KLHK dan BPDASHL Solo Tinjau Persemaian RHL di Saradan

SARADAN, PERHUTANI (13/08/2019) | Tim dari Kementerian  Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Solo meninjau persemaian dan lokasi persiapan lapangan tanaman Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedungbrubus Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan, Senin (12/08).

Tim dari KLHK tersbeut yakni dari Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai  dan Hutan Lindung (DASHL) meninjau langsung ke lapangan yang dampingi oleh perwakilan petugas dari KPH Saradan.

Kepala  Seksi (Kasi) RHL BPDASHL Solo, Sarmo mengatakan jika peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan pembuatan  persemaian dan persiapan yang telah dilaksanakan di lapangan untuk tanaman RHL. “Jangan sampai dalam pelaksanaannya nanti ada yang terlewatkan dan tidak sesuai dengan perencanaan yang ada,” kata Sarmo.

Ditempat terpisah Administratur KPH Saradan Noor Rochman mengatakan jika pihaknya telah membuat persemaian untuk kegiatan RHL seluas 1,0 ha yang terletak di petak 89 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) BKPH Kedungbrubus dengan target bibit 258.740 plances. “Bibit yang disemaikan ada beberapa jenis, diantaranya trembesi, sengon buto, kepuh, mangga, juwet, petai, nangka, secang, gamal, kaliandra, lamtoro dan kopi,” jelasnya.

Noor Rochman juga menyampaikan jika di wilayahnya pada tahun 2019 rencana tanaman RHL seluas 479 ha yang terbagi pada 4 lokasi yakni di BKPH Rejuno 7,34 ha, BKPH Tulung 338,26 ha, BKPH Kedungbrubus 63,55 ha dan BKPH Kaliklampok 70 ha.

“Saya berharap kegiatan RHL di KPH Saradan ini bisa berhasil dengan target dan tata waktu yang telah ditentukan,” tutupnya. (Kom-PHT/Srd/Swn)

 

Editor : Ywn

Copyright©2019


Kategori Berita