Rabu, 23 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Prestasi

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

How Is My Site?

  • Good (25%, 6 Votes)
  • Bad (21%, 5 Votes)
  • Can Be Improved (17%, 4 Votes)
  • Excellent (13%, 3 Votes)
  • No Comments (24%, 1 Votes)

Total Voters: 24

Loading ... Loading ...

Tentang Perusahaan

Tipe Perusahaan

Perusahaan Umum (PERUM)

Lini Bisnis

TUGAS POKOK dan LAPANGAN USAHA

Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 94 tahun 1999 tanggal 13 Oktober 1999 dan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor : 18/KPTS/M/2000 tanggal 15 Desember 2000, tentang Pedoman Kegiatan Operasional Perum Jasa Tirta II, Tugas, Lapangan Usaha dan Kegiatan Perusahaan meliputi :

TUGAS POKOK

1. Eksploitasi dan Pemeliharaan Prasarana pengairan dan ketenagalistrikan ;
2. Pengusahaan air, sumber-sumber air dan ketenagalistrikan ;
3. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, a.1 : perlindungan, Pengembangan dan penggunaan air serta sumber air ;
4. Rehabilitasi prasarana ketenagalistrikan.


Deskripsi Bisnis

Perum Jasa Tirta II adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bersifat menyediakan pelayanan bagi Kemanfaatan Umum dan juga memupuk keuntungan berdasarkan Prinsip Pengelolaan Perusahaan.

Dasar Hukum

LATAR BELAKANG PEMBENTUKAN
PERUM JASA TIRTA II

Pengembangan sumber daya air terpadu sungai-sungai di Jawa Barat bagian Utara menjadi satu kesatuan hidrologis dengan Sungai Citarum sebagai sumber utama. Bentuk pengelolaan waduk, PLTA dan jaringan pengairan Jatiluhur sejak dibentuk tahun 1957 sampai dengan sekarang adalah :

1. Proyek Serbaguna Jatiluhur (1957 – 1967)
Pembangunan Proyek Nasional Serbaguna Jatiluhur yang meliputi Bendungan Utama dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) serta sarana sistem pengairannya dinyatakan selesai pada tahun 1967.

Proyek Serbaguna Jatiluhur merupakan Tahap I dari Pengembangan Sumberdaya Air di Wilayah Sungai Citarum dengan tujuan utama meningkatkan produksi bahan pangan Nasional yaitu beras. Untuk mengenang jasa salah satu Putra Terbaik Bangsa Indonesia Bendungan dan PLTA Jatiluhur diresmikan dengan nama Ir. H. Djuanda.

2. Perusahaan Negara /PN Jatiluhur (1967 – 1970)
Agar potensi yang timbul dengan selesainya proyek PLTA Jatiluhur dapat diusahakan secara maksimal maka dibentuk Badan Usaha Negara dengan nama Perusahaan Negara (PN) Jatiluhur berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1967, tanggal 24 Juli 1967.

3. Perum "Otorita Jatiluhur" (1970 – 1998)
Sebagai Badan Usaha, pada waktu itu PN. Jatiluhur dalam usahanya harus memupuk keuntungan. Penyediaan air untuk pertanian yang bersifat sosial diusahakan secara komersial, sehingga pengelolaan sumber daya air menjadi tidak harmonis dan tujuan utama proyek menjadi tidak tercapai. Agar pemanfaatan dan pengembangan potensi-potensi yang timbul dilaksanakan secara efektif dan efesien maka pengurusannya harus didasarkan atas prinsip-prinsip ekonomi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Dengan dasar tersebut maka Pemerintah membentuk Perusahaan Umum dengan nama "Otorita Jatiluhur".

Dengan dibentuknya POJ, maka Badan-badan/Proyek-proyek dan Dinas-dinas yang berada di wilayah pengembangannya dan yang tugas serta kewajibannya menyangkut tujuan, tugas dan lapangan usaha POJ, dilebur kedalam POJ. Badan-badan tersebut adalah Proyek Irigasi Jatiluhur (Dep. PU), Proyek Pengairan Tersier Jatiluhur (Dep. Dagri), PN. Jatiluhur (Dep. Industri), Dinas PU Jawa Barat-Wilayah Purwakarta (Propinsi Jawa Barat).

4. Perum Jasa Tirta II (1998 – sekarang)
Perum Otorita Jatiluhur dibentuk dengan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1970, kemudian disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 1980 dan pada tahun 1990 disesuaikan lagi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 42.

Dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 1998 tentang Perusahaan Umum, maka POJ diubah dan disesuaikan dengan nama Perum Jasa Tirta II (PJT II) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 1999. Sifat usaha PJT II adalah menyediakan pelayanan bagi kemanfaatan umum dan sekaligus memupuk keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan.

Komposisi Kepemilikan Saham

Negara Republik Indonesia :100.00%

Kantor Perwakilan PJT II

Alamat :
Jl. H. Agus Salim No. 69, Jakarta Pusat
Jakarta 10350

Telepon :021-331606
email : kp@jasatirta2.co.id
Fax : 021-3145827
Website : www.jasatirta2.co.id

 

Strategi :

Secara umum strategi perusahaan adalah meningkatkan kinerja dari bidang-bidang :
a. Bidang Produksi dan Operasi
b. Bidang Pemasaran dan Pendapatan
c. Bidang Investasi
d. Bidang Penelitian dan pengembangan
e. Bidang Penugasan Pemerintah
f. Bidang Organisasi dan Manajemen
g. Bidang Sumber Daya Manusia
h. Bidang Keuangan

Tujuan :

Turut membangun ekonomi nasional dengan berperan-serta melaksanakan program pembangunan nasional di dalam bidang pengelolaan air, sumber-sumber air, dan ketenagalistrikan.

Visi :
Terwujudnya perusahaan yang terkemuka dan berkualitas dalam Pengelolaan Air dan Sumber Daya Air untuk memberikan pelayanan terbesar dalam penyediaan air untuk berbagai kebutuhan dan sumbangan terhadap ketahanan pangan Nasional.

Misi :
Misi Perusahaan adalah :
a.Penyediaan air baku untuk air minum, listrik, pertanian, industri,pelabuhan, penggelontoran, dan kebutuhan lainnya b.Pembangkitan dan penyaluran listrik tenaga air
c.Pengembangan Kepariwisataan dan Pemanfaatan Lahan
d.Mempertahankan ketahanan pangan melalui penyediaan air pertanian dan pengendalian bahaya banjir dengan upaya pelestarian perlindungan lingkungan melalui pemberian informasi, rekomendasi dan penyuluhan
e.Memaksimalkan laba dan memupuk keuntungan berdasarkan prinsip bisnis untuk terjaminnya kelestarian asset negara dan kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.