Lomba Cipta Tari Kreasi Baru Borobudur

Dalam Rangka Pelestarian Cagar Budaya dan Nilai – Nilai Budaya, PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko gelar Lomba Cipta Kreasi Tari Borobudur

Bertempat di Taman Lumbini Taman Wisata Candi Borobudur, hari ini Selasa 11 April 2017 berlangsung acara Lomba Cipta Kreasi Tari Borobudur. Acara ini berlangsung dua hari hingga Rabu 12 April 2017.

Direktur Administrasi SDM dan Investasi PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Purwanto mengatakan bahwa PT Taman Wisata Candi mempunyai kepentingan dalam rangka pelestarian cagar budaya dan juga nilai – nilai budaya. Itu adalah salah satu dari misi perusahaan.Didirikannya perusahaan ini adalah untuk itu.

Kedepannya ini memberikan dukungan yang maksimal untuk menciptakan Bali – Bali baru khususnya Borobudur yang saat ini menjadi prioritas dari 10 destinasi yang lainnya. Dengan lomba – lomba tari ini diharapkan di masyarakat berkembang adanya suatu pemahaman bahwa kawasan ini memang perlu didukung dengan pengembangan kebudayaan termasuk didalamnya tari. Inilah yang didorong terus serta semakin mengenalkan edukasi kepada generasi muda penerus. Jika tidak, maka kita akan kehilangan.

“Mengenai tari itu sendiri sangat sayang jika tidak dikenalkan sejak awal, bahwa ini kebudayaan nasional dan akan menjadi hilang. Hal ini akan sangat merugikan semuanya. Jika dikaitkan dengan pengembangan kawasan wisata ini merupakan hal yang penting, dimana kawasan wisata tentu selalu butuh yang namanya atraksi, selalu butuh yang namanya amenity, destinasi – destinasi yang bisa dikembangkan serta sarana akomodasi dan transportasi serta hal – hal lainya. Ini semua dalam rangka pengembangan, selalu saling membutuhkan. Tidak saja tari berdiri sendiri, tapi bisa saja tari terintegrasi dengan kepentingan yang lain, baik kuliner maupun akomodasi. Hal ini karena setiap titik yang dikembangkan semua harus saling mengisi, saling membutuhkan karena itu juga bagian dalam rangka pengembangan kawasan “ kata Purwanto.

Purwanto menambahkan harapannya acara seperti ini akan dapat dilaksanakan secara rutin tahunan dan harus dikembangkan, tidak hanya tari saja. Misalnya dengan batik bambu yang juga merupakan bagian dari pengembangan kebudayaan. Pelestarian pelestarian dari nilai – nilai bahwa di masyarakat ini sebenarnya sudah ada, sudah berkembang dan ini merupakan peninggalan masa lalu tentang banyak hal termasuk batik maupun tari, tinggal mengekspresikan hari ini disesuaikan dengan kebutuhan hari ini dan dinamika hari ini. Namun nilai – nilai tersebut tetap harus terbawa. Jika mungkin dulu tidak terpikir bahwa batik itu dapat dibuat dibambu, namun sekarang dapat dilakukan dan bamboo itu menjadi semakin bernilai. Intinya secara keseluruhan harus menciptakan upaya – upaya nilai tambah dimana saja termasuk upaya – upaya menumbuhkan lapangan kerja baru


Kategori Berita
Sub Kategori Kegiatan