Menjadi Narasumber NGOPI BUMN, Dirut DAHANA Sampaikan Prestasi Perusahaan

Direktur Utama PT DAHANA (Persero) Budi Antono menjadi narasumber pada acara Ngopi Pagi Seputar BUMN (NGOPI BUMN) ke-14 yang diselenggarakan oleh Forum Humas BUMN, di Sinergy Lounge Lantai 3 Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 12 Nopember 2019.

Menurut Direktur Eksekutif Forum Humas BUMN Fey Shinta,  acara ini diselenggarakan secara rutin dalam rangka mengcounter berita-berita negatif tentang BUMN.  Selama ini BUMN muncul di media hanya ketika ada isu-isu negatif, jadi dengan ini media bisa mengetahui prestasi, produk, dan kinerja BUMN dapat dipahami oleh media termasuk DAHANA.

"Selama ini banyak media mengetahui DAHANA hanya permukaan, dengan NGOPI BUMN ini diharap media tahu lebih jauh dan detail tentang DAHANA," ujar Fey.

Acara yang dimulai sejak pukul 10 pagi ini mengundang banyak media dengan memanggungkan Direktur Utama PT DAHANA (Persero) Budi Antono untuk menjelaskan beragam produk DAHANA dan capaian perusahaan plat merah yang bergerak di industri bahan peledak selama ini. Kesempatan ini juga dipakai dengan baik oleh Budi untuk sosialisasi pasar DAHANA yang sudah sampai dunia internasional.

"DAHANA diuntungkan dalam persaingan bahan peledak, dimana harga pasar bahan peledak di dunia itu tinggi, sementara DAHANA mampu memproduksi bahan peledak berkualitas dengan harga yang kompetitif, sehingga bahan peledak produksi DAHANA memenangkan pasar di beberapa negara, salah satunya Australia yang sudah menjalani kontrak untuk memakai Handak buatan kami," ujar Budi.

Selain Australia, DAHANA juga telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Timor Leste sebagai penyedia bahan peledak sekaligus akan membangun On Site Plant (OSP) di negara termuda ASEAN itu.

"Pembangunan On Site Plant (OSP) rencananya dilaksanakan tahun depan dengan jangka waktu kurang dari enam bulan, OSP ini digunakan agar menghemat biaya distribusi bahan peledak yang akan digunakan dalam proyek Kuari Tibar Bay Port, Dili Timor Leste. Dimana pelabuhan tersebut akan menjadi pelabuhan internasional terbesar di Timor Leste," ungkap Budi.

Selain pasar internasional, Budi Antono juga menjelaskan perkembangan perusahaan di dalam Negeri yang sedang bersaing dengan beberapa perusahaan bahan peledak asing. DAHANA menargetkan 30% pasar konstruksi, perluasan produksi bahan peledak militer, serta dua mega proyek pembangunan Pabrik Amonium Nitrat (AN) dan Propelan.


Kategori Berita