BATAN: Banyak yang Setuju RI Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Pemanfaatan energi nuklir di Indonesia belum maksimal. Padahal, energi nuklir akan mengalihkan ketergantungan Indonesia dari energi fosil yang kian tahun semakin menipis. Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) telah menyurvei tentang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Hasilnya, 75% penduduk Indonesia setuju apabila PLTN dibangun dan dimanfaatkan sebagai sumber energi.
"Hasilnya 75,3% setuju PLTN di Indonesia, sedangkan 24,7% tidak setuju. Banyak yang setuju PLTN di Indonesia," ujar Kepala Bidang Diseminasi Batan, Dimas Irawan, seperti dilaporkan Detik.com, Selasa ( 26/4).

Meningkat di 4 tahun terakhir 2012 meningkat dari 47% ke 52,7%. Sekarang lebih dari 75% setuju. Mereka percaya pengembangan teknologi nuklir, terang Dimas.Ketakutan mereka timbul akibat tragedi dan bencana ledakan reaktor nuklir di beberapa negara. Sedangkan mayoritas setuju untuk pengelolaan energi jangka panjang.


Pemerintah perlu turun tangan untuk menindaklanjuti pemanfaatan energi nuklir sebagai alternatif energi jangka panjang. Energi nuklir dinilai cukup untuk memenuhi defisit listrik yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Sumber


Kategori Berita