Siaran Pers Nomor: 23/PR-ITDC/VII/2019

Siaran Pers
Nomor: 23/PR-ITDC/VII/2019

 

PASKA GEMPA, ITDC PASTIKAN THE NUSA DUA TETAP BEROPERASI DENGAN NORMAL DAN DALAM KONDISI AMAN

THE NUSA DUA, 16 Juli 2019  - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, memastikan The Nusa Dua dalam keadaan aman dan tetap beroperasi seperti biasa,  paska terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 berlokasi di laut pada jarak 80 kilometer arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali pagi hari pukul 08.18 WITA (07.18 WIB).

Selain menyampaikan keprihatinan atas terjadinya gempa yang dampaknya dirasakan oleh warga Bali, Manajemen ITDC menjelaskan bahwa tidak terjadi kerusakan berarti pada bangunan-bangunan di dalam kawasan.  Infrastruktur kawasan juga relatif tidak mengalami kerusakan, selain patahnya ujung salah satu gapura utama kawasan, yang saat ini puing-puingnya sudah dibereskan. Patahan sendiri tidak menyebabkan korban jiwa atau kerusakan pada jalan dalam kawasan.

“Kondisi The Nusa Dua aman, hotel-hotel dalam kawasan The Nusa Dua tetap beroperasi seperti biasa dan kami bersyukur tidak terjadi kerusakan yang berarti pada bangunan-bangunan di dalam kawasan. Saat ini, kami hanya melakukan kegiatan pembersihan di sejumlah tempat, dan terus mengarahkan pengunjung pada lokasi-lokasi yang aman. Untuk lebih memastikan keamanan dan kondisi bangunan secara menyeluruh, ITDC akan melakukan assesment dan inventaris terhadap kondisi bangunan yang berada di kawasan The Nusa Dua,” ujar Corporate Secretary ITDC Miranti N. Rendranti.

Miranti menambahkan, ITDC bersyukur pengunjung, tamu yang menginap serta karyawan yang berada di kawasan The Nusa Dua dalam kondisi aman dan tidak ada korban jiwa maupun luka. Hal ini salah satunya karena SOP Mitigasi bencana yang diterapkan di The Nusa Dua berjalan dengan efektif.

Sebagai destinasi wisata berstandar internasional, The Nusa Dua yang dikelola ITDC selalu memperhatikan keselamatan pengunjung, tamu yang menginap maupun karyawan, dan mempunyai prosedur mitigasi bencana berupa SOP/protap penanganan bencana. Untuk memastikan SOP penanganan bencana berjalan secara efektif dan efisien, SOP penanganan bencana ini telah dilatih secara reguler setiap bulan dengan melibatkan pihak yang terkait. Sehingga ITDC siap melakukan mitigasi dan penanganan bencana.

“Dapat kami sampaikan bahwa saat gempa berlangsung tadi pagi, alarm tanda bahaya bekerja dengan baik dan prosedur emergency kami telah berjalan sesuai SOP mitigasi bencana yang telah ditetapkan sehingga dapat mencegah timbulnya korban yang tidak diinginkan. Bahkan saat ini, tidak ada tamu hotel yang mempercepat stay-nya atau check-out lebih cepat (early check-out),” terang Miranti.

Manajemen menghimbau setiap wisatawan, penghuni hotel dan pengunjung tetap tenang serta mengikuti petunjuk petugas dan informasi terkait kondisi terakhir paska gempa dan lokasi yang terdampak.  “Kami juga menghimbau masyarakat/wisatawan tidak kuatir dan silahkan tetap berkunjung ke Bali khususnya The Nusa Dua,” tutup Miranti.

--Selesai--

 

Tentang ITDC 

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) merupakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 45 tahun, Perseroan telah membangun dan mengelola The Nusa Dua, kawasan pariwisata terpadu seluas 350 ha yang berlokasi di Bali bagian selatan, yang menjadi salah satu kawasan pariwisata terbaik di dunia.

Dengan infrastruktur, akomodasi, dan fasilitas pertemuan yang berstandar internasional, membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dan baru saja IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018.

Sejalan dengan strategi Pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata menjadi sumber utama devisa negara dengan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, ITDC ditugaskan untuk mengembangkan destinasi pariwisata di luar Pulau Bali. Dengan dukungan Pemerintah, ITDC memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola the Mandalika di Lombok Tengah, NTB, dengan luas 1.175 hektar.  The Mandalika memiliki 16 km garis pantai yang indah dan dikelilingi bukit-bukit yang hijau, serta merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah.

Pada tahun 2017 the Mandalika telah resmi beroperasi sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan sejak itu telah menarik Real Estate Investment sebesar USD 1,3 Milyar. Saat ini, The Mandalika tengah dibangun sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, dengan berbagai fasilitas dan atraksi berstandar internasional.

 

Untuk keterangan lebih lanjut, dapat menghubungi:
Miranti N. Rendranti atau Esther D. Ginting
Corporate Secretary/Corporate Communication
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ITDC
Telp. 021 – 80642790

Kategori Siaran Pers