Jogja Air Show 2017

Jupiter Aerobatic Team (JAT) menjadi salah satu atrkasi yang ditampilkan dalam perhelatan Jogja Internasional Air Show (JIAS) 2017 di Lapangan Siwa Kompleks Candi Prambanan, Kamis (27/4/2017).Selain itu juga ada berbagai atraksi olah dirgantara misalnya gantole dan microflight.

Dalam sambutannya ketika membuka Jogja Internasional Air Show (JIAS) 2017 di Candi Prambanan, Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Adisutjipto Marsma Novyan Samyoga menyatakan pihaknya menyambut gembira perhelatan yang diadakan di Sleman ini.

“ Untuk pertama kalinya Jogja International Air Show ini dilaksanakan di semua kabupatem / kota di Jogjakarta. Kemarin sudah dilaksanakan di Gunung Kidul, hari ini dilaksanakan di Sleman, tepatnya di Candi Prambanan dan hari – hari berikutnya di tempat – tempat lain akan dilaksanakan. Ini menunjukkan bahwa TNI Angkatan Udara berusaha menjangkau masyarakat yang lebih luas dan tentunya dalam rangka menyemarakkan Bulan Dirgantara yang saat ini sedang dilaksanakan di seluruh pangkalan – pangkalan yang ada di Indonesia.” katanya.

Danlanud Adisutjipto Marsma Novyan Samyoga Samyoga menambahkan JIAS ini untuk pertama kalinya diadakan untuk internasional sehingga dengan kata internasional ini pihaknya berusaha untuk menarik minat para atlet asing untuk hadir di Jogjakarta. Dan ternyata magnetnya selain kegiatan terjun payung itu sendiri, juga Candi Prambanan yang dijadikan tempat terjun payung. Sehingga itu yang menarik minat para atlet asing kesini.

Sementara itu Sekda Kabupaten Sleman Sumadi, SH, MH mengatakan Pemerintah Kabupaten Sleman mendukung dengan baik terhadap program yang ini karena ini sangat berharga dan sangat penting bagi Kabupaten Sleman dalam rangka untuk mempromosikan semua kegiatan pariwisata khususnya peserta bisa ikut menyaksikan tentang bagaimana kayanya Kabupaten Sleman terhadap budaya dan pariwisatanya.

Direktur Administrasi SDM dan Investasi PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Purwanto menyambut baik kegiatan JIAS ini dan menganggap ini sebagai kolaborasi dari upaya pengembangan pariwisata khususnya di kawasan Joglosemar ( Jogja Solo Semarang ) yang sudah dikembangkan dan dalam rangka juga untuk mempromosikan menuju 2019 dengan 2 juta wisatawan mancanegara.

Dengan hadirnya para penerjun dari 18 negara, ini adalah bagian dari upaya pengembangan promosi wisata ke berbagai negara. Diharapkan pada saatnya nanti di tahun 2019 benar – benar bisa menghadirkan 2 juta wisatawan mancanegara di kawasan Joglosemar.

Dan untuk itu, TWC siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk didalamnya adalah TNI AU dan juga lembaga – lembaga yang lain yang membawa pariwisata secara keseluruhan secara terintegrasi.

 


Kategori Berita
Sub Kategori Kegiatan