Jumat, 25 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Prestasi

PT KAI Raih Juara II BUMN Jasa Non Keuangan Berdaya Saing Terbaik, Anugerah BUMN 2013

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

Rencana Kerja

Rencana Kerja

RENCANA JANGKA PANJANG PERUSAHAAN 2009 – 2013

PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO)

  • Beberapa pemikiran strategik yang diperlukan oleh PT. KAI agar seluruh pendapat dapat menutupi baik seluruh biaya variabel maupun biaya tetap, yaitu:
  1. Pertumbuhan angkutan barang harus terus meningkat untuk mengimbangi stagnasi pertumbuhan pendapatan angkutan penumpang. Pada proyeksi 2011 diharapkan pendapatan angkutan berang melampaui pendapatan angkutan penumpang;
  2. Pendapatan non angkutan harus meningkat dari hanya 0,1% menjadi minimal 5% terhadap total pendapatan operasi.

Maka solusi yang dapat dilakukan adalah:

Identifikasi pemetaan angkutan penumpang dan baranag (okupansi, dll), untuk meningkatkan volume;

-          Efisiensi biaya;

-          Mengembangkan potensi angkutan barang pada wilayah luar Jawa (Divre 3);

-          Pengembangan kegiatan pendapatan non-angkutan, melalui property management, advertising, dan utility (kabel, pipa, telekomunikasi, dll).

Road Map Strategy

Grand strategy yang diusulkan untuk dijalankan perusahaan dalam periode 5 tahun mendatang adalah sebagai berikut:

  1. Konsolidasi. Upaya strategis perusahaan difokuskan pada perbaikan manajemen dengan cara: a) Perbaikan jaminan keselamatan dan kualitas pelayanan, b) Pentaan SDM, c) Pembenahan sistem pengendalian manajemen, d) Penerapan GCG, GCM dan GCC, e) Pembentukan budaya inovatif dan kreatif.
  2. Peningkatan kapabilitas. Fokus strategi perusahaan adalah peningkatan kualitas dengan menitikberatkan pada upaya-upaya: a) Melanjutkan perbaikan sarana dan prasarana, b) Peningkatan jaminan keselamatan dan kualitas pelayanan, c) Implementasi sistem manajemen berbasis pelanggan (customer driven), d) Melanjutkan penatan SDM, e) Intensifikasi pasar yang sudah ada, f) Pengembangan sistem informasi yang terpadu, g) Peningkatan peran bisnis non angkutan seperti properti dengan pengelolaan secar profesional.
  3. Inovasi. Fokus strategi perusahaan pada tahap ini ialah melakukan inovasi jasa angkutan dan pengembangan bisnis yang kompetitif dengan menitikberatkan pada upaya-upaya: a) Kemitraan strategis, b) Pelayanan yang semakin terpadu, c) Inovasi pelayanan, pasar dan teknologi, d) Peningkatan partisipasi investor strategik dalam pengembangan bisnis potensial khususnya jasa angkutan KA di luar Jawa & Sumatera secara efektif.
  4. World Class. Perusahaan diharapkan sudah dapat memiliki laju pertumbuhan pendapatan dan keuntungan yang stabil serta mencapai hal-hal seperti: a) Citra KA sudah menjadi pilihan transportasi yang unggul, b) Kinerja keuangan perusahaan sudah dinilai sangat baik, dan c) tercapainya 4 pilar utama : Keselamatan, ketepatan waktu, pelayanan, dan keamanan.

Pada grand strategy perusahaan mulai tahun 2009 hingga 2013 tampak bahwa PT. KAI merencanakan untuk semakin meningkatkan kontribusi pendapatan dari bisnis non jasa angkutan seperti pengelolaan properti milik PT.KAI. Disadari bahwa kontribusi pendapatan operasi non-angkutan (termasuk properti) saat ini baru sekitar 1% dari total pendapatan, dibandingkan benchmark pada Central Japan Railways yang bisa mencapai sekitar 15%, maka potensi pendapatan sangat besar jika dikembangkan secara profesional. Berikut beberapa properti potensial yang sudah diidentifikasi dan dapat dikembangkan:

-          RD Jl. Bengawan No. 25 Bandung menjadi Hotel

-          Wisma Bandungan menjadi Hotel/Resort

-          RD Jl. Ir. H. Juanda No. 166-168 Bandung menjadi Hotel Butik

-          Wisma Batu Malang menjadi Guest House

-          RD. Jl Cisangkuy No. 52 Bandung menjadi Hotel Butik

-          Wisma Wonosobo menjadi Guest House

-          RD Jl Tirtayasa No. 4 Bandung menjadi FO

-          Wisma Dayang Sumbi menjadi Hotel Butik

-          RD Jl. Ir. H. Juanda No. 43 dan 43A Bandung menjadi Hotel Bintang tiga