KADO DI PENGHUJUNG TAHUN 2015

Setelah bekerja tanpa henti, tidak terasa sudah memasuki penghujung tahun. Seperti menanam tanaman, setelah sekian lama merawat suatu saat kita pasti akan memanennya. Hasil kerja keras selama ini telah tampak, pada tanggal 16 Desember 2015 PT KIW (Persero) mendapatkan anugerah dari BPJS Kesehatan. Penghargaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) / Kartu Indinesia Sehat (KIS) BUMN Award 2015 di serahkan oleh Dirut BPJS Kesehatan, Fachmi Idris kepada Dirut PT KIW (Persero) Mohamad Djajadi pada malam penganugerahan penghargaan di Jakarta, Rabu, 16 Desember 2015.

Suara Pembaharuan, Kamis 17 Desember 2015 melalui situsnya memberitakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menganugerahkan penghargaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)/Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Award 2015 kepada sejumlah BUMN. Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi kepada BUMN yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan JKN dengan mendaftarkan entitasnya dan seluruh pegawai beserta anggota keluarganya menjadi peserta.

Penghargaan ini diberikan kepada tiga kategori, yaitu BUMN dengan jumlah pegawai lebih dari 10.000 orang. Untuk kategori ini diberikan Apresiasi Utama kepada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero), Apresiasi Madya    PT. Perkebunan Nusantara III (Persero), dan Apresiasi Pratama PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

Kategori BUMN dengan jumlah pegawai lebih 2.000 - 10.000 orang diberikan Apresiasi Utama kepada PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero), Apresiasi Madya untuk PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang (Persero), dan Apresiasi Pratama  PT. Perkebunan Nusantara VI (Persero).

Sedangkan kategori BUMN dengan jumlah pegawai kurang dari atau sama dengan 2.000 orang diberikan Apresiasi Utama kepada PT. Semen Baturaja (Persero), Apresiasi Madya untuk PT. Nidya Karya (Persero), dan Apresiasi Pratama PT. Kawasan Industri WijayaKusuma (Persero).

Adapun aspek penilaian yang menjadi pertimbangan pemilihan pemenang, menurut Fachmi, meliputi antara lain awal tanggal BUMN mulai aktif terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, rasio pekerja terdaftar dengan jumlah total pekerja dalam badan usaha, administrasi dan validasi data kepesertaan. Juga dinilai dari kolektibilitas iuran (ketepatan jumlah membayar iuran dan kecepatan waktu membayar iuran), kontribusi peserta dan iuran, serta terdaftarnya pensiunan BUMN yang dikoordinir oleh yayasan pensiunnya.

 

 


Kategori Berita