PERHUTANI DUKUNG AKSI PENANAMAN MANGROVE DI PANTAI BENTAR PROBOLINGGO

PROBOLINGGO, PERHUTANI (14/02/2020) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo mengirimkan anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) Wanabakti untuk mengikuti aksi penanaman bibit Mangrove di Pantai Bentar, Desa Gending, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo yang diprakarsai oleh Komunitas Bank Sampah Barokah Desa Kedungsari pada Rabu (12/02).

Administratur Perhutani Probolinggo, Imam Suyuti melalui Kepala Sub Seksi (KSS) Komunikasi Perusahaan, Tumin menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung upaya penanaman tersebut. “Dalam penanaman ini kami membantu bibit mangrove sebanyak 2 ribu plances dan mengirimkan anggota Pramuka Saka Wanabakti binaan Perhutani Probolinggo sebanyak  empat Sangga (40 orang) untuk ikut berpartisipasi dalam penanaman tersebut,” katanya.

“Partisipasi kami dalam kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian dalam ikut menjaga kelestarian lingkungan dan hutan pantai khususnya di pesisir Probolinggo,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Panitia Penanaman sekaligus pimpinan dari Komunitas Bank Sampah Barokah, Zainal Abidin menyampaikan bahwa penanaman 10 ribu bibit mangrove tersebut bertujuan untuk mencegah erosi dan abrasi pantai dari pengikisan permukaan tanah akibat hempasan ombak.

“Hutan mangrove memiliki akar yang efisien dalam melindungi tanah di wilayah pesisir, sehingga dapat menjadi pelindung pengikisan tanah akibat air,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk kepada Perhutani, Bank BNI, IPOMI, PT Sasa Inti yang telah memberikan bantuan Corporate Social Responbility (CSR) nya dengan menyumbangkan bibit Mangrove kepada panitia untuk ditanam pada kawasan Pantai Bentar seluas 10 hektar lebih.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, Hasyim As’ari yang juga hadir dalam penanaman tersebut menyampaikan bahwa sangat perlu dilakukan reboisasi baik di kawasan hutan maupun wilayah pantai, mengingat banyaknya tanaman yang mati/kering akibat kemarau panjang di tahun lalu. Menurutnya cuaca yang ekstrim yang menimbulkan ombak besar yang mengikis bibir pantai Bentar tersebut bisa menyebabkan abrasi.

“Dengan diadakannya tanam bersama ini, semoga dapat meningkatkan kelestarian alam, penopang sumber mata air bagi kelangsungan hidup penduduk wilayah Gending dan sekitarnya. Juga tidak terjadi lagi abrasi di pantai Bentar ini yang merupakan lokasi wisata pantai terbaik di Kabupaten Probolinggo,” kata Hasyim. (Kom-PHT/Pbo/HH)

Editor : Ywn

Copyright©2020


Kategori Berita