Radio TWC Hadirkan Komunitas Tari Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Mempertahankan seni tradisi bangsa di jaman digital dan era milenial ini memang bukan perkara mudah. Gempuran nilai-nilai global yang menggeser lokalitas akan banyak ditemui pada saat ini. Arus informasi dan keterbukaan media sosial menjadi salah satu penyebab mengikisnya budaya tradisional, sekaligus juga dapat menjadi mitra dalam memberdayakan peran seni tradisi pada masyarakat jaman ini.

Salah satu komunitas yang ingin memberdayakan seni tradisional pada anak muda adalah Komunitas Tari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Komstar UAJY). Dua anggotanya, Ayu dan Wimala bercerita selama kurang lebih satu jam dalam program Radio Taman Wisata Candi (TWC) yang dipandu oleh Farah.

Mulai berdiri sejak tahun 2016, Komstar UAJY mulai menunjukkan keseriusannya di bidang seni tari tradisional. Komunitas ini ingin menumbuhkan semangat untuk melestarikan seni tari kepada para anggota dan penonton mereka. Ia menganggap, tari tradisional juga tidak kalah bagus dengan tari-tari modern.

Berbagai pengalaman pentas telah dirasakan oleh komunitas yang belum genap 5 tahun berdiri ini. Selain acara lokal di universitas, komunitas ini juga pernah mengisi pentas dalam kegiatan di depan mata masyarakat asing dalam acara 4thAMARC Asia-Pasific Regions Conference of Community Radio yang sempat diselenggarakan pada 16 hingga 19 November 2018 di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, yang dihadiri hingga 250 partisipan dari negara-negara di Asia Pasifik.


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan