Menunjang KSPN, Kemenhub Luncurkan Bus Damri Borobudur

Guna menunjang keberadaan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Kementerian Perhubungan bersama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero), Balai Konservasi Borobudur dan Badan Otorita Borobudur (BOB) meluncurkan transportasi Bus Damri di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (21/08/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani, Direktur Damri Siti Indamsuri, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Sumaryoto, General Manager PT TWC Unit Borobudur I Gusti Putu Ngurah Sedana, Kepala Balai Konservasi Tri Hartono dan Kepala Divisi Aksesibilitas dan Infrastuktur Badan Otorita Borobudur Wisnu Yudananto.

Acara launching ini merupakan suatu suport atau dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan untuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional bersama Damri yang akan memberikan fasilitas baru untuk mendukung berkembangnya kawasan ini kepada seluruh pengunjung Wisata Candi Borobudur.

Direktur Damri Siti Indamsuri mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang telah mempercayai kami untuk melayani trayek-trayek Bus dari dan menuju kota wisata yang telah ditentukan.

"Ini merupakan satu kebanggan bagi kami bisa berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata, dan tentunya kami akan bekerja sekuat tenaga untuk memberikan pelayanan yang terbaik." Terangnya.

Siti menambahkan, bahwa di empat kota super prioritas KSPN ini, pihaknya telah memiliki 19 trayek dan telah beroperasi mulai tanggal 1 Agustus lalu dengan menggunakan 51 armada.

"Semoga dengan layanan ini kita dapat berpartisipasi pada pengembangan daerah wisata setempat dan khususnya bagi pengembangan SDM yang unggul pada bidang wisata." lanjutnya.

Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani mengatakan, bahwa program nasional yang diwujudkan ini dalam rangka turut meningkatkan pelayanan dalam menghadapi kehadiran wisatawan ke Indonesia.

"Program ini kita wujudkan dalam rangka meningkatkan kehadiran para wisatawan yang akan hadir di Indonesia. Ini adalah bentuk kepedulian Kementerian Perhubungan dalam rangka pencapaian target pariwisata di Indonesia." Kata Ahmad Yani.

Ahmad yani juga berharap bahwa cita-cita ini dapat didukung oleh banyak pihak, terutama pengusaha angkutan yang berada di daerah pariwisata. "Kami berharap juga dari teman-teman Dinas Perhubungan, kemudian perusahaan angkutan-angkutan di daerah, dan yang paling penting adalah bagimana mendorong teman-teman pengusaha angkutan yang ada di daerah untuk membantu pengembangan pariwisata yang ada di daerahnya masing-masing." Lanjut Ahmad Yani.

Kementerian Perhubungan selalu bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata untuk membangun konektivitas kawasan-kawasan pariwisata dengan transportasi umumnya. Kementerian Perhubungan pun telah merencanakan jalur-jalur baru penghubung interkoneksi antara objek wisata satu dengan lainnya.

“Kemudian untuk jalurnya ada Prambanan-Borobudur, Bandara Adisucipto-Borobudur, Stasiun Tugu-Borobudur, Pantai Parangtritis-Borobudur, NYIA-Borobudur, dan Sumandala Sakabakti-Borobudur”, Lanjut Ahmad Yani.

Launching transportasi umum Kawasan Strategis Pariwisata Nasional ini resmi dibuka dengan melakukan pemukulan gong oleh Ahmad Yani selaku Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

 


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan