TANGSEL GLOBAL INNOVATION FORUM DAN INTI

Pemerintah Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan World Technopolis Association (WTA) menggelar Tangerang Selatan Global Innovation Forum di area lapangan utama Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong. Acara yang berlangsung sejak 20-23 September 2016 itu terdiri dari sejumlah kegiatan, di antaranya Business Meeting, konferensi, dan High Tech Fair yang menampilkan produk-produk dari berbagai perusahaan, universitas, lembaga penelitian, termasuk PT INTI (Persero) yang berada di booth A-1.

 

Acara sudah diawali dengan workshop tentang teknologi yang diikuti oleh 640 orang dari dalam dan luar negeri. Pembukaan acara sendiri baru digelar pada hari berikutnya, Rabu, 21 September 2016 oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Muhammad Nasir, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, serta Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. Pembukaan yang berlangsung terpisah di Gedung Widya Bakti itu juga menjadi ajang seremonial kerja sama Pemkot Tangerang Selatan dengan Daejon Metropolis City. Wacana kerja sama pengembangan inovasi dan Smart City itu ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dengan President World Technopolis Association Kwon Sun Taik.

 

PT INTI (Persero) yang berpartisipasi dalam High Tech Fair itu memamerkan KTP-el Reader, e-Voting, dan ADS-B. Para pengunjung antusias untuk mencoba perangkat sistem e-Voting yang memberikan simulasi kecepatan proses pemilihan kepala daerah. Terdapat pula sejumlah pimpinan daerah yang berniat menjalin kerja sama dengan PT INTI (Persero) untuk produk KTP-el Reader. Semoga PT INTI (Persero) bisa terlibat dalam pengembangan inovasi dan kota teknologi melalui berbagai solusi SMART, terutama karena adanya target pemerintah untuk pengembangan 100 technopark di seluruh Indonesia. Saat ini sudah ada 67 technopark yang membutuhkan pengembangan berkelanjutan, serta 33 calon technopark yang memerlukan kontribusi dari seluruh pihak.


Kategori Berita