Wayang Cupumanik Astagina TWC Hibur Ratusan Pengunjung

Sebanyak kurang lebih 300 orang melihat pertunjukan Wayang tradisional bertajuk Cupumanik Astagina di Gedung Trimurti, Kompleks Teater & Pentas Ramayana, Prambanan, Jumat (7/2/2020). Pertunjukan ini menjadi pertunjukan awal yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat.

"Ini merupakan pertunjukan trial. Kita pentaskan perbaikan terakhir dari produk baru wayang kami. Ini baru tiga hari, namun animo penonton alhamdulillah sudah cukup banyak." Terang General Manager Unit Teater Dan Pentas Ramayana Chrisnamurti Adiningrum.

Pementasan Wayang Kulit Cupumanik Astagina yang digawangi oleh sekitar 30 ini akan menjadi sebuah pertunjukan yang seru serta memikat. Pertunjukan wayang kulit yang biasanya hanya diminati oleh kalangan orang tua, dihadirkan dengan wajah baru yang spektakuler dan mengesankan.

"Perpaduan anatara budaya jawa dengan teknologi canggih membuat pementasan ini luar biasa dan tidak seperti pementasan wayangan umumnya. Bahasa yang sangat mudah dan bisa diterima oleh semua kalangan karena menggunakan bahasa sehari-hari yg mudah diterima." Kata salah satu penonton, Sudrajat yang merupakan guru Bahasa Jawa SMP 1 Kalasan ini.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pelayanan TWC Hetty Herawati mengatakan bahwa adanya pertunjukan wayang Cupumanik Astagina ini merupakan langkah konkrit TWC dalam mendukung upaya untuk meremajakan kesenian tradisional Indonesia, sehingga dapat diterima oleh semua kalangan.

"Ini kita berusaha untuk menghidupkan kembali wayang. Wayangnya dibikin agak sedikit entertaining, supaya dapat masuk ke berbagai kalangan dan banyak segmen. Juga ada terjemahan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, sehingga penonton awam mengerti ceritanya." Tutup Hetty menambahkan.


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan