  dibanding  tahun  2007
 sebesar Rp. 1 Miliar  pada bulan yang sama.

Hal ini terus
direspon dengan baik oleh KBM WBU Unit II agar dapat meningkatkan pendapatan
perusahaan. Menurut Syaiful, Asisten Manager Wisata, saat ditemui diruang
kerjanya, senin (25/8), “penambahan fasilitas berupa atraksi petualangan
seperti Flying Fox yang digelar di Wanawisata Kakek Bodo setiap hari Minggu
sangat disukai pengunjung”. Atraksi semacam itu akan terus bergulir di
Wanawisata lainnya, karena para wisatawan datang ketempat wisata, selain
menikmati keindahan alam juga mencari tantangan lain yang belum pernah dia
rasakan, ujarnya.

Selain itu
kata Syaiful, pengunjung yang datang kedaerah tujuan wisata adalah untuk
mencari pengalaman-pengalaman baru, menemukan sesuatu yang aneh yang belum
pernah disaksikan. Biasanya wisatawan lebih menyukai sesuatu yang berbeda dari
apa yang pernah dilihat atau dirasakannya.

Membaca
trend dan selera wisatawan itu, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan
 layanan jasa dengan mengemas produk-produk wisata yang disesuaikan dengan
segmen pasar, maksudnya mengemas produknya disesuaikan dengan keinginan dan
kebutuhan wisatawan yang dibidik.

Kedepan kata
Syaiful, selain Flying Fox, KBM WBU Perum Perhutani Unit II Jatim akan
mengembangkan wisata memancing di Pasir Putih Situbondo, yang akan dikemas
dalam paket wisata memancing ditengah laut dengan perahu nelayan, dan paket
camping eksklusif di Bumi Perkemahan Kakek Bodo, Tretes Pasuruan, yang semua
operatornya dari KBM WBU ujarnya.
 

Lokasi
Wanawisata yang tersebar di wilayah Perum Perhutani Unit II Jatim,  memang
memiliki daya tarik sebagai tujuan untuk berlibur. Karena itu, daya tarik wisata
dan fasilitas penunjangnya perlu mendapat perhatian dalam rencana pengembangan pariwisata,
baik aspek kuantitas maupun kualitas agar wisatawan tak mengalami kejenuhan.
“Hal ini mengingat jumlah wisatawan yang datang ke Wanawisata cenderung terus
meningkat setiap tahun”, kata Syaiful. (M. Djaelani/Humas Unit II)

Source :M. Djaelani



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Fatal error: Call to undefined function stc_get_connect_button() in /Data/publik/www/wp-content/plugins/simple-twitter-connect/stc-comments.php on line 231