Rabu, 16 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

PT Garuda Indonesia (Persero)

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Prestasi

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

Tentang Perusahaan

Tipe Perusahaan
Persero

Lini Bisnis
Jasa Pelayanan Angkutan Udara

Deskripsi Bisnis
a. Angkutan udara komersial berjadwal untuk penumpang, barang dan pos dalam negeri dan luar negeri
b. Angkutan udara borongan untuk penumpang dan barang dalam negeri dan luar negeri
c. Reparasi dan pemeliharaan pesawat udara baik untuk keperluan sendiri maupun untuk pihak ketiga
d. Jasa pelayanan penunjang operasional pengangkutan udara
e. Jasa pelayanan sistem informasi yang berkaitan dengan pengangkutan udara
f. Jasa konsultasi, pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan pengangkutan udara
g. Jasa pelayanan kesehatan personil penerbangan

Dasar Hukum
Akta Notaris Bandoro Raden Ayu Mahyastoeti Notonagoro SH, No. 30 tanggal 3 September 1998 terakhir diubah dengan akta notaris Aulia Taufani SH. notaris pengganti Sucipto SH No. 35 tanggal 12 Oktober 2001 yang telah diterima & dicatat di Dept. Kehakiman dengan nomor : C 11467 HT.01.04.TH.2001 tanggal 25 Oktober 2001

Komposisi Kepemilikan Saham
Negara Republik Indonesia :100.00%

Kantor Cabang

Alamat :
Gedung Garha Sejahtera,
Jalan Gunung Sahari Nomor 52
Jakarta
10610

Phone :( 6221) 4223714
email : jktdmga@garudaindonesia.com
Fax : (6221) 4223724

Strategi :
1. Program Konsolidasi.
Pada saat manajemen baru diangkat pada bulan Juni 1998, Garuda menghadapi berbagai permasalahan, antara lain hutang perusahaan yang besar (1,8 milliar US$) , modal negatif, produk / pelayanan yang tidak kompetitif, dan produktifitas karyawan rendah.

Berdasarkan kondisi ini, maka manajemen melaksanakan program konsolidasi dengan tujuan untuk menyelamatkan Garuda. Program Konsolidasi dilaksanakan dengan sasaran Stop the bleeding (mencegah kerugian agar tidak berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan.

Langkah langkah yang dilaksanakan antara lain : mengembalikan beberapa pesawat yang memiliki biaya sewa yang tinggi, melakukan renegosiasi dan pemutusan kontrak kontrak, penutupan rute rute (internasional) yang merugi, menghapuskan sistem diskon tiket, menyederhanakan tipe pesawat, menerapkan kebijakan fleet assignment (pesawat tertentu untuk rute tertentu) dan merubah orientasi dari produk ke pasar.

2. Program Rehabilitasi.
Setelah berhasil melaksanakan konsolidasi, pada tahun 1999 Garuda melaksanakan program rehabilitasi. Program ini dimaksudkan untuk menormalkan kembali seluruh aspek kegiatan operasional Garuda. Program rehabilitasi dilaksanakan melalui program enhancement yaitu : Operation enhancement, Service enhancement, Revenue enhancement, Effective cost enhancement, dan Effective Management.

Melalui program rehabilitasi ini Garuda berhasil meningkatkan ketepatan jadwal penerbangan (on time performance), tingkat isian penumpang (seat load factor), yield positive operation dan cash flow serta peningkatan laba.

3. Peningkatan Pelayanan & Komunikasi.
Program ini dilaksanakan dengan tujuan agar Garuda secara terfokus dapat meningkatkan seluruh aspek pelayanannya, dan sekaligus mengkomunikasikannya kepada publik dalam upaya memperbaiki persepsi publik terhadap terhadap pelayanan dan image Garuda

4. Program Efisiensi.
Program ini dimaksudkan agar Garuda secara terfokus dapat meningkatkan efisiensi di seluruh aspek kegiatannya, sehingga profitabilitas perusahaan dapat ditingkatkan secara optimal. Tujuan program efisiensi adalah to build competency melalui efisiensi di setiap hal: efisiensi organisasi, administrasi, operasi, keuangan dan pengadaan; yakni dengan menciptakan struktur organisasi, cara kerja, sistem maupun prosedur yang efisiensi serta attitude yang baik.

5. Program expansion & Development.
Melalui program ini, Garuda akan melaksanakan pengembangan rute, pelayanan dan produk serta penambahan jumlah pesawat. Sasaran yang ingin dicapai adalah agar Garuda dapat menjadi market leader di pasar domestik, siap berkompetisi di pasar internasional dan siap melaksanakan privatisasi.

6. Privatisasi.
Setelah melalui tahapan di atas, maka pada tahun 2003 nanti diharapkan Garuda dapat melakukan privatisasi dan menjadi perusahaan publik.

Tujuan :

Visi :

Misi :
1. Memberikan pelayanan jasa angkutan udara yang berkualitas dan berorientasi kepada kepuasan pengguna jasa melalui pengelolaan secara professional.
2. Mengupayakan keuntungan dengan menyelenggarakan usaha jasa pengangkutan udara untuk orang dan barang dari suatu tempat ke tempat lainnya baik domestik maupun internasional serta kegiatan lain yang berhubungan dengan bidang usaha pengangkutan udara.
3. Melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program pemerintah di bidang pembangungan dan ekonomi nasional, khususnya di bidang jasa pengangkutan udara dan di bidang lainnya yang terkait.