Rabu, 16 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Prestasi

IPC on Social Media

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Menurut anda materi apa yang perlu ditambah pada website ini

  • kegiatan operasional pelabuhan (36%, 51 Votes)
  • studi tentang kepelabuhanan (17%, 25 Votes)
  • performansi unit usaha (13%, 18 Votes)
  • berita kepelabuhan internasional (12%, 17 Votes)
  • pelabuhan dari waktu ke waktu (9%, 13 Votes)
  • halaman hubungan investor (8%, 12 Votes)
  • ekonomi indonesia (5%, 7 Votes)

Total Voters: 143

Loading ... Loading ...

OOCL Upsize Kapalnya di Terminal Peti Kemas Koja

16 Mei 2012

SIARAN PERS

OOCL Upsize Kapalnya di Terminal Peti Kemas Koja

Terlayaninya kapal berkapasitas 5.000 TEUs menjadi bukti kesiapan TPK Koja
berkompetisi di kancah internasional.

Jakarta, 15 Mei 2012* – Untuk pertama kalinya, Terminal Peti Kemas (TPK)
Koja hari ini melayani kapal berkapasitas 5.000 TEUs (*twenty-foot
equivalent units* –ukuran standar sebuah kontainer). Kapal berkapasitas
5.000 TEUs ini sering pula disebut sebagai Panamax Class, merupakan standar
kapal kontainer yang digunakan oleh perusahaan pelayaran internasional
karena sifat efisiensinya. Sebelumnya, Jakarta International Container
Terminal (JICT) yang juga berada dalam kompleks Pelabuhan Tanjung Priok
telah mulai melayani kapal seukuran ini pada Februari 2012 lalu.

Kapal berkapasitas 5.000 TEUs yang tiba di TPK Koja dioperasikan oleh OOCL
(Orient Overseas Container Line, Ltd –sebuah perusahaan pelayaran besar
dari Hongkong). Di tengah upaya banyak perusahaan pelayaran internasional
untuk keluar dari krisis yang melanda, OOCL  semakin memantapkan posisinya
sebagai sebuah perusahaan pelayaran yang memiliki reputasi tinggi, dengan
memperbesar (*upsize*) pengoperasian kapalnya dari kapasitas 3.200 TEUs
menjadi 4.600 (hingga 5.000) TEUs, serta memberikan kepercayaan pada TPK
Koja untuk melayani kegiatan bongkar muat peti kemas setiap minggunya.

“Upsize kapal ini jelas merupakan suatu kepercayaan yang tinggi dari OOCL
sebagai pelanggan terbesar. Adanya upsize kapal ini semakin memantapkan
komitmen TPK Koja untuk meningkatkan *level of service* dan
produktivitasnya,” kata Arif Isnawan, General Manager TPK Koja.

TPK Koja sebelumnya memiliki kapasitas terpasang sebesar 680.000 TEUs.
Namun dengan melakukan berbagai upaya optimalisasi atas fasilitas infra dan
suprastruktur yang ada, TPK Koja kini mampu meningkatkan kapasitasnya
menjadi 840.000 TEUs. Hal ini telah dibuktikan dengan pencapaian *throughput
* lebih dari 823.000 TEUs pada tahun 2011 lalu.

Perolehan *throughput* TPK Koja pada tahun 2012 ini, sampai dengan April,
mencapai 271.781 TEUs, mengalami kenaikan 10.55% dibandingkan dengan
periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar 245.844 TEUs. Sementara,
untuk kinerja GCR (Gross Crane Rate) mengalami kenaikan sebesar 17.49% dari
22,3 box/jam pada tahun 2011 menjadi 26,2 box/jam pada tahun 2012.

“Pencapaian ini merupakan bentuk kepercayaan yang sangat tinggi dari
seluruh pelanggan setia kami kepada TPK Koja, dan juga merupakan bentuk
dedikasi dan profesionalisme dari semua karyawan TPK Koja,” ujar Arif
Isnawan, General Manager TPK Koja.

Komitmen dalam upaya meningkatkan pelayanan dan kinerja TPK Koja diwujudkan
dengan melakukan investasi penambahan fasilitas infrastruktur dan
suprastruktur. Penambahan fasilitas merupakan hal yang sangat ditekankan
oleh para induk perusahaan TPK Koja, IPC (PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero)) dan PT Hutchison Ports Indonesia, agar Pelabuhan Tanjung Priok
siap melayani pertumbuhan ekonomi Indonesia dan dunia. Direncanakan pada
awal tahun 2013, TPK Koja akan memperluas *container yard*, menambah jalur *
gate*, serta menambah fasilitas bangunan dan pendukung operasional. Untuk
paralatan pendukung, TPK Koja akan melakukan penambahan 1 unit QCC, 3 unit
RTG, 8 unit head truck, serta fasilitas suprastruktur lainnya. Perbaikan
fasilitas dan penambahan area ini akan mampu meingkatkan kapasitas layanan
TPK Koja menjadi 1.000.000 TEUs.

“Capaian TPK Koja ini menjadi suatu hal yang sangat menggembirakan. Ini
membuktikan bahwa Pelabuhan Tanjung Priok dengan layanan berstandar
internasional, telah benar-benar siap menjadi *hub-port* regional guna
mengantisipasi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, kawasan Asia, dan dunia, “
tambah RJ Lino, Direktur Utama IPC.

–selesai–

*Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi*:
*Rima Novianti*
*Sekretaris Perusahaan*
PT Pelindo II (Persero)
Telp: +6221 4301080
Email: rima_hardiyanto@yahoo.com



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>