Kamis, 24 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) : "Menjadi penyedia jasa kepelabuhanan dan logistik terkemuka di tingkat regional"

Prestasi

PT Pelindo I (Persero) Cabang Lhokseumawe Terima Penghargaan Bendera Emas SMK3 Dari Menakertrans

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Menurut Anda, apa yang menjadi prioritas untuk dilakukan oleh Manajemen PT Pelindo I (Persero) Cab. Pelabuhan Sibolga?

  • Penertiban/Penataan di dalam areal lingkungan Pelabuhan (38%, 3 Votes)
  • Peningkatan fasilitas infra dan suprastruktur (38%, 3 Votes)
  • Peningkatan Kinerja SDM (25%, 2 Votes)
  • Peningkatan Pelayanan Jasa Kepelabuhanan (0%, 0 Votes)

Total Voters: 8

Loading ... Loading ...

BICT tambah lagi alat, 5 unit RTG

31 Mei 2012

Belawan- Setelah seminggu yang lalu turunnya alat Container Crane (CC) 3 unit di Dermaga Internasional Belawan International Container Terminal (BICT) yang berasal dari Cina, kali ini bertambah lagi 5 unit RTG (Ruber Tired Gantry) dengan merek Konecranes, Finlandia yang bersandar pada Selasa, (29/5). RTG ini diangkut oleh MV. HAPPY DYNAMIC melalui pelayaran Gesuri Lloyd. Dengan kedatangan 5 unit RTG bernomor urut 22,23,24,25,26,  jumlah alat yang berada di Belawan International Container Terminal (BICT) berjumlah 26 unit RTG.

Menurut keterangan dari Humas BICT Suratman bahwa kemampuan alat tersebut adalah memiliki kekuatan daya angkat 40 ton yang mana berfungsi mengangkat peti kemas dari lapangan ke Headtruck dan sebaliknya serta menata peti kemas yang menumpuk dilapangan (CY) dengan ketinggian dari 1 hingga 6 tear, dimana artinya tingkatan dari tumpukkan peti kemas yang berukuran 20 hingga 40 feet.

Alat 5 unit RTG dimaksud berasal dari daerah Dalia, Cina namun Granti alat tersebut melalui kerjasama Negara Finlandia Konecranes. jumlah RTG sebelumnya dipesan sebanyak 10 unit dan ini sisa dari jumlah yang ada sementara 5 RTG sebelumnya sudah dioperasikan di BICT pada tahun yang lalu. “Jadi total harga 10 unit RTG sekitar USD 18.955.350,” kata Suratman.

Bersandarnya kapal membawa alat 5 RTG dimaksud langsung dihadiri GM BICT Akhmad Hidayat Alcaff dan didampingi para Manajer serta agen pelayaran Gesuri Lloyd Capt. AJD. Korompis.  Akhmad Hidayat Alcaff melalui Asmen Hukum dan Humas H. Suratman, S.Sos, mengatakan dari kondisi lapangan (CY) yang ada baik di daerah Internasional maupun Domestik, jumlah RTG  sebanyak 26 unit sudah sangat memungkinkan menata arus barang baik melalui Receiving dan Delivery, atau arus masuk peti kemas ke lapangan terminal dan sebaliknya. “Selanjutnya mudah-mudahan arus bongkar muat dari terminal peti kemas tidak mengalami stagnasi atau kemacetan, apalagi dibanding jumlah Headtruck yang ada di BICT yang berperan mengangkut peti kemas dari lapangan ke kapal.” Ungkapnya.

Sebaliknya tambah Suratman, sebagai gambaran jumlah alat yang ada Container Crane 11 unit, RTG 26 unit, Headtruck 55 unit, Chascis 56 unit, 2 Units HMC, 3 Units Side Loader, 5 Unit Forklift dengan semua alat ini semakin mempercepat arus bongkar muat peti kemas di BICT.

“Untuk diketahui sebelum datangnya alat 3 CC dan 5 RTG, capaian Box Ship Hours sebesar 32 Box, namun kedepan setelah bertambah alat-alat dimaksud berkemungkinan besar capaian BSHnya lebih tinggi, inilah harapan kita semua baik selaku Management BICT maupun pengguna jasa, “demikian tutur Alcaff.

Untuk memenuhi permintaan pengguna jasa , manajemen PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik dari masa ke masa apalagi BICT selaku pintu gerbang perekonomian propinsi Sumatera Utara.



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Fatal error: Call to undefined function stc_get_connect_button() in /Data/publik/www/wp-content/plugins/simple-twitter-connect/stc-comments.php on line 231