Pembangunan New Priok Port Kelar 2023
11 Mei 2012PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II optimistis keseluruhan pembangunan New Priok Port akan rampung 2023 dan memiliki total kapasitas hingga 13 juta TEUs. Keberadaan pelabuhan model baru tersebut juga dipastikan mampu mendorong penguat jalur mata rantai logistik nasional dan menarik investor asing.
Direktur Utama Pelindo II RJ Lino mengatakan, rencana pembangunan New Priok Port ini didasari mandat pemerintah melalui Perpers No 36 Tahun 2012 yang ditanda tangani 5 April 2012. Pembangunan pelabuhan baru ini akan melalui tiga tahap. Yakni, pembangunan satu terminal kontainer serta dua terminal bahan bakar minyak dan gas.
“Pembangunan terminal kontainer tahap pertama yakni terminal kontainer ditargetkan mulai 2014,” papar Lino dalam konferensi persnya di Jakarta, kemarin.
Untuk itu, pihaknya akan menanamkan investasi sebesar Rp 11,75 triliun dari total keseluruhan pembangunan New Priok Port yang diperkirakan membutuhkan dana Rp 22,66 triliun. Sisanya akan ditanggung investor yang sampai saat ini belum ditetapkan.
Dana pembangunan pelabuhan baru ini juga akan bersumber dari jalur alternatif atau dana pinjaman nasional dan internasional.
Lino menjelaskan, pelabuhan ini didesain dengan kedalaman draft hingga -20 mLWS dengan tahap pertama dilakukan pengerukan sedalam -16 mLWS. Alur pelayaran akan memakai dua arah dengan kelebaran 300 meter. Lebar ini untuk mempercepat arus kedatangan dan keberangkatan kapal.
“Pembangunan tahap pertama yakni terminal kontainer akan memakan lahan seluas 195 hektar dengan panjang 4.000 meter dan mampu menampung kontainer hingga 4,5 juta TEUs,” jelas Lino.
Untuk lahan pembangunan terminal tersebut, menurut Lino, sudah ada. Daratan itu berasal dari hasil reklamasi. Dengan cara reklamasi, budget untuk pembangunan keseluruhan terminal bisa diminimalisir.
Awal Juni diharapkan sudah ada kontraktor yang menang sekaligus pemancangan tiang pertama. Pengelolaan pelabuhan ini nantinya akan melibatkan sepuluh anak perusahaan yang akan dapat memastikan New Priok Port masuk dalam daftar negara dengan jasa pelabuhan berskala internasional.
Lino berharap pembangunan pelabuhan ini dapat meningkatkan produktivitas pelabuhan hingga berada di level setaraf dengan pelabuhan internasional lain di dunia.
“New Priok Port di masa mendatang akan bisa memfasilitasi kapal-kapal besar seukuran EEE Class. Dengan demikian, keberadaannya juga akan menekan ongkos transportasi dan logistik para pelaku usaha, yang hingga akhirnya mampu menggerakkan perdagangan serta perekonomian,” kata Lino. [Harian Rakyat Merdeka]



Kirim Komentar
Baca Komentar ( 0 )