Megahnya Pertunjukan Sendratari Ramayana

DETIK.COM | Bagi pencinta seni tari dan cerita budaya, tentu tak asing dengan pertunjukan Sendratari Ramayana. Kamu pun bisa melihat pertunjukannya di Candi Prambanan.

Masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing dengan cerita Ramayana. Sejak zaman bangku sekolah dasar ataupun diceritakan secara turun-temurun oleh sanak saudara, cerita ini selalu mengundang decak kagum. Cerita tentang Hanoman melawan Rahwana dalam membantu Rama menyelamatkan Sinta.

Cerita Ramayana sendiri berdasarkan epos Hindu yang kemudian diadaptasi dengan budaya Jawa. Secara garis besar Ramayana menceritakan perjalanan Rama dalam menyelamatkan istrinya Sita atau biasa disebut Sinta dalam cerita Jawa. Sinta diculik oleh raja Negara Alengka, Rahwana yang juga merupakan raksasa sakti.

Pertemuan dua budaya ini justru membuat cerita Ramayana yang kerap diceritakan menjadi semakin terasa dekat dan tak asing. Menariknya lagi, cerita ini sudah dapat dinikmati dalam bentuk Sendratari Ramayana dalam bentuk cerita yang ditampilkan dengan tarian yang unik.

Sendratari Ramayana yang bahkan ditampilkan di panggung terbuka dengan latar belakang Candi Prambanan akan memberikan data yarik yang mempesona penonton yang menyaksikannya.

Sendratari Ramayana Prambanan ini merupakan pertunjukan yang menggabungkan tari dan drama tanpa dialog, namun ada narasi berbahasa Jawa yang melengkapi. Tapi jangan khawatir bagi traveler yang tidak fasih atau tidak mengerti bahasa Jawa karena di pintu masuk sudah disediakan panduan sendratari lengkap dengan sinopsis jalan cerita tiap episode atau babaknya. Jadi, akan sangat membantu para traveler dalam memahami setiap babak cerita sekalipun tidak begitu mengikuti jalan cerita Ramayana sebelumnya.

Panggung yang megah akan diisi lebih dari 200 penari profesional dan musisi lokal berpartisipasi. Mereka mengenakan berbagai kostum yang sangat bagus sesuai dengan peran dan jalan cerita masing-masing.

Mulai dari gagahnya Rama saat berburu bersama saudaranya, cantik dan anggunnya Sinta yang menari bersama para pendampingnya, lincahnya Hanoman, perkasanya Garuda yang berusaha membantu menyelamatkan Sinta, mencekamnya suasana saat Rahwana menunjukkan murkanya, hingga haru dan syahdunya saat Sinta membuktikan kesetiaanya dengan dibakar dalam bara api dan akhirnya bersatu kembali bersama suaminya, Rama.

Semuanya dipertunjukkan dengan ekspresi tari dan kostum yang memikat. Ditambah dengan score musik yang sangat pas dan lighting profesional yang mendukung. Jika traveler berkunjung saat malam bulan penuh atau purnama, maka suasana di sekitar panggung akan semakin lengkap dengan cahaya bulan purnama di angkasa malam dan gagahnya Candi Prambanan di latarnya.

Untuk menyaksikan Sendratari Ramayana Prambanan ini, traveler dikenakan tiket masuk dengan harga bervariasi mulai dari tiket pelajar seharga Rp50.000, tiket pengunjung Kelas 1 seharga Rp125.000, tiket Kelas 2 sebesar Rp200.000, Kelas Khusus seharga Rp300.000, hingga VIP dengan harga Rp400.000.

Harga yang berbeda akan mendapatkan compliment yang berbeda juga. Sendaratari ini biasa digelar setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, pementasan di panggung terbuka (Open Stage) di Theater Prambanan Jl. Jogja-Solo KM 16, Yogyakarta hanya pada bulan kemarau agar cuacanya mendukung. Di luar itu maka pementasan diadakan di panggung tertutup (Trimurti Stage).


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan