Energi Terbarukan RI Makin Terbelakang

Pengembangan industri nasional di bidang energi terbarukan masih jalan di tempat, bahkan tertidur dan makin terbelakang. Inilah sebab, target penerapan penggunaan energi terbarukan hingga 23 persen pada tahun 2025 bakal tidak tercapai sebab tidak ada rencana pemerintah yang terukur untuk memenuhi rencana tersebut.

“Saat target penerapan energi terbarukan itu dicanangkan pada 2014 posisi kita baru 6 persen bahkan kurang. Nah, 10 tahun lagi mengejar kenaikan 17 persen apa kita mampu? sampai hari ini saja rencana pemerintah mengejar target tersebut belum kelihatan sama sekali,” kata  Kepala Pusat Studi Energi UGM Yogyakarta, Deendarlianto saat dihubungi, Selasa (19/5).

Guna memenuhi target penggunaan energy terbarukan, Deendarlianto menegaskan agar pemerintah memunyai konsep desentralisasi energi yang jelas. Daerah harus didorong untuk mengembangkan energi terbarukan melalui regulasi, insentif, dan mempersiapkan pasar.

“Ingat pengalaman jarak pagar, ternyata market-nya nggak ada sehingga akhirnya ditebang lagi. Ini artinya,mau mengembangkan biodiesel, sawit, atau mikroalga, sebenarnya kita bisa semua kita karena mempunyai potensi yang sangat besar. Persoalannya, pembelinya siapa? Harga beli siapa yang menentukan? Itu semua yang harus disiapkan,” katanya.

Dikabarkan sebelumnya, pemerintah Indonesia dinilai sangat mengabaikan upaya pengembangan energi terbarukan, dan kian terjebak dalam konsep kebijakan pembangunan yang hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi melalui penggunaan energi fosil.

Akibatnya, Indonesia dinilai bakal sulit menjadi negara maju, karena bakal tertinggal dengan negara lain yang kini gencar mengembangkan konsumsi energi terbarukan untuk mengantisipasi keterbatasan energi fosil.

Sebab, di negara maju seperti Amerika Serikat, undang-undang negara bagian California mewajibkan pemenuhan listrik dari sumber terbarukan sebesar 33 persen dari total kebutuhan energi pada 2020.

Sumber : http://www.koran-jakarta.com/?31172-energi%20terbarukan%20ri%20makin%20terbelakang-11


Kategori Artikel