MUSEUM PRAMBANAN Taman Wisata Candi Prambanan

Museum Prambanan merupakan salah satu fasilitas edukasi pendukung Kompleks Situs Candi Prambanan, Lumbung, Bubrah dan Candi Sewu. Berlokasi di utara Candi Prambanan dengan arsitektur bangunan bercorak Jawa. Museum Prambanan memiliki 3 ruang pamer dan 2 pendopo joglo yang cukup luas dan biasanya digunakan untuk pagelaran seni gamelan, membatik, melukis maupun kegiatan formal maupun informal lainnya.
 
Museum Prambanan yang sebelumnya disebut sebagai Museum Loro Jonggrang didirikan berdasarkan Masterplan JICA tahun 1979. Di dalam Museum Prambanan tersimpan koleksi-koleksi bersejarah berupa artefak-artefak yang banyak ditemukan di kompleks Situs Candi Prambanan dan sekitarnya. Koleksi-koleksi tersebut antara lain berupa Arca bercorak Hindu maupun Budha, temuan keramik dan gerabah, temuan logam berbagai variasi, bahkan terdapat prasasti dari batu maupun dari bahan lontar.
 
Ratusan koleksi Museum Prambanan ditata pada tiap ruang pamer dengan story line sebagai berikut :
 
Ruang Pamer 1 : Bercerita mengenai keberadaan kompleks Candi Prambanan, Candi Lumbuh dan Bubrah, serta Candi Sewu. Dimana candi-candi tersebut memiliki kekhasan bangunan yang berbeda bahkan didirikan oleh Dinasti yang berbeda namun berada dalam lokasi yang berdekatan. Posisi Candi Prambanan yang bercorak Hindu terletak di Selatan sementara di paling Utara berada Kompleks Candi Sewu yang bercorak Budhist. Hal ini tentu menjadi titik penting mengenai sikap toleransi antar umat beragama yang telah terbangun oleh nenek moyang kita masa lalu. Di ruang Pamer 1 ini dipamerkan koleksi berbagai arca Dewa Hindu maupun Budha serta perwujudannya dan tahapan pendirian Kompleks Candi Prambanan.
 
Ruang Pamer 2 : Bercerita mengenai berbagai sifat dan karakter Dewa-dewa yang diakui oleh umat Hindu serta Budha dengan berbagai postur. Selain itu poster besar Dewi Durga Mahisasuramardhini menjadi point of interest saat memasuki ruangan ini. Dewi Durga itu sendiri sering disebut sebagai Roro Jonggrang yang melegenda bersama tokoh Bandung Bondowoso. Di tengah ruang pamer 2 terdapat salah satu arca yang terbilang unik, yakni arca Dewa Brahma Caturmukha yang ditampakkan dengan keempat mukanya menghadap ke depan, kanan kiri serta belakang. Walau terbilang kecil ukurannya, tetapi detil ukiran terlihat rapi. Di ujung ruang Pamer 2 juga disuguhkan tentang video mengenai Candi Prambanan dan Candi Sewu dengan dilengkapi tempat duduk sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
 
Ruang Pamer 3 : Di dalam ruang Pamer 3 dipajang koleksi-koleksi arca yang bercorak Jawa Timuran. Bedanya antara arca corak Jawa Tengah dengan Jawa Timur yakni dari segi proporsi tubuh arca Jawa Timur yang cenderung pendek dan bulat ketimbang arca Jawa Tengah.
 
Selain itu dipamerkan pula replika temuan Emas dari daerah Wonoboyo yang tidak jauh dari Prambanan. Temuan tersebut sempat menggegerkan Indonesia, karena jumlah temuan emas yang sangat banyak dengan bentuk-bentuk yang beragam ini tidak sengaja ditemukan oleh petani di Wonoboyo di lading miliknya. Saat ini temuan asli disimpan di Museum Nasional Jakarta, namun pengunjung Museum Prambanan juga dapat menikmati koleksi replika yang dibuat mirip dengan temuan aslinya. Fasilitas LCD dengan video tentang suka duka para pencari batu (penyusun pemugaran Candi Sewu) juga ada di ruangan ini, dilengkapi juga dengan tempat duduk yang nyaman selama menonton.
 
Tidak hanya di ketiga ruang pamer, halaman Museum Prambanan juga tersebar koleksi-koleksi arca batu maupun fragmen batuan candi Prambanan. Taman yang luas serta asri membuat betah pengunjung yang akan beristirahat melepas lelah setelah berjalan dari Candi Prambanan.
 
Konten pada Museum Prambanan diharapkan dapat membuka pandangan para pengunjung akan berharganya tinggalan sejarah dari nenek moyang kita di seluruh sudut nusantara, salah satunya adalah Kompleks Candi Prambanan, Lumbung, Bubrah dan Sewu. Untuk itu, manajemen PT TWC berharap agar pengunjung dapat lebih menghargai dan menjadi wisatawan yang bertanggung jawab dimanapun tempat yang mereka datangi.

Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan