Pasang AC, Dukung Larangan Merokok Dalam Gerbong KA
3 July 2012
Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan (kedua kanan) berinteraksi dengan salah seorang penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang terbiasa merokok di kereta makan tentang pelarangan merokok selama berada di atas KA.
suarasurabaya.net – Pemasangan penyejuk ruangan atau air conditioning (AC) didalam gerbong kereta api ekonomi jarak jauh diakui merupakan bagian dari program larangan merokok bagi penumpang kereta api.
Sri Winarto manajer humasda PT KA Daops VIII Surabaya, kepada suarasurabaya.net, Senin (2/7/2012) menyampaikan hal itu saat ditanya tentang pogram pemasangan AC pada gerbong KA ekonomi jarak jauh.
“Memang benar. Bahwa pemasangan AC tersebut memang untuk terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat pengguna moda transportasi kereta api. Disisi lain juga untuk sosialisasi larangan merokok dalam gerbong kereta api,” ujar Sri Winarto.
Sebelumnya, tambah Sri Winarto, larangan merokok bagi setiap penumpang didalam gerbong kereta api diberlakukan oleh PT KA Indonesia hanya pada kereta api kelas eksekutif dan bisnis disemua jurusan.
Namun dalam perkembangan selanjutnya, kereta api ekonomi juga diberlakukan ketentuan yang sama. Larangan merokok bagi penumpang kereta api ekonomi, kemudian juga diberlakukan pada hampir setiap jurusan.
“Awalnya memang demikian. Tetapi dalam perkembangan selanjutnya, kami juga akhirnya memberlakukan larangan merokok didalam gerbong kereta api ekonomi. Dan itu terus kami sosialisasikan,” tambah Sri Winarto.
Diharapkan dengan dipasangnya AC pada sejumlah gerbong kereta api ekonomi jarak jauh, nantinya pemberlakuan larangan merokok didalam gerbong kereta api juga ditanggapi positif oleh masyarakat pengguna transpotasi kereta api.
“Harapan kita seperti itu memang. Dengan dipasangnya AC pada gerbong, penumpang memiliki kesadaran untuk tidak merokok didalam gerbong kereta api. Semoga masyarakat memahami itu,” tuntas Sri Winarto manajer humasda PT KA Daops VIII Surabaya pada suarasurabaya.net, Senin (2/7/2012).(tok)

Kirim Komentar
Baca Komentar ( 0 )