<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementerian BUMN</title>
	<atom:link href="http://www.bumn.go.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bumn.go.id</link>
	<description>Kementerian Badan Usaha Milik Negara</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 May 2013 08:11:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-lima-holding-saja-sudah-alhamdulilah/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-lima-holding-saja-sudah-alhamdulilah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 08:11:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://87.25937</guid>
		<description><![CDATA[Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyampaikan aspirasinya terkait pembentukan holding. Ia mengakui pembentukan holding perusahaan BUMN tidaklah mudah dan memerlukan waktu yang lama. <span class="contentdiv"><a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-lima-holding-saja-sudah-alhamdulilah/" class="more">More <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://statik.tempo.co/data/2013/04/28/id_180499/180499_620.jpg" alt="" width="620" height="355" /><br />
Dahlan Iskan. TEMPO/Dasril Roszandi</p>
<p><strong>TEMPO.CO</strong>, <strong>Jakarta</strong> &#8211; Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyampaikan aspirasinya terkait pembentukan <em>holding</em>. Ia mengakui pembentukan <em>holding</em> perusahaan BUMN tidaklah mudah dan memerlukan waktu yang lama. &#8220;Lima<em> holding</em> saja sudah <em>alhamdulilah</em>. Sekarang kita baru punya <em>holding</em> pupuk dan semen,&#8221; katanya di depan mahasiswa Universitas Indonesia ketika memberikan kuliah umum pada Kamis, 23 Mei 2013.</p>
<p>Di depan para mahasiswa, ia mencontohkan pembentukan<em> holding</em> perkebunan yang hingga kini belum rampung. &#8220;Proses politiknya panjang. <em>Holding</em> perkebunan, misalnya, bertahun-tahun ini belum selesai,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia pesimistis dalam tiga tahun ke depan lima <em>holding</em> sudah terbentuk. &#8220;Seperti dalam tiga tahun ke depan belumlah itu.”</p>
<p>Padahal, katanya, pembentukan<em> holding</em> sangat berpengaruh positif bagi perekonomian. &#8220;Seperti pupuk dan semen  ketika digabung itu menjadi besar sekali, makin besar,&#8221; katanya.</p>
<p>Seperti diketahui sampai tahun 2020, Kementerian BUMN menargetkan pembentukan banyak <em>holding</em>. Antara lain <em>holding</em> sektor usaha perkebunan, sektor usaha kehutanan, sektor usaha pangan,  sektor usaha maritim, sektor usaha kesehatan, sektor usaha pertambangan,  sektor usaha penerbangan dan kebandarudaraan. Holding sektor usaha  semen, sektor usaha konstruksi, sektor usaha angkutan darat, serta <em>holding</em> sektor usaha pariwisata</p>
<p><strong>ANANDA PUTRI</strong></p>
<p>Kamis, 23 Mei 2013 | 11:25 WIB</p>
<p><a href="http://www.tempo.co/read/news/2013/05/23/090482598/Dahlan-Lima-Holding-Saja-Sudah-Alhamdulilah">http://www.tempo.co/read/news/2013/05/23/090482598/Dahlan-Lima-Holding-Saja-Sudah-Alhamdulilah</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-lima-holding-saja-sudah-alhamdulilah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>EKONOMI &#8211; Dahlan: Pengalihan PK BUMN tidak Langgar Aturan</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-dahlan-pengalihan-pk-bumn-tidak-langgar-aturan/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-dahlan-pengalihan-pk-bumn-tidak-langgar-aturan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 08:10:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://87.25935</guid>
		<description><![CDATA[Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan pengalihan dana alokasi program kemitraan (PK) perusahaan milik negara kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tidak melanggar hukum. <span class="contentdiv"><a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-dahlan-pengalihan-pk-bumn-tidak-langgar-aturan/" class="more">More <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://image.metrotvnews.com/bank_images/actual/156027.jpg" alt="" width="480" height="300" /><br />
Dahlan Iskan&#8211;ANTARA/R. Rekotomo/bb</p>
<p><ins> </ins></p>
<p><strong><ins>Metrotvnews.com, Jakarta:</ins></strong><ins> Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan  pengalihan dana alokasi program kemitraan (PK) perusahaan milik negara  kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tidak melanggar hukum.<br />
&#8220;Pengalihan dana PK BUMN tidak ada yang dilanggar. Keputusan pengalihan  PK kepada PNM sudah melalui kajian yang dibahas dengan Biro Hukum  Kementerian BUMN,&#8221; kata Dahlan, usai menggelar Rapat Pimpinan  Kementerian BUMN, di Gedung PT Aneka Tambang, Jakarta, Kamis (23/5).</ins></p>
<p>Menurut Dahlan, instruksi yang mewajibkan BUMN untuk segera mengalihkan dana PK tersebut akan dikeluarkan pada Mei 2013.</p>
<p>&#8220;Kecuali BUMN Perbankan, semua BUMN harus mengalihkan dana PK kepada PNM,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, tiga alasan BUMN tidak boleh lagi mengelola dana PK,  pertama tidak semua BUMN memiliki kompetensi membina pengusaha kecil.</p>
<p><ins>&#8220;Hampir  semua BUMN seperti PLN, Pertamina, Antam, Bukit Asam, Telkom memang  tidak didesain untuk membina pengusaha kecil. BUMN tidak punya kemampuan  atau ilmu dalam supervisi bagaimana mengelola usaha kecil,&#8221; tegasnya.</ins></p>
<p>Kedua, BUMN menjadi kurang fokus dalam menjalankan bisnis inti. Ketiga  pengelolaan dana PK tidak efektif. Dengan begitu, ditambahkan mantan  Dirut PT PLN ini, sebaiknya BUMN mengalihkan dana PK kepada pihak yang  lebih kompeten dan sesuai bidangnya yaitu PT PNM, karena kalau  dipaksakan malah program ini tidak berhasil baik.</p>
<p>Ia  menuturkan, selama ini kriteria seorang pengusaha kecil untuk  mendapatkan PK sering karena hanya kedekatan seorang pejabat BUMN dengan  seorang pengusaha.</p>
<p>&#8220;Pemberian dana kemitraan hanya karena koneksi mengakibatkan tingkat kemacetan dana pinjaman menjadi tinggi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, jika kondisi tersebut diteruskan maka akan berisiko  karena harus mempertanggungjawabkan dana yang sudah  dialokasikan. Meski  mewajibkan pengalihan PK kepada PNM, namun dana Bina Lingkungan dan  program<em> corporate social responsibility</em> (CSR) tetap dikelola BUMN yang bersangkutan.</p>
<p>&#8220;Dana Bina Lingkungan dan CSR akan dilebur, yang tetap berada di bawah  koordinasi masing-masing BUMN yang diperuntukkan bagi masyarakat  miskin,&#8221; ujar Dahlan.</p>
<p>BUMN memiliki Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang telah menyalurkan dana hingga sebesar Rp18,4 triliun pada 2012.</p>
<p>Dahlan melihat dana yang cukup besar tersebut dan kemampuan BUMN yang  terus meningkat sehingga dimungkinkan untuk lebih memfokuskan pada  sistem alokasinya.</p>
<p>&#8220;Segera kita akan petakan penyalurannya,  terutama akan diarahkan bagi masyarakat di pinggiran kota, mayarakat  miskin di pinggir sungai, rel, pesisir, pegunungan hingga masyarakat  miskin pada daerah-daerah tandus atau tidak subur, serta kaum duafa di  daerah terisolir,&#8221; tegasnya. (Ant)</p>
<p><ins><br />
</ins><ins>Editor: Rina Garmina</ins><ins></ins></p>
<p>Kamis, 23 Mei 2013 | 11:19 WIB</p>
<p><a href="http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/23/2/156027/Dahlan-Pengalihan-PK-BUMN-tidak-Langgar-Aturan">http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/23/2/156027/Dahlan-Pengalihan-PK-BUMN-tidak-Langgar-Aturan</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-dahlan-pengalihan-pk-bumn-tidak-langgar-aturan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>EU Bantah Eropa Blokade CPO Indonesia</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/eu-bantah-eropa-blokade-cpo-indonesia/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/eu-bantah-eropa-blokade-cpo-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 08:04:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://87.25930</guid>
		<description><![CDATA[Duta Besar (Dubes) Uni Eropa untuk Indonesia, Brunei Darussalam dan ASEAN Julian Wilson mengatakan tidak ada kebijakan yang membatasi atau menghalangi masuknya komoditas pertanian dan kehutanan dari Indonesia ke kawasan tersebut.  <span class="contentdiv"><a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/eu-bantah-eropa-blokade-cpo-indonesia/" class="more">More <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.vibiznews.com/app/vbn/web/upload/article/2013-05-21_14:24:05-sawit1.jpg" alt="" width="720" height="480" /><br />
(Vibiznews  &#8211; Commodity) Terhadap isu yang menyatakan  bagaimana Negara-negara di  Eropa memblokade perdagangan CPO dari Indonesia, Duta Besar (Dubes) Uni  Eropa untuk Indonesia, Brunei Darussalam dan ASEAN Julian Wilson  mengatakan tidak ada kebijakan yang membatasi atau menghalangi masuknya  komoditas pertanian dan kehutanan dari Indonesia ke kawasan tersebut.</p>
<p>&#8220;Tidak  ada pembatasan atau penghalangan, tetapi hanya disesuaikan dengan  selera konsumen di Uni Eropa yang menginginkan produk-produk yang lebih  ramah lingkungan,&#8221; kata Julian Wilson di Jakarta, Selasa.</p>
<p>Julian mengatakan<span style="text-decoration: underline"> impor komoditas pertanian dari Indonesia seperti minyak sawit mentah (CPO) cukup besar dan terus mengalami peningkatan.</span> Karena itu tidak benar bila masyarakat Uni Eropa tidak menerima komoditas dari Indonesia.</p>
<p>&#8220;Uni  Eropa adalah pasar CPO terbesar bagi Indonesia. Tidak ada blok.  Bagaimana kami bisa melakukan blok kalau perdagangannya terus  berkembang. Kalau kami benar-benar melakukan blok, itu sangat buruk,&#8221;  tuturnya.</p>
<p>Untuk kedepannya konsumen dan masyarakat di Uni Eropa  hanya berharap Indonesia lebih memperhatikan faktor lingkungan dan  keberlanjutan sumber daya alam sehingga ekspor Indonesia terus  berkembang, tetapi di sisi lain tidak terjadi kerusakan lingkungan.</p>
<p>(JA/JA/VBN)</p>
<p>By <em><a href="http://www.vibiznews.com/author/jul-allens">Jul Allens</a></em> on 21 May 2013, 12:11 A A A</p>
<p><a href="http://www.vibiznews.com/2013-05-21/eu-bantah-eropa-blokade-cpo-indonesia">http://www.vibiznews.com/2013-05-21/eu-bantah-eropa-blokade-cpo-indonesia</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/eu-bantah-eropa-blokade-cpo-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>EKONOMI : Dahlan Iskan Berceramah tentang BUMN di UI</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-dahlan-iskan-berceramah-tentang-bumn-di-ui/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-dahlan-iskan-berceramah-tentang-bumn-di-ui/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 07:57:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://87.25928</guid>
		<description><![CDATA[Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyampaikan ceramah di hadapan sekitar 200 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada Kamis (23/5). <span class="contentdiv"><a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-dahlan-iskan-berceramah-tentang-bumn-di-ui/" class="more">More <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://image.metrotvnews.com/bank_images/actual/156069.jpg" alt="" width="480" height="300" /></p>
<p>ANTARA/M Risyal Hidayat/bo</p>
<p><ins> </ins></p>
<p><strong><ins>Metrotvnews.com, Jakarta:</ins></strong><ins> Menteri Badan Usaha  Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyampaikan ceramah di hadapan sekitar  200 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada Kamis (23/5).</ins></p>
<p>Pidato diberikan di seminar bertajuk Enhancing BUMN&#8217;s Impact Toward Prosperous Welfare.</p>
<p>Dalam ceramah tersebut, Dahlan membeberkan sejarah pengelolaan dan  peran BUMN di sejumlah negara. &#8220;Banyak negara di dunia tidak punya BUMN,  seperti Amerika Serikat dan Jepang. Inggris dan Prancis pernah memiliki  BUMN, namun dijual sehingga tidak lagi memiliki perusahaan milik  negara,&#8221; ujar mantan direktur utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)  itu.</p>
<p>Menurutnya, banyak negara maju meski tidak memiliki BUMN karena di  negara bersistem demokrasi ada kecenderungan tidak ingin pemerintah  terlalu kuat. Ia mencontohkan China yang awalnya hampir semua sektor  dikuasai negara, mulai dari bakso, salon, transportasi hingga perusahaan  energi.</p>
<p>&#8220;Namun yang membuat China lebih maju seperti sekarang ini adalah  ketika pemerintah membebaskan rakyatnya mendirikan perusahaan sejak   tahun 1984. Semua orang bisa mendirikan dan membesarkan perusahaan,&#8221;  katanya.</p>
<p>Perusahaan berskala kecil diserahkan kepada rakyat kecil, perusahaan  sedang diserahkan kepada sebagian rakyat, dan perusahaan besar dikuasai  negara. Pada kesempatan itu, Dahlan yang juga mantan Dirut PT PLN ini  membandingkannya dengan pengelolaan BUMN di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kita banyak memiliki BUMN warisan Belanda, yang jumlahnya sebanyak 141 BUMN,&#8221; paparnya.</p>
<p>Meski demikian, Dahlan menambahkan dari seluruh BUMN hanya sekitar 20  BUMN yang memiliki keuntungan signifikan, selebihnya pas-pasan, bahkan  ada yang merugi bertahun-tahun.</p>
<p>&#8220;Terdapat 16 BUMN yang pada dasarnya tidak layak dipertahankan, alias seharusnya sudah dikubur,&#8221; tegas Dahlan.</p>
<p>Berlatar belakang fakta tersebut, pemerintah terus mengupayakan untuk  menyesuaikan jumlah BUMN menjadi 25 perusahaan. Perusahaan-perusahaan  itu diharapkan dapat mencetak keuntungan dan berkembang di masa yang  akan datang. (Ant)</p>
<p><ins><br />
</ins><ins>Editor: Rina Garmina</ins><ins></ins></p>
<p>Kamis, 23 Mei 2013 | 13:46 WIB</p>
<p><a href="http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/23/2/156069/Dahlan-Iskan-Berceramah-tentang-BUMN-di-UI">http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/23/2/156069/Dahlan-Iskan-Berceramah-tentang-BUMN-di-UI</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-dahlan-iskan-berceramah-tentang-bumn-di-ui/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerjasama Dagang dengan Pakistan Bisa Genjot Ekspor CPO RI</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/kerjasama-dagang-dengan-pakistan-bisa-genjot-ekspor-cpo-ri-2/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/kerjasama-dagang-dengan-pakistan-bisa-genjot-ekspor-cpo-ri-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 07:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://87.25925</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah menargetkan realisasi kesepakatan perdagangan atau yang disebut Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Pakistan akan kelar pada kuartal III 2013. <span class="contentdiv"><a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/kerjasama-dagang-dengan-pakistan-bisa-genjot-ekspor-cpo-ri-2/" class="more">More <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://static.liputan6.com/201303/ekspor-cpo-130318b.jpg" alt="" width="673" height="373" /></p>
<p><em>(Antara/Basri Marzuki)</em></p>
<p><strong>Liputan6.com, Jakarta</strong> : Pemerintah menargetkan realisasi kesepakatan perdagangan atau yang  disebut Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Pakistan akan kelar  pada kuartal III 2013.</p>
<p>Melalui perjanjian kerjasama dengan Pakistan ini, diharapkan ekspor khususnya komoditas minyak kelapa sawit atau <em>crude palm oil</em> (CPO) bisa tumbuh tinggi.</p>
<p>Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian  Perdagangan, Gusmardi Bustami, menuturkan jika PTA terlaksana maka  ekspor CPO Indonesia ke Pakistan diharapkan meningkat dari 400 ribu ton  pada 2012, menjadi 2 juta ton per tahun.</p>
<p>&#8220;Kalau ini terjadi,  ekspor CPO kita bisa meningkat dari tahun lalu, 400 ribu ton, tahun ini  mereka butuh 2 juta ton per tahun,&#8221; ujar Gusmardi, Rabu (22/5/2013).</p>
<p>Berdasarkan perhitungan Kementerian Perdagangan (Kemendag) jika CPO  Indonesia dihargai uS$ 700-US$ 800 per ton, maka ekspor akan meningkat  sebesar US$ 1,6 miliar.</p>
<p>Selain itu, jika Indonesia bisa  memasuki pasar Pakistan maka ke negara-negara di sekitarnya juga bisa.  &#8220;Kalau kita sudah bisa masuk Pakistan, kita bisa buka pasar Afghanistan  dan sekitarnya,&#8221; lanjut Gusmardi.</p>
<p>Dengan demikian, sebut  Gusmardi, PTA dengan Pakistan tersebut merupakan salah satu yang dapat  menggenjot ekspor komoditas Indonesia.(Est/Nur)</p>
<p>oleh Estu Suryowati</p>
<p>Posted: 22/05/2013 17:01</p>
<p><a href="http://bisnis.liputan6.com/read/593338/kerjasama-dagang-dengan-pakistan-bisa-genjot-ekspor-cpo-ri">http://bisnis.liputan6.com/read/593338/kerjasama-dagang-dengan-pakistan-bisa-genjot-ekspor-cpo-ri</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/kerjasama-dagang-dengan-pakistan-bisa-genjot-ekspor-cpo-ri-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GAPKI: Moratorium Lahan Gambut Turunkan Investasi CPO</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/gapki-moratorium-lahan-gambut-turunkan-investasi-cpo/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/gapki-moratorium-lahan-gambut-turunkan-investasi-cpo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 07:44:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://87.25922</guid>
		<description><![CDATA[Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menilai perpanjangan moratorium pembukaan izin lahan gambut membuat potensi Industri minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) kehilangan investasi sebesar Rp14 triliun per tahun. <span class="contentdiv"><a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/gapki-moratorium-lahan-gambut-turunkan-investasi-cpo/" class="more">More <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>IMQ, Jakarta —  Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI)  menilai perpanjangan moratorium pembukaan izin lahan gambut membuat  potensi Industri minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO)  kehilangan investasi sebesar Rp14 triliun per tahun.</p>
<p>“Potensi  kehilangan investasi di sektor CPO karena perpanjangan moratorium  pembukaan izin lahan gambut menimbulkan potential loss hingga Rp14  triliun per tahun. Dampaknya, pelaku usaha akan mengalihkan investasinya  ke luar negeri,” kata Sekjen GAPKI, Joko Supriyono, di Jakarta, Kamis  (23/5).</p>
<p>Saat ini, menurut Joko, Indonesia merupakan negara  penghasil CPO terbesar kedua di dunia setelah Malaysia. Adapun negara  lain yang tengah menjajaki usaha sawit antara lain Brasil dan China.</p>
<p>“Sangat disayangkan kalau industri dalam negeri memilih ekspansi ke  luar negeri, karena kondisi usaha di dalam negeri tidak kondusif,”  paparnya.</p>
<p>Sedangkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi  Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Asmar Arsjad, mengatakan  pihaknya menolak perpanjangan peraturan moratorium pembukaan lahan  gambut untuk perkebunan.</p>
<p>“Kami menentang penerapan moratorium  pembukaan lahan gambut karena menghambat laju perkembangan kelapa sawit  nasional,” ujarnya.</p>
<p>Asmar menambahkan, akibat peraturan  moratorium, perluasan lahan perkebunan menjadi terhambat. Bila sebelum  penerapan moratorium rata-rata penambahan luas perkebunan sawit mencapai  500.000 hektare (ha) per tahun, saat ini telah menyusut menjadi 100.000  ha per tahun.</p>
<p>“Dengan adanya moratorium, kami pesimis target  produksi CPO Indonesia sebanyak 40 juta ton pada 2020 akan tercapai.  Petani juga akan dirugikan dengan kondisi tersebut,” tuturnya.</p>
<p>Author: <strong>Indra BP</strong></p>
<p>Published: 23 May 2013 11:53 WIB<br />
<a href="http://www.imq21.com/news/read/148811/20130523/115330/GAPKI-Moratorium-Lahan-Gambut-Turunkan-Investasi-CPO.html">http://www.imq21.com/news/read/148811/20130523/115330/GAPKI-Moratorium-Lahan-Gambut-Turunkan-Investasi-CPO.html</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/gapki-moratorium-lahan-gambut-turunkan-investasi-cpo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dahlan Iskan Dorong BUMN Peduli Masyarakat Sekitar</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-iskan-dorong-bumn-peduli-masyarakat-sekitar/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-iskan-dorong-bumn-peduli-masyarakat-sekitar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 07:42:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://87.25920</guid>
		<description><![CDATA[Menteri BUMN Dahlan Iskan mendorong setiap perusahaan milik negara (BUMN) untuk lebih peduli kepada masyarakat sekitarnya. Terutama untuk hal-hal yang bersifat kemanusiaan dan sosial. <span class="contentdiv"><a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-iskan-dorong-bumn-peduli-masyarakat-sekitar/" class="more">More <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2013/05/Dahlan-Iskan-Tbc-n-220x180.jpg" alt="" width="220" height="180" /><br />
<ins>JAKARTA  (Pos Kota) – Menteri BUMN Dahlan Iskan mendorong setiap perusahaan  milik negara (BUMN) untuk lebih peduli kepada masyarakat sekitarnya.  Terutama untuk hal-hal yang bersifat kemanusiaan dan sosial.</ins></p>
<p><ins>“Peduli  itu menjadi kewajiban semua orang. Tetapi perusahaan negara memiliki  kesempatan yang lebih banyak untuk menunjukkan kepeduliannya pada  masyarakat yang membutuhkan,” papar Dahlan usai menjenguk Pamuro Ulung,  35, warga Depok yang menderita <em>Tuberculosis</em> dan <em>polio</em> di RS Sentra Medika, Depok, Selasa (21/5).</ins></p>
<p><ins>Dan  kepedulian itu tidak selamanya dilakukan secara terencana. Adakalanya  hal-hal yang bersifat musibah, menyangkut kemanusiaan harus dilakukan  dan diputuskan dengan cepat.</ins></p>
<p><ins>Dahlan mencontohkan kasus  yang menimpa Pamuro Ulung. Pria pengangguran yang terkena polio sejak  lulus SMP tersebut membutuhkan pertolongan setelah mengalami komplikasi <em>tuberculosis</em> tahap 2 dan harus dirawat secara intensif di rumah sakit.</ins></p>
<p><ins>Informasi  yang menyebar melalui twitter tersebut lantas ditindaklajuti oleh  Dahlan dengan meminta PT Askes mengambil alih biaya perawatan Pamuro.</ins></p>
<p><ins>“Ya, kami memanfaatkan sebagian dana CSR perusahaan untuk membiayai perawatan Pak Pamuro,” jelas Dirut PT Askes Fachmi Idris.</ins></p>
<p><ins>Ia  berjanji akan berkoordinasi untuk menangani kasus penyakit Pamuro  dengan Pemda Depok dalam hal ini Dinas Kesehatan. Sebab sebagai warga  yang kurang mampu, Pumuro  berhak untuk mendapatkan Jamkesda. Dan  sebagai penderita TB, Pamuro juga berhak mendapatkan akses obat-obatan  TB secara cuma-cuma dari pemerintah.</ins></p>
<p><ins>“Tetapi pada  prinsipnya kami akan bantu biaya pengobatan pak Pamuro sampai tuntas,”  tandas Fachmi didampingi Direktur Pelayanan Fajriadinur.</ins></p>
<p><ins>Pamuro  Ulung menderita lumpuh akibat polio sejak tamat SMP. Kelumpuhannya  tersebut telah membuat Pamuro hidup sepenuhnya bergantung pada ibunya  yang cuma buruh cuci. Diagnosis tim dokter RS Sentra Medika juga  menemukan adanya tuberculosis tahap dua pada Pamuro.  (<strong>inung/d)</strong></ins></p>
<p>Selasa, 21 Mei 2013 19:07:05 WIB<br />
<a href="http://www.poskotanews.com/2013/05/21/dahlan-iskan-dorong-bumn-peduli-masyarakat-sekitar/">http://www.poskotanews.com/2013/05/21/dahlan-iskan-dorong-bumn-peduli-masyarakat-sekitar/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-iskan-dorong-bumn-peduli-masyarakat-sekitar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dahlan Iskan: Pembentukan Holding BUMN Tidak Mudah</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-iskan-pembentukan-holding-bumn-tidak-mudah/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-iskan-pembentukan-holding-bumn-tidak-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 07:38:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://87.25917</guid>
		<description><![CDATA[Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menjelaskan pembentukan holding perusahaan plat merah tidaklah semudah yang dibayangkan dan memerlukan waktu yang lama. <span class="contentdiv"><a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-iskan-pembentukan-holding-bumn-tidak-mudah/" class="more">More <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEPOK</strong> &#8211; Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan  menjelaskan pembentukan holding perusahaan plat merah tidaklah semudah  yang dibayangkan dan memerlukan waktu yang lama.</p>
<p>Hal itu dikatakan Dahlan di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Indonesia saat memberikan kuliah umum, Kamis (23/5).</p>
<p>&#8220;Lima holding saja sudah alhamdulilah. Sekarang kita baru punya holding pupuk dan semen,&#8221; ujar Dahlan.</p>
<p>Dahlan mencontohkan seperti pembentukan holding perkebunan yang hingga  kini belum selesai karena terganjal proses politik. &#8220;Proses politiknya  panjang. Misalnya, holding perkebunan, bertahun-tahun belum juga  selesai,&#8221; papar Dahlan.</p>
<p>Dahlan menyayangkan hal itu, padahal  pembentukan holding sangat berpengaruh positif bagi perekonomian  Indonesia. &#8220;Seperti pupuk dan semen ketika digabung itu menjadi besar  sekali, makin besar malah sekarang,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kementerian BUMN  sampai tahun 2020, telah menargetkan pembentukan banyak holding. Antara  lain holding sektor usaha perkebunan, kehutanan, penerbangan, pangan,  kesehatan, maritim, pertambangan, semen dan lain sebagainya. <strong>(chi/jpnn)</strong></p>
<p>Kamis, 23 Mei 2013 , 14:56:00</p>
<p><a href="http://www.jpnn.com/read/2013/05/23/173384/Dahlan:-Pembentukan-Holding-BUMN-Tidak-Mudah-">http://www.jpnn.com/read/2013/05/23/173384/Dahlan:-Pembentukan-Holding-BUMN-Tidak-Mudah-</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/dahlan-iskan-pembentukan-holding-bumn-tidak-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harga CPO Terus Rally, Tertinggi Sejak 12 April Lalu</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/harga-cpo-terus-rally-tertinggi-sejak-12-april-lalu/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/harga-cpo-terus-rally-tertinggi-sejak-12-april-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 07:28:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://87.25915</guid>
		<description><![CDATA[Harga minyak kelapa sawit untuk perdagangan hari ini (22/5) masih menunjukan penguatan dan melanjutkan rally dalam 5 hari perdagangan terakhir.  <span class="contentdiv"><a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/harga-cpo-terus-rally-tertinggi-sejak-12-april-lalu/" class="more">More <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://vibiznews.com/app/vbn/web/upload/article/2013-05-22_17:32:25-2013-03-21_15:24:15-palm--oil.jpg" alt="" width="720" height="520" /><br />
(Vibiznews  &#8211; Commodity) &#8211; Harga minyak kelapa sawit untuk perdagangan hari ini  (22/5) masih menunjukan penguatan dan melanjutkan rally dalam 5 hari  perdagangan terakhir. Naiknya pergerakan minyak kelapa sawit disebabkan  oleh adanya laporan bahwa persediaan kelapa sawit di Malaysia untuk  bulan lalu mengalami penurunan sebesar 11% menjadi 1,93 juta ton.</p>
<p>Sentimen  positif lainnya kembali datang dari adanya proyeksi mengenai potensi  kenaikan permintaan minyak kelapa sawit yang akan naik pada bulan Juni  mendatang seiring dengan adanya momen jelang datangnya bulan puasa  (Ramadhan) yang dimana kebutuhan akan minyak nabati akan nabati di  negara-negara seperti Malaysia, Indonesia, Pakistan dan India.</p>
<p>Harga  minyak kelapa sawit mengalami kenaikan sebesar 1,2% menjadi 2363  ringgit atau 783 dollar per metrik ton di Bursa Malaysia Derivatives.  Level tersebut merupakan level tertinggi sejak 12 April lalu.</p>
<p>Menurut  analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, harga minyak  kelapa sawit diprediksi akan masih berpeluang melanjutkan bullish dalam  sebulan mendatang. Potensi positif dari kenaikan permintaan akan menjadi  dorongan yang signifikan.</p>
<p>(JP/JA/VBN)<br />
By <em><a href="http://vibiznews.com/author/joko-prayitno">Joko Prayitno</a></em> on 22 May 2013, 17:35 A A A<br />
<a href="http://vibiznews.com/2013-05-22/harga-cpo-terus-rally-tertinggi-sejak-12-april-lalu">http://vibiznews.com/2013-05-22/harga-cpo-terus-rally-tertinggi-sejak-12-april-lalu</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/harga-cpo-terus-rally-tertinggi-sejak-12-april-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>EKONOMI : GAPKI Nilai Moratorium tidak Prorakyat</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-gapki-nilai-moratorium-tidak-prorakyat/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-gapki-nilai-moratorium-tidak-prorakyat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 07:09:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://87.25912</guid>
		<description><![CDATA[Pelaksanaan moratorium izin alih fungsi hutan dan lahan gambut dinilai Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko Supriono membuat Indonesia kehilangan momentum dalam persaingan industri global. <span class="contentdiv"><a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-gapki-nilai-moratorium-tidak-prorakyat/" class="more">More <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://image.metrotvnews.com/bank_images/actual/154533.jpg" alt="" width="480" height="300" /><br />
MI/Gino F Hadi/cs</p>
<p><ins></ins></p>
<p><strong><ins>Metrotvnews.com, Jakarta:</ins></strong><ins> Pelaksanaan  moratorium izin alih fungsi hutan dan lahan gambut dinilai  Wakil Ketua  Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko  Supriono membuat  Indonesia kehilangan momentum dalam persaingan  industri global.</ins></p>
<p>Saat ini menurut Joko Indonesia sebagai  pemimpin pasar Crude Palm Oil  (CPO) dunia dan dengan adanya moratorium  posisi tersebut bisa bergeser,  tak hanya itu, mandeknya industri sawit  sebagai ekses dari moratorium  menurut Joko juga berpengaruh pada  serapan tenaga kerja.</p>
<p>&#8220;Dalam setahun industri sawit di Indonesia  baik yang sudah berjalan  maupun baru merintis membutuhkan sekitar  40.000 tenaga kerja. Bayangkan  saja dengan ketiadaan kesempatan  memperoleh perizinan usaha baru dalam  moratorium selama dua tahun  kebelakang dan dua tahun kedepan berarti  tertutup juga kesempatan kerja  bagi 160.000 masyarakat,&#8221; papar Joko saat  ditemui di Jakarta, Jumat  (17/5).</p>
<p>Saat ini menurut Joko, pada 2012 Indonesia mengekspor CPO  sebanyak 27  juta metrik ton ke 150 negara. Jumlah tersebut naik  signifikan  dibanding tahun 2011 yakni hanya 25 juta metrik ton.</p>
<p>&#8220;Bayangkan keuntungan yang kita dapatkan dari industri sawit sejauh ini,&#8221; tukas Joko.</p>
<p>Selain  kesempatan kerja, lanjut Joko, negara juga kehilangan  investasi sampai  dengan 14 trilun rupiah per tahun dengan adanya  moratorium.</p>
<p>&#8220;Kalau empat tahun, kalikan saja berapa total kerugian investasi yang dirugikan negara,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun  pernyataan Joko tersebut ditampik Direktur Eksekutif Sawit  Watch Jefri  Gideon Saragih. Menurut Jefri, sejauh ini keuntungan yang  didapat dari  industri kelapa sawit tidak sebanding dengan dampak  kerusakannya. Data  Sawit Watch memperkirakan luasan perkebunan sawit di  Indonesia telah  mencapai 11,5 juta hektar yang kesemuanya hasil dari  konversi hutan  maupun lahan gambut.</p>
<p>Data yang hampir sama juga diungkapkan  organisasi lingkungan hidup  international Greenpeace yang dikemas dalam  laporan &#8220;How the Palm Oil  Industry is Cooking the Climate&#8221; menyatakan  industri kehutanan termasuk  kelapa sawit merupakan penyebab hilangnya  74 juta hektar hutan Indonesia  dalam 50 tahun terakhir.</p>
<p>Greenpeace  merilis, pertumbuhan luas tanaman kelapa sawit di  Indonesia dilaporkan  meningkat hingga 400.000 hektar per tahun. Dari  hanya 2 juta hektar  pada 1995 menjadi 8,2 juta hektare bahkan lebih di  tahun 2012.</p>
<p>Dirjen  Perkebunan (Dirjenbun) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI  turut  menyebutkan luasan perkebunan kelapa sawit di Indonesia sebesar  8,1  juta hektar pada 2012.</p>
<p>&#8220;Bayangkan berapa banyak keruhian akibat  hilangnya kekayaan  biodiversity kita, belum lagi emisi yang dihasilkan  dari industri  sawit,&#8221; tegas Jefri saat dihubungi Jumat (17/5).</p>
<p>Sementara  itu Sekertaris Dirjen Perkebunan Mukti Sarjono menyatakan  pihaknya  merasa kebijakan pemerintah menerapkan moratorium sesungguhnya  tidak  begitu mengancam investasi.</p>
<p>&#8220;Kan disana tertulis kalau lahan  kritis masih boleh dimanfaatkan,  belum lagi izin yang sudah terlanjur  dikeluarkan sebelum moratorium.  Lagipula kita masih bisa melakukan  intensifikasi dalam hal produksi,  jadi sebenarnya tidak perlu khawatir  soal penurunan kuantitas produksi,&#8221;  ujar Mukti.</p>
<p>Namun pernyataan  Mukti tersebut disanggah oleh Joko. Menurut Joko  kebijakan moratorium  dengan memperbolehkan penggunaan lahan kritis itu  tidak masuk akal.</p>
<p>&#8220;Mana ada lahan kritis yang boleh di gunakan. Itu semua dikangkangi oleh Kementrian Kehutanan,&#8221; tegas Joko.</p>
<p>Selain itu menurut Joko gembar-gembor pemerintah terkait intensifikasi sulit untuk dibuktikan.</p>
<p>&#8220;Kalau  semua perkebunan sawit di Indonesia itu dikuasai perusahaan ya  enak  ngomong begitu. Wong 80% sawit itu merupakan perkebunan rakyat  mana  bisa tau-tau intensifikasi kalau tidak dibantu pemerintah. Lalu apa   pemerintah mempersiapkan usaha membantu intensifikasi perkebunan   rakyat, kan tidak,&#8221; tegas Joko.</p>
<p>Karena itulah, lanjut Joko, pihaknya menilai moratorium justru kebijakan yang tidak memihak rakyat.</p>
<p>&#8220;Artinya  di sini lagi-lagi pemerintah tidak siap menginbangi  kebijakan  moratorium dengan upaya yang tetap pro pada kepentingan  rakyat, menurut  saya tidak perlu sama sekali ada moratorium karena toh  sawit itu  sebenarnya tidak ada sangkut pautnya dengan kerusakan hutan  dan gambut,  kita hanya memanfaatkan lahan sekitarnya kok,&#8221; ujar Joko.  (Soraya  Bunga Larasati)</p>
<p><ins><br />
</ins><ins>Editor: Asnawi Khaddaf</ins><ins></ins></p>
<p>Jum&#8217;at, 17 Mei 2013 | 19:51 WIB</p>
<p><a href="http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/17/2/154533/GAPKI-Nilai-Moratorium-tidak-Prorakyat">http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/17/2/154533/GAPKI-Nilai-Moratorium-tidak-Prorakyat</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/publikasi/berita/ekonomi-gapki-nilai-moratorium-tidak-prorakyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
