BUMNIS STRATEGIC COMMUNICATION OUTLOOK 2018

AYER – Demi memenuhi Peta Jalan (roadmap) BUMN 2015-2019 yang telah ditetapkan Kementerian BUMN, sebanyak 13 badan usaha milik negara industri strategis (BUMNIS) yang tergabung dalam cluster National Defence and Hightech Industry (NDHI), cluster National Shipbuilding and Heavy Industry (NSHI), plus PT Krakatau Steel (Persero) bersepakat untuk memetakan strategi pemasaran 2018 untuk menggenjot penjualan.

“Masing-masing BUMNIS ini sudah memiliki karakter yang unik. Pangsa pasarnya pun punya karakter sendiri, mungkin ada beberapa yang beririsan, tapi inilah justru peluang bagi 13 perusahaan ini untuk bersinergi. Makanya BUMNIS INDONESIA coba memetakan strategi pemasaran tahun depan, terutama dari sisi marketing, ucap Ketua Konsolidasi BUMNIS INDONESIA Endang Yuliawaty, di sela konsolidasi BUMNIS INDONESIA bertajuk BUMNIS STRATEGIC COMMUNICATION OUTLOOK 2018 di Pulau Ayer, Jumat (03/11).

Cluster (NDHI) terdiri dari PT DAHANA (Persero), PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) alias INTI, PT Dirgantara Indonesia (Persero) alias PTDI, PT Pindad (Persero) alias Pindad, PT Len Industri (Persero) alias Len, dan PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) alias Inuki. Sementara, cluster NSHI terdiri dari PT PAL Indonesia (Persero) alias PAL, PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) alias DKB, PT Dok Perkapalan Surabaya (Persero) alias DPS, PT Industri Kapal Indonesia (Persero) alias IKI, PT Barata Indonesia (Persero) alias Barata, dan PT Boma Bisma Indra (Persero) alias BBI. Sinergi pemasaran dan publikasi bersama ini juga mengikutsertakan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. alias KS.

Konsolidasi ini pun tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar target penjualan, tapi juga sinergi dalam melakukan publikasi bersama. Publikasi yang telah berjalan di antaranya media sosial Twitter, Facebook, Youtube, Instagram, Website, dan e-Buletin yang membawa bendera NDHI BUMN dan NSHI BUMN. Menurut Endang, konsep publikasi ini dilakukan sebagai jalan memperkokoh agenda sinergi BUMN, sekaligus menggali kompetensi masing-masing perusahaan. "Targetnya, publikasi bersama ini memberikan peluang kolaborasi antar-BUMNIS atau partner BUMNIS lainnya," tambahnya.

BUMNIS INDONESIA sudah memetakan bahwa pada tahun depan akan tetap fokus mengandalkan strategi digital marketing. Konsep ini menitikberatkan pada upaya agar konsumen mengambil keputusan untuk membeli produk atau jasa sesuai dengan yang diarahkan oleh perusahaan. Esensi digital marketing ini secara bertahap sudah dilakukan bersama oleh 13 BUMNIS ini, terutama dari aspek tradisional, internet, dan mobile. "Selain menggenjot digital marketing dari sisi ekspos melalui internet, kami pun akan tetap menggenjot pemasaran secara konvensional," ujarnya.

Strategi pemasaran konvensional itu akan dijalankan BUMNIS INDONESIA pada 2018 melalui sejumlah perhelatan besar. Yaitu, Indonesia and Business Development Expo (IBD), RiTech Expo, dan Indodefence 2018. Tiga pameran akbar ini akan menjadi ajang untuk menggenjot transaksi bisnis BUMNIS INDONESIA. Makanya, mulai tahun ini, 13 BUMNIS sudah mulai merancang agenda dan strategi untuk direalisasikan pada tahun depan, termasuk soal kepanitiaan yang akan dikomandoi oleh Sekretaris Perusahaan dari 13 BUMNIS.

Perencanaan strategi pemasaran inipun mendapat dukungan penuh dari Kementerian BUMN. Terbukti dengan keterlibatan Kepala Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media (PISM) 1B Faisal Halimi dalam penunjukan unsur kepanitiaan pameran BUMNIS INDONESIA. "Yang harus kita sadari adalah bagaimana kita bisa menjual produk kita dengan anggaran seminimal mungkin. Cara BUMNIS inilah yang bisa dibilang efektif karena 13 BUMN gabung dan pemasaran bersama," ungkap Faisal. ***

 


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan,Publikasi,Rencana Kerja