PENGADILAN NEGERI SIDOARJO MENGABULKAN GUGATAN YANG DIAJUKAN PT LEN INDUSTRI TERHADAP PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TIMUR CABANG PEMBANTU WARU, SIDOARJO

BANDUNG— Pada tanggal 8 Oktober 2013, PT. Len Industri (Persero) mendaftarkan gugatan wanprestasi terhadap PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Cabang Pembantu Waru, Sidoarjo (“Bank Jatim”) dengan Nomor Registrasi 178/Pdt.G/2013/PN.SDA, terkait kasus pencairan Jaminan Penawaran milik PT. Rotamech International, yang merupakan pemenang atas tender paket pekerjaan Pelolosan dan Pembelian Scrap Kabel Tembaga TITO (“Tender”).

 

Bank Jatim adalah bank yang mengeluarkan Jaminan Penawaran senilai Rp. 5.000.000.000,- (Lima Milyar Rupiah) untuk dan atas nama PT. Rotamech International, yang mana jaminan tersebut merupakan salah satu dokumen administrasi untuk mengikuti Tender yang diselenggarakan oleh PT. Len Industri (Persero). Namun, setelah dinyatakan sebagai pemenang Tender, PT. Rotamech International justru tidak melaksanakan kewajibannya untuk menyerahkan Jaminan Pelaksanaan senilai Rp 5.000.000.000,- (Lima Milyar Rupiah). Akibatnya, pelaksanaan pekerjaan Pelolosan dan Pembelian Scrap Kabel Tembaga TITO tersebut menjadi terhambat dan tidak berjalan sesuai dengan jadwal yang disepakati.

Dalam sidang terakhir yang beragendakan pembacaan putusan oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo memutuskan untuk mengabulkan gugatan wanprestasi yang diajukan oleh PT. Len Industri (Persero). Adapun bunyi putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo adalah sebagai berikut :

  1. Menyatakan Bank Jatim (“Tergugat”) telah melakukan cidera janji (wanprestasi) terhadap pelaksanaan Bank Garansi atas Jaminan Penawaran No. 51011853-051/01/1853 NGPNR tanggal 30 Januari 2013.
  2. Menghukum Tergugat untuk mencairkan Bank Garansi atas Jaminan Penawaran milik PT. Rotamech International kepada PT. Len Industri sebesar Rp. 5.000.000.000,- (Lima Milyar Rupiah).
  3. Menghukum Tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah) dalam setiap harinya jika Tergugat lalai dalam melaksanakan putusan setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap.
  4. Menghukum Tergugat untuk membayar segala biaya yang timbul dalam perkara aquo.

Menanggapi putusan tersebut, kuasa hukum Bank Jatim sampai hari ini belum mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya. Namun putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo sudah merupakan berita baik bagi PT Len Industri (Persero). Diharapkan agar putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo tersebut mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) dan dapat dilaksanakan.


Kategori Artikel