Dompet Dhuafa Bersama Kimia Farma dan Rumah Cerdas Sediakan Klinik Apung

Terkenal dengan  banyaknya Gili (pulau) kecil membuat Nusa Tenggara Barat mengalami kesusahan akses dalam pemberian  layanan kesehatan. Dompet Dhuafa Bersama Kimia Farma dan Rumah Cerdas sebagai Mitra Lokal bekerjasama untuk pengadaan klinik apung untuk kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil tersebut. 

“Dompet Dhuafa, Kimia Farma dan Rumah Cerdas bekerjasama untuk menyiapkan klinik apung untuk masyarakat Nusa Tenggara Barat yang tidak terakses dengan program kesehatan. Kesiapsiagaan masyarakat selain di bidang kesehatan tentunya sangat dibutuhkan karena lokasi yg memang rawan bencana. “Kawasan Tangguh Terpadu” adalah upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan mengingat jarak yang di butuhkan untuk mencapainya cukup jauh” ucap dr.Rosita Rivai selaku General Manager Program Kesehatan Dompet Dhuafa melalui siaran pers yang diterima redaksi Senin (8/9/2019).

Kerjasama klinik Apung ini antara Dompet Dhuafa, Kimia Farma dan Rumah Cerdas merupakan  salah satu model Program Pemberdayaan Kesehatan yang dilakukan Dompet Dhuafa dalam hal ini divisi kesehatan yang akan mendekatkan akses layananan kesehatan kepada masyarakat pesisir di provinsi NTB dan juga melakukan program-program kesehatan lainnya yang bersifat promotif preventif. Selain itu intervensi program lain seperti pendidikan, ekonomi, psikososial akan diberikan sehingga  intervensi secara komphensif bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

Terdapat  tujuh  wilayah di Nusa Tenggara Barat  yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan antara lain Dusun Telaga Lupi, Desa Tawun yang memiliki Kurang lebih terdapat sekitar 80KK, Kampung Teluk Gok, Desa Tawun Kurang lebih terdapat sekitar 70KK, Gili Nunggu, Desa Tuwun, Gili Gede Kurang lebih terdapat 450KK dengan sekitar 1400 jiwa, Gili Asahan, Desa Labuan Poh Kurang lebih terdapat 300 jiwa, Dusun Geresak, Desa Tawun Kurang lebih terdapat 75 KK dan Dusun Bangko-Bangko, Desa Labuan Poh Kurang lebih terdapat 200 KK.

Melalui program  kerjasama klinik apung , kedepannya  dapat memberikan  pemerataan pelayanan kesehatan yang meyeluruh. klinik apung akan Menjangkau masyarakat marginal di kepulauan Indonesia bagian Timur khususnya Nusa Tenggara barat untuk dapat mendapatkan Pelayanan Kesehatan dan juga peningkatan status kesehatan melalui progam yang menitik beratkan kepada pendampingan masyarakat untuk hidup sehat. Beberapa kegiatan yang nantinya akan dilakukan diantaranya Pelayanan Kesehatan Dasar  & Pelayanan Kesehatan Spesialis (secara berkala), Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak,Pelayanan Gawat Darurat , Pelayanan Rujukan ke Fasilitas kesehatan Lanjutan dan  Program Promotif Prevent


Kategori Berita