Friday, 18 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

PT Industri Soda Indonesia

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Achievements

Activity

April  2014
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Contact Us

pic

Polls

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

Divestasi Iglas dan Cambrics segera digelar

5 July 2007

JAKARTA, Kementerian Negara BUMN segera menggelar divestasi dua BUMN yaitu PT Iglas dan PT Cambrics Prissima yang diperkirakan menghasilkan pendapatan total Rp48 miliar.

Menneg BUMN Sofyan A. Djalil mengatakan pertimbangan utama divestasi ini karena dua sektor tersebut dinilai bergerak di industri yang kompetitif dan tidak strategis.

“Kami akan melepas seluruh saham pemerintah di BUMN tersebut,” ujarnya.

10 BUMN tambahan diusulkan untuk diprivatisasi ke Komite Privatisasi dan akan diupayakan pelepasannya melalui pasar modal atau penawaran saham perdana (IPO) a.l. PT Bank Tabungan Negara dan PT Krakatau Steel.

Langkah ini ditempuh menyusul persetujuan Komisi XI DPR terhadap rencana privatisasi 15 BUMN. Dari 15 BUMN tersebut ada tiga BUMN yang sedang bersiap-siap melepas sahamnya di pasar modal yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Jasa Marga dan PT Wijaya Karya.

Privatisasi satu BUMN yaitu PT Industri Soda Indonesia akhirnya diputuskan batal setelah pemerintah melikuidasi perusahaan tersebut.

Dalam program privatisasi 2007 ditetapkan BUMN yang akan didivestasi jumlahnya 15 perusahaan dari sebelumnya 17 BUMN. Tetapi dua BUMN ditunda yaitu Krakatau Steel dan BTN.

Pada program tahunan privatisasi perusahaan 2007 akan dilakukan pada sembilan BUMN, enam perusahaan kepemilikan negara minoritas. BUMN tersebut adalah PT Jasa Marga, PT BNI Tbk, PT Wijaya Karya, PT Garuda Indonesia, PT Merpati, PT Industri Soda Indonesia, PT Iglas, dan PT Cambrics Primisima, PT Jakarta International Hotel & Development (JIHD), PT Atmindo, PT Intirub, PT Prasadha Pamunah Limbah Industri, PT Kertas Blabak, dan PT Kertas Basuki Rahmat.

Sebanyak lima BUMN dilepas melalui strategic sales dan atau go public yaitu PT Garuda Indonesia, PT Merpati Nusantara Airlines, PT PNM, PT Iglas, dan PT Cambrics Primissima. Satu BUMN dengan kepemilikan saham mayoritas yaitu PT Industri Soda Indonesia akan dilikuidasi karena tidak memungkinkan untuk diprivatisasi. (Bisnis, tw)

Sumber : Bisnis Indonesia , 26 Juni 2007



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Your email address will not be published. Required fields are marked *

: *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>