Senin, 21 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) : "Menjadi penyedia jasa kepelabuhanan dan logistik terkemuka di tingkat regional"

Prestasi

PT Pelindo I (Persero) Cabang Lhokseumawe Terima Penghargaan Bendera Emas SMK3 Dari Menakertrans

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Menurut Anda, apa yang menjadi prioritas untuk dilakukan oleh Manajemen PT Pelindo I (Persero) Cab. Pelabuhan Sibolga?

  • Penertiban/Penataan di dalam areal lingkungan Pelabuhan (38%, 3 Votes)
  • Peningkatan fasilitas infra dan suprastruktur (38%, 3 Votes)
  • Peningkatan Kinerja SDM (25%, 2 Votes)
  • Peningkatan Pelayanan Jasa Kepelabuhanan (0%, 0 Votes)

Total Voters: 8

Loading ... Loading ...

Hatta: Jalur KA Medan-Kualanamu, Pelabuhan Kuala Tanjung Prioritas

15 April 2013

JAKARTA (Waspada): Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, jalur Kereta Api (KA) Medan-Kualanamu (touble track) dan Pelabuhan Kuala Tanjung merupakan dua proyek dari sembilan proyek prioritas pemerintah yang dibangun menggunakan dana APBN 2014.

Tujuh protek prioritas lainnya tersebar di Makassar New Port (Sulawesi Selatan), Pembangunan Bandara Kertajati (Jawa Barat), double track Solo-Madiun, jembatan Pulau Balang (Kalimantan Selatan), Pelabuhan Maloy (Kalimantan Timur), Pelabuhan Teluk Lembar (Nusa Tenggara Barat) dan Pelabuhan Sorong.

Sedangkan untuk proyek jembatan Selat Sunda, Hatta menegaskan, tidak masuk dalam proyek prioritas sehingga tidak dibiayai oleh APBN 2014. “Terlalu besar biaya APBN untuk itu (pembangunan JSS). Makanya, harus kita dorong ke arah PPP (Public Privat Partnership),” katanya di Jakarta, kemarin.

Menurut Hatta, proyek JJS akan menggunakan pola pembiayaan non APBN. Caranya, pemerintah akan mendorong pihak swasta dan BUMN ikut serta dalam proyek ini. “Pemda Lampung dan Pemda Banten juga akan diikutsertakan sebagai pemilik wilayah, semuanya akan kita libatkan. Dengan begitu, tidak harus mengandalkan dana dari APBN,” paparnya.

Pembangunan jalur kereta ganda (double track) dari Jakarta-Surabaya sepanjang 727 kilometer diproyeksikan bisa rampung pada akhir 2013. Saat ini pemerintah baru menyelesaikan jalur ganda tersebut sejauh 291 km. “Masih ada beberapa paket yang belum dikerjakan dari proyek dengan anggaran Rp 9,8 triliun itu. Kita harapkan akhir tahun ini tuntas,” ungkap Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Tundjung Inderawan.


Tundjung menjelaskan, paket-paket pekerjaan itu adalah Cirebon-Brebes sepanjang 60 km, Pekalongan-Semarang 93 km, Semarang-Bojonegoro 186 km, dan jalur ganda Bojonegoro-Surabaya sepanjang 103 km. Pemerintah antara lain telah menyelesaikan paket Jakarta-Cirebon sepanjang 120 km, Brebes-Tegal 16 km, dan Tegal-Pekalongan 63 km.


Jika jalur ganda ini bisa terealisasi, menurut Tundjung, akan memperlancar angkutan logistik dan juga penumpang. Selain itu, diharapkan dapat menurunkan kepadatan jalan, karena penggunaan angkutan seperti mobil, bus, atau truk akan semakin berkurang. “Mudah-mudahan bisa mengurangi kepadatan yang ada di jalur lintas Jakarta-Surabaya ataupun mengurangi biaya angkutan barang,” ujarnya. (J03)



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Fatal error: Call to undefined function stc_get_connect_button() in /Data/publik/www/wp-content/plugins/simple-twitter-connect/stc-comments.php on line 231