Jumat, 18 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) : "Menjadi penyedia jasa kepelabuhanan dan logistik terkemuka di tingkat regional"

Prestasi

PT Pelindo I (Persero) Cabang Lhokseumawe Terima Penghargaan Bendera Emas SMK3 Dari Menakertrans

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Menurut Anda, apa yang menjadi prioritas untuk dilakukan oleh Manajemen PT Pelindo I (Persero) Cab. Pelabuhan Sibolga?

  • Penertiban/Penataan di dalam areal lingkungan Pelabuhan (38%, 3 Votes)
  • Peningkatan fasilitas infra dan suprastruktur (38%, 3 Votes)
  • Peningkatan Kinerja SDM (25%, 2 Votes)
  • Peningkatan Pelayanan Jasa Kepelabuhanan (0%, 0 Votes)

Total Voters: 8

Loading ... Loading ...

EMPAT PELABUHAN SIAP

6 Januari 2010

Empat   pelabuhan   di  Indonesia  mulai   tahun  2010  sudah  dapat   memberikan   pelayanan  24 jam. Pelabuhan  pelabuhan  tersebut  adalah  Pelabuhan  Belawan  Sumatera  Utara,  Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Makassar Sulawesi Selatan.

Keempat pelabuhan  itu  diharapkan  dapat  bersaing  dengan  pelabuhan  di  Singapura  dan  Malaysia. Demikian  dikatakan  Direktur  Jenderal   Perhubungan   Laut  Departemen  Perhubungan  Sunaryo  saat kunjungan kerja di Samarinda, Kalimantan Timur.

Pelayanan  yang  harus  siap  24 jam, antara  lain pelayanan  syahbandar,  kepanduan  kapal,  bongkar muat barang dan penumpang, kepabeanan,  imigrasi,  keamanan, dan perbankan.  Secara umum hanya bongkar muat barang yang sudah 24 jam di empat pelabuhan itu, kata Sunaryo.

Dijelaskan,  untuk   bersaing  dengan   pelabuhan  di  Singapura   dan   Malaysia,   bukan  hanya  empat pelabuhan  itu yang harus siap dengan pelayanan  24 jam, tetapi juga pelabuhan lainnya  di Indonesia. Pelayanan 24 jam akan menyumbang pemasukan yang maksimal bagi negara, ujarnya.

Karena  itu,  lanjut Sunaryo, Pemerintah  tidak  hanya  menyiapkan  empat  pelabuhan  tersebut,  tetapi juga sejumlah pelabuhan kelas satu lainnya. Dalam gambaran saya, yang berpotensi adalah pelabuhan di Semarang, Ambon dan Balikpapan, kata Sunaryo.


Menteri  Koordinator  Perekonomian  Hatta  Rajasa    sebelumnya  menyatakan,  mulai  2010  Pelabuhan Tanjung  Priok  beroperasi  24 jam  dan  7 hari dalam seminggu. Sabtu dan Minggu pun beroperasi tidak ada hari libur, ujamya.

Selama  ini  setelah  barang  dibongkar  di Malaysia   atau  Singapura,  importir   menyewa  kapal  untuk mengangkut  barang  ke  sejumlah  pelabuhan  di Indonesia. Dengan demikian, ada tambahan biaya 70 dollar  AS  per  TEUS  atau  per  20  kaki  peti  kemas.  Idealnya,  barang  dari  luar  negeri  dikumpulkan  di pelabuhan di  Indonesia,  selanjutnya  diangkut  ke  pelabuhan  tujuan akhir sehingga biayanya lebih murah.

Di Indonesia,  kata  Sunaryo, terdapat  sekitar  1.800  pelabuhan, belum  termasuk  pelabuhan kecil dan illegal. Pelabuhan yang tercatat saja, sampai saat ini tidak banyak yang dikelola secara baik, ujarnya.

Source :Kompas



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Fatal error: Call to undefined function stc_get_connect_button() in /Data/publik/www/wp-content/plugins/simple-twitter-connect/stc-comments.php on line 231