Presiden RI Kunjungi Balkondes Kawasan Borobudur

PRESIDEN RI KUNJUNGI BALKONDES KAWASAN BOROBUDUR
Jokowi Apresiasi Sinergi BUMN Bangun Balkondes

Borobudur, 18 September 2017. Pariwisata memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di suatu negara karena merupakan sektor yang tumbuh dinamis dan mampu memberikan kontribusi besar pada PDB dan penyediaan lapangan kerja. Pentingnya peran pariwisata dirasakan pula di Indonesia. Namun, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia dirasakan sangat kurang dibandingkan dengan kunjungan wisman di negara-negara tetangga. Tahun 2015, jumlah Wisman di Indonesia hanya 10,4 juta, sedangkan Thailand mencapai 30 juta, Malaysia 25,7 juta dan bahkan Singapura 15,2 juta. Untuk itu, Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan target kunjungan 20 juta Wisman dan target perjalanan Wisnus sebanyak 275 juta di tahun 2019. Kementerian Pariwisata bahkan telah menetapkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) guna mendorong percepatan peningkatan jumlah Wisman. Borobudur ditetapkan sebagai salahsatu DPP dari 10 DPP oleh Kementerian Pariwisata sebagai destinasi pariwisata yang mendapatkan perhatian khusus. Area DPP Borobudur ditetapkan meliputi wilayah JOGLOSEMAR (Jogja-Solo-Semarang) dengan Borobudur sebagai ikonnya.
BUMN sebagai instrumen Pemerintah dituntut untuk terlibat aktif sebagai agent of development guna mendorong percepatan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat, dan selalu siap membantu masyarakat yang mau bangkit bekerja dan berkarya. Untuk itu PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (TWC) berinisisasi membangun dan mengembangkan kawasan Desa Wisata Borobudur. Melalui program Sinergi “BUMN Hadir Untuk Negeri”, perusahaan BUMN ITDC, TWC, dan PATRA JASA telah menyusun Program Pembangunan Desa Wisata di Kawasan Borobudur.
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (TWC) bersinergi dengan perusahaan-perusahaan BUMN di Indonesia mengembangkan pariwisata kawasan Borobudur melalui program Sinergi BUMN Hadir Untuk Negeri “One Village One BUMN”. Balai Ekonomi Desa atau Balkondes dan Homestay menjadi salahsatu wujud nyata upaya pengembangan kawasan wisata sekitar Candi Borobudur. Melalui Balkondes ini, diharapkan dapat mengakomodir potensi-potensi wisata desa di kawasan Borobudur. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Candi Borobudur dikelilingi oleh 20 desa yang masing-masing memiliki potensi luar biasa yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata. Untuk pengembangan wisata desa dan pembangunan Balkondes tersebut, setiap desa akan disupport oleh satu BUMN Sponsor, sehingga nantinya akan ada 20 Balkondes di kawasan Borobudur ini.
Pengembangan Desa Wisata di kawasan Borobudur ini merupakan program Sinergi BUMN Untuk Pariwisata. Hal ini merupakan wujud nyata BUMN Hadir Untuk Negeri sekaligus mendekatkan BUMN dengan masyarakat dan lingkungan. Membangun kawasan pariwisata Borobudur berbasis pada keragaman potensi desa sekitar. 
Masyarakat harus dipersiapkan untuk menjadi tuan rumah dalam menghadapi pertumbuhan kunjungan wisatawan di kawasan Borobudur, melalui pembangunan Balkondes dan penyediaan layanan kamar Homestay sejumlah 30% dari 2 juta wisman di tahun 2019. Dengan demikian pendapatan masyarakat diharapkan meningkat, menciptakan kesempatan berusaha dan dapat membuka lapangan kerja. Upaya ini untuk memacu pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan sektor pariwisata. Untuk itu TWC juga melibatkan Pemerintah Desa dan masyarakat.
Aktivasi Balkondes di desa-desa sekitar Borobudur sudah mulai memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Wisatawan sudah banyak yang berkunjung, bahkan mengadakan event di beberapa Balkondes. Ini menjadi semacam magnet baru bagi dunia pariwisata Borobudur khususnya. Wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur kini memiliki destinasi wisata lain selain candi, yaitu Balkondes dengan ragam potensi wisata desa yang dimiliki, baik dibidang kuliner, kesenian, kerajinan, alam, dsb.
Kementerian BUMN memberikan dukungan yang sangat besar terhadap program Balkondes & Homestay ini. Dalam beberapa kesempatan, Menteri BUMN RI, Ibu Rini M. Soemarno hadir ke kawasan Borobudur untuk meresmikan secara langsung Balkondes-Balkondes tersebut, melihat perkembangan serta dampaknya bagi dunia pariwisata Borobudur.
Langkah Sinergi BUMN dalam membangun Balkondes ini mendapat apresiasi dari Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo. Apresiasi tersebut ditunjukkan Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Balkondes Tuksongo dan Balkondes Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (18/9/2017). Didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mensesneg Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Magelang Zaenal Arifin dan para Dirut BUMN yang ikut membangun sejumlah Balkondes di wilayah Borobudur.

Kunjungan Presiden RI, Jokowi adalah untuk melihat secara langsung Balkondes & Homestay di kawasan Borobudur. Sesaat tiba di Balkondes Tuksongo, Camat Borobudur, Nanda Cahyadi Pribadi memaparkan mengenai tujuan dibangunnya Balkondes serta kemanfaatannya bagi lingkungan dan masyarakat. Dirut Telkom Alex J Sinaga juga memaparkan berbagai fasilitas yang tersedia di Balkondes mulai dari ruang pendopo, ruangan workshop, ruang meeting, homestay enam unit, mushalla, toilet untuk kalangan difabel, taman dan ruang terbuka untuk teater.
Setelah itu, Presiden Jokowi meninjau fasilitas homestay dan mencoba langsung teknologi home automation yang bisa secara otomatis membuka dan mengunci kamar, menghidupkan listrik, AC, menghidupkan fasilitas Indihome meliputi televisi, internet dan telepon cukup dari ponsel pintar. Dalam kesempatan itu pula, Presiden memberikan secara simbolis sebanyak 10.000 bibit cengkih dan kopi kepada 20 Kepala Desa se-Kecamatan Borobudur.
Selain Balkondes Tuksongo Telkom, Presiden Jokowi dalam kunjungan kerjanya juga mengunjungi Balkondes Wringinputih yang dibangun PT Pertamina. Presiden Jokowi sempat meninjau lokasi Panahan atau Jemparingan, stand demo potensi desa dan membagikan buku kepada sejumlah siswa-siswi SD yang sudah menunggu kedatngan Presiden Jokowi sejak pagi. Bahkan Presiden Jokowi juga menandatangani Prasasti Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia ke Omah Guyub Balkondes Wringinutih, Kecamatan Borobudur. 
Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan Balkondes ini merupakan Interconnecting Tourism System berbasis komunitas, selain bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa, juga pemberdayaan dan pengembangan SDM yang berbasis wisata.
"Konsep didirikannya Balkondes adalah untuk membangun ekonomi kerakyatan melalui bantuan tanggung jawab sosial perusahaan yang mendukung kemajuan sektor pariwisata," ujarnya.
"Balkondes didirikan sebagai sarana pengembangan perekonomian masyarakat setempat melalui pengembangan kegiatan UMKM di lingkungan sekitar. Di satu sisi juga adanya homestay dapat dipadukan dengan ekplorasi seni dan budaya lokal untuk menunjang pariwisata setempat," tutur Rini.
Kunjungan Presiden RI ke kawasan Borobudur ini menjadi sebuah spirit baru bagi pihak-pihak terkait, untuk bersama-sama lebih bersemangat lagi membangkitkan dan mengembangkan geliat pariwisata Borobudur, guna mendorong percepatan jumlah Wisman ke Indonesia tahun 2019 mendatang.


Kategori Berita
Sub Kategori Siaran Pers