KAI Sudah Menggunakan Alat Berat untuk Normalisasi Track

KAI Daop 7 Madiun terus melakukan kegiatan untuk normalisasi jalur KA di km 215+8, setelah kejadian truck trailer menabrak KA Sancaka di km 215+8 antara stasiun kedungbanteng - Walikukun pada hari jumat (6/4).

Hari Senin (9/4) sudah mulai digunakan alat berat MPJR (Mesin Perawatan Jalan Rel) untuk lebih menguatkan jalur sepanjang 200 meter tersebut. Kegiatan tersebut dilaksanakan disela-sela longgar jadwal KA, sehingga tidak mengganggu perjalanan KA. Dan direncakan hari ini akan dilakukan penggantian rel pada lokasi tersebut, agar jalur segera bisa ditingkatkan kecepatannya.
"Hari ini diusahakan sdh bisa dilewati dengan kecepatan 40 km/jam, setelah kemarin dilakukan perawatan serta perkuatan menggunakan mesin berat MPJR. Perawatan dilakukan disela jadwal KA, agar tidak mengganggu perjalanan KA ", demikian disampaikan Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto.

Dari pantauan kami pagi ini (10/4) KA KA yang datang di stasiun Madiun sudah lancar kembali, kelambatan rata-rata sudah dibawah 1 jam.
KA tersebut :

  • KA Matarmaja dari jadwal 02.54 terlambat 35 menit
  • KA Bima jadwal stasiun Madiun 03.15 mjd 03.48 lambat 33 menit
  • KA Malabar jadwal 02.35 masuk Madiun 04.17 lambat 111
  • KA Mutiara S jadwal 03.58 lambat 39
  • KA Gajayana Jadwal Madiun 04.30 lambat 36
  • KA Brantas jadwal 04.50 lambat 47
  • KA Majapahit jadwal Madiun 05.19 lambat 33
  • KA Turangga jadwal Madiun 05.48 lambat 27

"Alhamdulillah, pagi ini jadwal sudah mulai kembali normal, lambat dibawah 1 jam", ungkap Supriyanto.

KAI akan terus melakukan upaya secepatnya untuk memulihkan kondisi jalur KA tersebut, agar segera dapat dilewati perjalanan KA dengan kecepatan normal kembali. Dengan tetap memperhatikan dan mengutamakan keselamatan.

Kami sampaikan juga,Kondisi Asisten Masinis, Hendra wahyudi, yang dirawat di RSUD Dr. Soedono kondisi sudah membaik, saat ini pasien dilatih mulai duduk dan berjalan di kamar perawatan Keadaan umum : baik, sudah bisa komunikasi lancar, Kondisi Tekanan Darah normal.

Sedangkan untuk korban pnp ka 86 yang belum mendapatkan perawatan kesehatan dari PT KAI pada waktu kejadian dan ada masalah kesehatan akibat dampak musibah tersebut setelah di rumah sebagai berikut :

  1. Semua biaya kesehatan akibat dampak musibah KA 86 (Sancaka) di tanggung oleh pt KAI melaui Pt jasa raharja dan Pt jasindo di mana pnp domisili agar lebih mudah dengan melapor kpd PIC KAI Daop 7 madiun no 082214193671;
  2. Bilamana telah berobat sendiri maka biaya akan di ganti PT. KAI melalui kantor jasa raharja terdekat agar lebih mudah, dengan menghubungi petugas pic PT KAI;
  3. Atau bisa menghubungi stasiun terdekat, dengan menunjukan tiket KA nya.

"Penumpang KA Sancaka tersebut, yang mengalami kondisi sakit akibat musibah kemarin, bisa menghubungi stasiun terdekat, dengan menunjukan tiket KA nya, kita akan bantu", pesan Supriyanto. (Humas KAI Daop 7 Madiun)


Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Pengumuman