Rabu, 16 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) : "Menjadi penyedia jasa kepelabuhanan dan logistik terkemuka di tingkat regional"

Prestasi

PT Pelindo I (Persero) Cabang Lhokseumawe Terima Penghargaan Bendera Emas SMK3 Dari Menakertrans

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Menurut Anda, apa yang menjadi prioritas untuk dilakukan oleh Manajemen PT Pelindo I (Persero) Cab. Pelabuhan Sibolga?

  • Penertiban/Penataan di dalam areal lingkungan Pelabuhan (38%, 3 Votes)
  • Peningkatan fasilitas infra dan suprastruktur (38%, 3 Votes)
  • Peningkatan Kinerja SDM (25%, 2 Votes)
  • Peningkatan Pelayanan Jasa Kepelabuhanan (0%, 0 Votes)

Total Voters: 8

Loading ... Loading ...

PEMKAB LANGKAT AKAN MILIKI PELABUHAN UMUM

9 April 2012

MEDAN- Sebagai wujud keseriusan dalam mendorong perekonomian, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I melakukan penandatanganan MOU (Memorandum Of Understanding) dengan Pemerintah Kabupaten Langkat dan Pertamina terkait pengoperasian Terminal Khusus Pangkalan Susu Dermaga Eks Japex PT Pertamina (Persero), Senin (9/4) bertempat di Ruang Selat Malaka Kantor Pusat Pelindo I, Medan.  Penandatanganan Mou dilakukan oleh Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo I Bambang Eka Cahyana,  Bupati Kabupaten Langkat H. Ngongesa Sitepu dan  dan Direktur Umum PT Pertamina (Persero) Waluyo  disaksikan oleh Direktur Utama Alfred Natsir, Anggota DPD RI Parlindungan Purba serta jajaran Direksi Pelindo I lainnya.

MOU tersebut dilakukan oleh Pelindo I dengan Pemkab Langkat dan Pertamina meliputi  kesepakatan dalam rangka sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengoptimalkan kompetensi dan potensi sumber daya dalam rangka meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhanan di Kabupaten Langkat. Serta nota kesepahaman ini dibuat dalam rangka pemantapan persiapan rencana pengoperasian Terminal Khusus Pangkalan Susu dermaga eks. Japex PT Pertamina (Persero) untuk dapat melayani kepentingan umum.

Alfred Natsir menegaskan alasan kenapa harus dilakukan MOU terlebih dahulu, tidak langsung perjanjian kerjasama karena diperlukannya pengkajian terhadap beberapa hal. Seperti perlunya kajian legalitas dan perizinan yang diperlukan seperti pengalihan fungsi terminal khusus sebagai terminal umum untuk bisa melayani publik. Perlunya tambahan investasi yang dilakukan secara bertahap, perlunya aspek security, kajian bisnis, dan tak kalah penting adalah kontribusi investasi dan bagi hasil masing-masing pihak yang terkait.

Alfred berharap MOU ini akan memberikan nilai tambah dan  keberadaan pelabuhan Pangkalan Susu diharapkan mampu mendorong perekonomian dan kesejahteraan penduduknya. “ MOU ini di skala nasional memang kecil, namun yang terpenting adalah semangatnya untuk memperbaiki pelabuhan sehingga mampu memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat sekitar,” kata alfred.

Bambang Eka Cahyana mengatakan bahwa bentuk sinergisitas ini sangat efisien. Hal ini karena pihak Pertamina memiliki aset dan lahan, Pelindo I dengan investasi peralatan, operasional dan perawatan  aset, sementara itu Pemkab Langkat sebagai pemerintah daerah yang bertanggung jawab atas infrastruktur. Bambang optimis kerjasama ini akan dapat terealisasi nantinya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Langkat H. Ngongesa Sitepu dan  dan Direktur Umum PT Pertamina (Persero) Waluyo, sama2 berharap agar kerjasama ini terealisasi  dalam pengoperasian Terminal khusus Pangkalan Susu untuk kepentingan umum.  “Sebagai masyarakat langkat, tentunya sangat mengharapkan agar realisasi Pelabuhan Khusus Dermaga Japex menjadi Pelabuhan Umum, dapat sesegera mungkin dilakukan sehingga langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti, terbuka lapangan pekerjaan, peningkatan fasilitas infrastruktur dan peningkatan pendapatan masyarakat,” harap Ngongesa Sitepu.

Sementara itu, Anggota DPD RI DR Parlindungan Purba dalam sambutannya mengharapkan agar kerjasama ini dapat bersinergi dengan baik, bekerja seefektif dan seefisien mungkin, sehingga dapat merealisasikan pengoperasian pelabuhan tersebut.  Sementara itu, ia mengatakan DPD RI telah menerima aspirasi tentang perubahan izin pelabuhan dari pelabuhan khusus menjadi pelabuhan umum kepada Kementerian Perhubungan RI.  “Ingin rasanya saya melihat langsung kapal pertama yang datang ke pelabuhan eks Japex nantinya,” tutupnya.

Humas PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)

M Taufik Fadillah



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Fatal error: Call to undefined function stc_get_connect_button() in /Data/publik/www/wp-content/plugins/simple-twitter-connect/stc-comments.php on line 231