KAPOLRI DUKUNG PENGAMANAN ASET -ASET DAN PROYEK-PROYEK PENGEMBANGANPTBA
18 July 2012Jajaran Direksi dan Komisaris PT Bukit Asam (Persero), Tbk. (PTBA) pada Senin (217) menemui Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo di Mabes Polri dalam rangka silaturahmi dan meminta dukungan atas proyek-proyek vital perseroan. Pertemuan dengan Kapolri ini merupakan bentuk koordinasi PTBA sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang pertambangan batubara. PTBA juga meminta dukungan penuh Polri terkait pengamanan proyek-proyek perseroan di daerah agar bisa berjalan dengan baik untuk mendukung pembangunan nasional sebagai Obyek Vital Nasional.
Dengan adanya dukungan dari Pihak kepolisian, PTBA bisa dengan tenang dan nyaman mengerjakan proyek-proyek vital di daerah. PTBA merupakan salah satu objek vital negara karena sedang mengembangkan pembangkit listrik, selain tambang batubara yang memasok bahan baku PLTU-PLTU dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional .
Sebagai BUMN, PTBA memberikan kontribusi setidaknya Rp. 3 triliun ke negara setiap tahun dalam bentuk Deviden, Royalti dan Pajak-pajak. Belum lagi kontribusi berupa CSR kepada daerah di mana tambang berlokasi. dengan kondisi yang tenang dan nyaman serta dukungan Polri sebagai penjaga keamanan, maka diharapkan dapat lebih meningkatkan kontribusi nyata untuk negara.
Selama ini dukungan kepolisian cukup bagus, terutama dalam hal pengamanan, jika kegiatan usaha PTBA terganggu, maka akan berdampak pada pasokan 50 persen batubara untuk pembangkit Jawa-Bali.
Direktur Utama PTBA Milawarma juga mengungkapkan, bahwa ada permasalahan lahan yang terjadi. Namun, saat ini sudah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Masalah yang dimaksud adalah izin usaha pertambangan (lUP) milik PTBA yang dialihkan mantan Bupati Lahat, Harunata kepada 34 perusahaan swasta.
Jakarta, 02 Juli 2012
Sekretaris Perusahaan
Hananto Budi Laksono

Kirim Komentar
Baca Komentar ( 0 )