Perhutani Banyuwangi Barat Kucurkan Dana Sharing Rp 796 Juta Untuk LMDH

BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI  (07/02/2019) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat menyerahkan dana bagi hasil (sharing) produksinya sebesar Rp 796 Juta kepada 22 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Kabupaten Banyuwangi, bertempat di Wisata Sumber Manis, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Suko, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Licin, Rabu (6/2).

Dana sharing tersebut diserahkan secara simbolis oleh Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat Nanang Sugiharto kepada 4 orang Ketua LMDH sebagai perwakilan penerima yaitu Nur Hamid dari LMDH Mitra Hutan Lestari, Joko Marsito dari LMDH Rimba Sejahtera, Mariyono dari LMDH Rimba Tani, dan Sugianto dari LMDH Bhakti Rimba.

Nanang Sugiharto selaku Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat menyampaikan bahwa penyerahan dana sharing ini sengaja diberikan di tempat Wisata Sumber Manis yang berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Suko, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Licin, KPH Banyuwangi Barat, agar ada suasana baru sambil mengenalkan wisata yang yang sedang digalakkan.

Menurutnya penyerahan dana sharing ini adalah hasil produksi kayu dan non kayu tahun 2016 untuk 22 LMDH yang berada dibawah pangkuan hutan Perhutani KPH Banyuwangi Barat. “Dari total dana sharing produksi yang diberikan sebesar Rp 796.292.602,-. Perinciannya yaitu sebesar Rp 237.818.577,- berasal dari produksi kayu dan Rp 558.474.026.- berasal dari produksi non kayu”, ujarnya.

Nanang juga menyampaikan engan dana sharing yang sudah dibagikan ini harapannya dapat memotivasi pengurus LMDH untuk terus meningkatkan kerja sama dengan Perhutani dalam mendorong produktifitas dan menjaga kelestarian hutan. “Setelah diterima, harus gunakan uangnya sesuai dengan ketentuan yang sudah ada dan sesuai kesepakatan anggota”, tegasnya.

Sementara itu Nur Hamid selaku Ketua LMDH Mitra Hutan Lestari dari Desa Jambewangi Kecamatan Sempu yang menerima bagian paling besar mengatakan, “Dari produksi kayu dan non kayu tahun 2016 ini pihaknya menerima pembagian sebesar Rp 162 Juta dan akan kami pergunakan sebaik-baiknya terutama untuk pemberdayaan masyarakat sekitar hutan”, ungkapnya. (Kom-PHT/Snd)

 

Editor : Ywn

Copyright©2019


Kategori Berita