07 Sektor Industri Pengolahan - page 55

Profil BUMN Indonesia
Kementerian BUMN Republik Indonesia
163
2015
PT Industri Kereta Api (Persero)
Jl. Yos Sudarso No. 71
Madiun, Jawa Timur 63122 - Indonesia
Telp: (0351) 452271 Faks: (0351) 452275
Website:
Kepemilikan: Pemerintah 100%
Sekilas Perseroan
PT Industri Kereta Api (Persero), selanjutnya disebut Perseroan, didirikan dengan Akta Notaris Imas Fatimah, SH Nomor 51 tanggal
18 Mei 1981 yang merupakan tindak lanjut pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1981 tentang Pembentukan PT
Industri Kereta Api. Akta tersebut telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir melalui Akta Notaris Imas Fatimah, SH Nomor
63 tanggal 19 Agustus 1991. Akta-akta tersebut telah mendapat persetujuan dar Departemen Kehakiman melalui Surat Keputusan
Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor C2-1052-HT01-01 Tahun 1982 tanggal 2 September 1982 yang telah diubah
dan ditambah terakhir kalinya dengan Nomor : C2-3335-HT01-04 Tahun 1986 tanggal 5 Mei 1986. Perseroan telah didaftarkan
di Panitera Pengadilan Negeri Madiun dengan pendaftaran yang terakhir Nomor: 04/Leg/1986/PT tanggal 13 September 1986.
Perseroan bergerak dalam bidang industri perkeretaapian diantaranya meliputi produksi kereta penumpang, kereta barang, jasa
pemeliharaan dan perbaikan, dan produksi suku cadang yang berkaitan dengan kereta api. Sehubungan dengan berlakunya
Undang-undang Nomor 1 tahun 1995 mengenai Perseroan Terbatas, perseroan telah mengadakan Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS) untuk mengubah Anggaran Dasar perseroan agar sesuai dengan Undang-undang tersebut. Perubahan Anggaran
Dasar tersebut termuat dalam Akta Notaris Ny Toety Junianto, SH. Nomor 76 tanggal 17 September 1998. Dengan dibubarkannya
PT BPIS (Persero) selaku pemegang saham berupa diterbitkannya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 52 Tahun
2003, telah dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada hari Kamis tanggal 30 Oktober 2003 di PT PAL Surabaya.
Sehubungan dengan hal tersebut telah dilakukan perubahan Anggaran Dasar dengan Akta Notaris Lenny Janis Ishak Nomor 3
tanggal 4 Nopember 2003. Sehubungan dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, telah dilakukan
perubahan dan penyesuaian mengacu pada Undang-Undang tersebut dan peraturan perundangan yang terkait melalui Notaris
Lenny Janis Ishak, SH Nomor 26 Tanggal 25 Juni 2008 serta telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM, dengan
Surat No. AHU 46778.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 1 Agustus 2008.
Perseroan merupakan satu-satunya pemain industri kereta api nasional. Hampir sebagian besar pendapatan yang diperoleh
perseroan berasal dari pesanan pemerintah, baik melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) maupun melalui Kementerian
Perhubungan. Beberapa pesanan produk juga pernah dibuat oleh Perseroan, yang berasal dari luar negeri seperti Singapura,
Malaysia, Jerman, Uni Emirat Arab. ProdukĀ­-produk yang dikembangkan oleh Perseroan secara garis besar terdiri dari produk
gerbong, kereta dan proyek pengembangan dan perbaikan perkeretaapian.
Bisnis Utama
Perusahaan menyelenggarakan kegiatan usaha utama: memproduksi sarana kereta api dan komponen yang berkaitan dengan
kereta api, memproduksi sarana transportasi darat, menyelenggarakan kegiatan pemasaran, produksi dan distribusi produk
tersebut, menjalankan kegiatan jasa terkait dengan bidang sarana dan prasarana perkeretaapian dan transportasi, kegiatan
memproduksi, memasarkan, menjual dan mendistribusikan produk dan jasa lainnya dengan memanfaatkan sumber daya, fasilitas
dan kemampuan yang ada.
Entitas Anak
Kegiatan Usaha
Kepemilikan
Langsung
(%)
PT Rekaindo Global Jasa Rekayasa, desain dan jasa konsultansi dalam bidang perkeretaapian
49,0
PT Railindo Global Karya Perdagangan komponen gerbong kereta api, jasa penunjang kereta, jasa
fabrikasi, jasa pemasangan, jasa rekayasa, desain, dan perawatan produk di
bidang perkeretaapian serta penyedia jasa tenaga kerja/buruh
45,3
S
umber Daya Manusia
Pencapaian kinerja keuangan dan operasional Perusahaan didukung oleh ketersediaan SDM yang memadai baik dari sisi kuantitas
maupun kualitas. Jumlah pegawai Perseroan beberapa tahun terus mengalami perubahan sesuai dengan kondisi yang ada. Tahun
2013, total pegawai mencapai 843 orang, dan per tanggal 31 Desember 2014, menjadi 835 orang.
Layout Buku Profil BUMN Industri Pengolahan_fb.indd 163
12/23/15 11:45 AM
1...,45,46,47,48,49,50,51,52,53,54 56,57,58,59,60,61,62,63,64,65,...111
Powered by FlippingBook