Sosialisasi Stunting dan Tuberkolosis, IIP BUMN DIY Gelar Jambore Remaja

Puluhan pelajar putri yang berasal dari Sekolah Menengah Atas di Klaten dan Sleman mengikuti kegiatan Jambore Remaja Putri di Museum Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (13/3). Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara pengurus IIP DIY bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Ragam acara diadakan dalam kegiatan tersebut, seperti senam bersama, sarapan salad segar, minum tablet penambah darah bersama dan juga sosialisasi TBC dan Stunting.

Ketua IIP BUMN DIY Heriyanti Suzana Edy Setijono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada teman-teman panitia yang telah mendukung kegiatan tersebut. "Kami ucapkan terima kasih atas semangat para anggota panitia sehingga terselenggara kegiatan yang merupakan program kerja IIP BUMN DIY ini. Harapan kami semoga dengan kegiatan ini pesan yang disiarkan terkait sosialisasi bahaya stunting dan tuberkolosis dapat tercapai dan dijalankan dalam dalam kehidupan sehari-hari." Terangnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan meminum tablet penambah darah bersama para pelajar. Kekurangan darah merah akan membuat kekebalan tubuh turun dan membuat penyakit dapat dengan mudah menyerang tubuh, terutama kalangan remaja dengan aktivitas sehari-hari yang tinggi.

Salah satu peserta, Yemina (16 tahun) mengaku senang mengikuti kegiatan ini. "Saya pribadi senang mengikuti acara ini karena dapat bertemu dengan teman-teman baru dari sekolah lain, sehingga kita dapat bertukar informasi, terutama terkait dengan kesehatan." Terang gadis yang berasal dari SMA Islam 1 Prambanan ini.

Ketua IIP BUMN DIY Heriyanti Suzana Edy Setijono pun menambahkan bahwa para peserta yang hadir dalam Jambore Remaja Putri ini dapat menjadi agen informasi kepada teman-temannya. "Teman-teman yang telah mengikuti sosialisasi dan acara hari ini diharapkan dapat menjadi agen-agen informasi di tiap-tiap sekolah yang menyebarkan informasi tentang bahaya Tuberkolosis dan Stunting." Lanjutnya.


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan