Tender Bermasalah, Target Proyek 35.000 MW Sulit Tercapai

Program pembangunan pembangkit listrik berdaya 35 ribu megawatt (mw) yang ditarget kelar pada 2019 dinilai bakal tak terealisasi. Pasalnya, proses tender pembangkit yang mengalami banyak permasalahan menyebabkan pihak swasta enggan berinvestasi.


"Masalahnya ada dari teknis dan nonteknis. Untuk masalah utama pada umumnya terletak pada fase persiapan seperti pembebasan lahan yang butuh waktu lebih lama dari jadwal atau target," tutur Pengamat energi dari ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro, Rabu (31/8).

Di sisi lain, sebutnya, kemampuan keuangan PLN yang terbatas juga membuat tender proyek pembangunan pembangkit terjegal. Sebab, PLN harus mendistribusikan anggaran perseroan untuk proyek-proyek yang lainnya. Menurutnya, salah satu indikator lambannya proyek pembangkit terlihat dari pengerjaan PLN yang relatif belum signifikan dibanding pihak swasta. Padahal, pembangkit listrik dari swasta atau Independent Power Producer (IPP) semakin besar di masa mendatang.


Untuk program 35 ribu mw saja, PLN hanya mengerjakan sebanyak 109 pembangkit yang terdiri atas 35 proyek dengan total kapasitas 10.681 mw. Sedangkan pihak swasta mengerjakan 74 proyek dengan total kapasitas 25.904 mw. (mt/mt/ic)

Sumber


Kategori Berita