Friday, 25 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Achievements

Activity

April  2014
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Polls

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

Struktur Paling Lemah, Jangan Turun Lewat Tangga Saat Gempa

4 September 2009

Gempa bumi dengan kekuatan cukup besar yaitu 7.3 SR, Hari Rabu tanggal 02 September 2009 sekitar pukul 14.55 yang berpusat di Barat Daya Tasikmalaya sempat mengusik ketenangan di Ruang Kantor PT Nindya Karya (Persero), musibah ini membuat karyawan kaget, sempat berteriak-teriak dan panik serta menyebutkan nama lafad Allah. Sementara getaran yang sangat kuat berlangsung sekitar lima menit.

 
gempatasik020909
gempa_3_400
 

  
detik.com, Saat terjadi gempa, biasanya warga Jakarta yang berada di Gedung-gedung pencakar langit langsung berhamburan menuju tangga darurat untuk turun ke halaman. Kebiasaan ini ternyata tidak benar. Sebab, tangga adalah bagian dari gedung yang paling tidak tahan gempa alias paling mudah runtuh. Ini adalah salah kaprah. Orang kalau ada gempa langsung turun pakai tangga darurat. Berdasarkan strukturnya, tangga darurat bukan didesain untuk antisipasi gempa, tapi untuk kebakaran.

 
gempa_2_400
gempa_1_400
 

                 
Sebenarnya yang harus dilakukan saat terjadi gempa, para penghuni gedung bertingkat lebih baik diam dulu di dalam gedung sampai gempa selesai bergoyang. Setelah gempa berhenti, baru kemudian mereka turun menuruni tangga darurat. Bagian-bagian bangunan yang paling rawan runtuh akibat gempa secara berurutan yakni tangga, balok, plat atau lantai, dan yang terakhir adalah tiang. Sehingga kalau saat terjadi gempa orang justru berebut turun lewat tangga, dikhawatirkan malah akan membuat tangga tersebut runtuh karena tidak kuat menahan beban. Harusnya kita tetap di tempat sampai gempa itu berhenti, baru setelah itu keluar. Hal ini saran dari Bapak Endy Budyanto sebagai praktisi konstruksi. 

gempa_4_400_01

                             
Di bulan suci ramadhan, terjadi bencana gempa, kita ambil hikmahnya, kita harus menolong sesama yang tertimpa bencana apalagi di bulan suci ini pahala kita di lipat gandakan. Amiin.
              
                
    
       

Source :humas



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Your email address will not be published. Required fields are marked *

: *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Struktur Paling Lemah, Jangan Turun Lewat Tangga Saat Gempa

4 September 2009

Gempa bumi dengan kekuatan cukup besar yaitu 7.3 SR, Hari Rabu tanggal 02 September 2009 sekitar pukul 14.55 yang berpusat di Barat Daya Tasikmalaya sempat mengusik ketenangan di Ruang Kantor PT Nindya Karya (Persero), musibah ini membuat karyawan kaget, sempat berteriak-teriak dan panik serta menyebutkan nama lafad Allah. Sementara getaran yang sangat kuat berlangsung sekitar lima menit.

 
gempatasik020909
gempa_3_400
 

  
detik.com, Saat terjadi gempa, biasanya warga Jakarta yang berada di Gedung-gedung pencakar langit langsung berhamburan menuju tangga darurat untuk turun ke halaman. Kebiasaan ini ternyata tidak benar. Sebab, tangga adalah bagian dari gedung yang paling tidak tahan gempa alias paling mudah runtuh. Ini adalah salah kaprah. Orang kalau ada gempa langsung turun pakai tangga darurat. Berdasarkan strukturnya, tangga darurat bukan didesain untuk antisipasi gempa, tapi untuk kebakaran.

 
gempa_2_400
gempa_1_400
 

                 
Sebenarnya yang harus dilakukan saat terjadi gempa, para penghuni gedung bertingkat lebih baik diam dulu di dalam gedung sampai gempa selesai bergoyang. Setelah gempa berhenti, baru kemudian mereka turun menuruni tangga darurat. Bagian-bagian bangunan yang paling rawan runtuh akibat gempa secara berurutan yakni tangga, balok, plat atau lantai, dan yang terakhir adalah tiang. Sehingga kalau saat terjadi gempa orang justru berebut turun lewat tangga, dikhawatirkan malah akan membuat tangga tersebut runtuh karena tidak kuat menahan beban. Harusnya kita tetap di tempat sampai gempa itu berhenti, baru setelah itu keluar. Hal ini saran dari Bapak Endy Budyanto sebagai praktisi konstruksi. 

gempa_4_400_01

                             
Di bulan suci ramadhan, terjadi bencana gempa, kita ambil hikmahnya, kita harus menolong sesama yang tertimpa bencana apalagi di bulan suci ini pahala kita di lipat gandakan. Amiin.
              
                
    
       

Source :humas



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Your email address will not be published. Required fields are marked *

: *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>