Implementasi Masyarakat Ekonomi Asia 2015 : Pekerja Bersertifikat Masih Minim

Jumlah tenaga Kerja yang berada di tanah air saat ini yang memiliki sertifikat kompetensi masih minim.  Dalam perekrutan tenaga kerja yang menjadi acuan atau dasar pertimbangan dan sekaligus   sebagai bargaining atau  nilai tawar dalam pelaksanaan Pasar Bebas Asean pada tahun 2015.

Dari data jumlah tenaga kerja yang dimiliki oleh kementerian Tenaga Kerja sampai dengan bulan Oktober 2014 yang memiliki sertifikasi tercatat 2.108.691 orang. Dalam pasar bebas Asean nanti menurut Menteri Tenaga Kerja sertifikasi kompetensi adalah adalah merupakan hal yang sangat penting.

Hanif Dhakiri mengatakan, “ Dalam persaingan global peran sertifikasi kompetensi sangat penting sebagai bukti otentik atas kompetensi kerja yang mencakup aspek, pengetahuan, ketrampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Pemerintah akan terus  mendorong agar tenaga kerja  Indonesia memiliki sertifikasi kompetensi sehingga diakui dan memiliki kompetensi sehingga  dapat bersaing dengan tenaga kerja yang berasal dari negara lain”.

Untuk memenuhi kepemilikan sertifikasi kompetensi dikalangan para pekerja di Indonesia Menteri Tenaga Kerja meminta kepada Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan Lembaga Sertifikasi Profesi untuk memperioritaskan layanan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia. Sumber :  (Info HKI Periode 7 November 2014


Kategori Berita