Rabu, 23 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Prestasi

Infobank Awards 2013

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Kontribusi PT. KIM (Persero) terhadap pengembangan industri di SUMUT

View Results

Loading ... Loading ...

Akhirnya Tol Medan-Kuala Namu Dibangun

8 November 2012

Deli Serdang, (Analisa). Proyek ruas tol Medan-Kuala Namu dibangun hari ini, peresmian dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Pemerintah tak mau membuang-buang waktu untuk membangun proyek ini karena telah molor.
“Kontrak pembangunan sebenarnya telah ditandatangani pada Desember 2011, saya harapkan awal tahun sudah bisa dimulai. Kenyataannya baru bisa kita lakukan hari ini. Karena kita terlambat mulai saya tidak mau buang-buang waktu agar kita tidak telat selesai,” ungkap Djoko dalam sambutannya saat ground breaking Jalan Tol Medan-Kuala Namu di Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (7/11).

Dalam sambutannya, Djoko mengakui, perencanaan pelaksanaan groundbreaking tol ini dilakukan secara spontan, setelah mendapatkan kabar dari Bappenas bahwa Individual Loan Agreement telah ditandatangani kemarin siang.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho mengatakan, pembangunan ruas tol ini lama telah didambakan masyarakat sekitar.

Mengingat pembangunan Bandara Kuala Namu akan mulai beroperasi pada tahun 2013 mendatang.

“Dengan adanya bandara tersebut beserta jalan penghubungnya, diharapkan pertumbuhan ekonomi Sumut dapat meningkat,” kata Gatot.

Secara terpisah, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilaah I Wijaya Seta mengatakan, tol tersebut akan terdiri dari empat lajur dengan dua arah, dengan masing-masing lebar lajur 3,6 meter. Seta menambahkan, tol Medan Kualanamu akan empat intercharge, empat underpass, tujuh topperpas dan tiga pintu tol.

Saat ini, pembebasan lahan untuk proyek tol ini baru mencapai 53%.

“Upaya pembebasan tanah butuh dukungan dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan pak Gubernur. Saya berharap semoga selesai tepat waktu,” tandasnya.

Tol dengan panjang 17,8 km dan biaya pembangunan Rp 1,347 triliun tersebut direncanakan selesai dalam 900 hari. Dari total dana konstruksi Rp 1,347 triliun, 90% diantaranya berasal dari pinjaman China melalui Bank Exim China dan 10% dari APBN.

Dalam 900 hari dimulai sejak ada SPK, kontrak ditandatangani 12 desember 2011. Pembebasan tanah 53% dan seluruh biaya tanah dari APBN. Seta menuturkan, dari total 441,61 ha tanah yang harus dibebaskan, 233,97 ha (53%) diantaranya telah dibebaskan.

“Apabila pemerintah tidak mengambil langkah-langkah maka investor akan semakin mengurangi kegiatan usahanya di Indonesia dan tidak mampu menyerap tenaga kerja,” cetusnya.

http://www.analisadaily.com/news/read/2012/11/08/86203/akhirnya_tol_medankuala_namu_dibangun/#.UJsB1GfRbxQ



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>