Program Indonesia Terang akan Dapat Insentif

Guna mensukseskan Program Indonesia Terang (PIT), Pemerintah berjanji akan menyiapkan berbagai insentif, baik dana pendamping, dana pembangunan rintisan, maupun bentuk insentif lainnya seperti kebijakan tarif.

Hal tersebut seperti yang ditegaskan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said belum lama ini.

“PIT juga menjadi platform untuk memacu pembangunan Energi Baru dan Terbarukan (EBT), karena jenis energi baru dan terbarukan yang paling cocok mengatasi kesenjangan di wilayah yang jauh dari jaringan listrik nasional,” ujarnya.

Menurut Sudirman, beragamnya tingkat pemenuhan kebutuhan kelistrikan di berbagai wilayah, menjadi jawaban mengapa kebijakan Regionalisasi yang sedang dirintis oleh PLN adalah kebijakan yang tepat pasalnya mengelola pembangunan ketenagalistrikan secara tersentral, sudah tidak akan mampu menjawab tantangan pertumbuhan ke depan .

“Dengan regionalisasi, pengelolaan PLN akan semakin dekat dengan masyarakat, semakin dapat melakukan diferensiasi pendekatan; karena setiap wilayah memiliki kemajuan, tantangan, dan kebutuhan yang berbeda,” tuturnya.

Namun, dirinya juga menekankan perlu diingat bahwa di distrik Kambuaya yang terpencil dan dahulu sama sekali tak berlistrik inilah Prof Baltasar Kambuaya, mantan Menteri Negara Lingkugan Hidup lahir dan dibesarkan.

“Bayangkan jika listrik masuk di Maybrat dan di 12.659 desa lainya, akan makin banyak anak anak Indonesia menjadi sehat tercerdaskan dan ribuan Profesor akan lahir dari seluruh pelosok negeri,” pungkasnya.

Sumber


Kategori Berita