Keistimewaan Keraton Ratu Boko

Di masa Jawa kuno, masyarakat membuat bangunan-bangunan yang terbuat dari batu sebagai tempat pemujaan, peribadatan dan juga sebagai sebuah kraton. Peninggalan sejarah purbakala dari masa tersebut yang ditemukan biasanya berupa arca, stupa ataupun candi. Berbeda dengan peninggalan purbakala Ratu Boko.

Bangunan Ratu Boko secara struktur adalah sebuah kraton yang lengkap dengan gerbang masuk, pendopo, tempat tinggal, kolam pemandian, hingga pagar pelindung. Di dalam kompleks kraton Ratu Boko terdapat gapuran, kolam pemandian, pringgitan, keputren dan dua ceruk gua yang disinyalir sebagai ruang meditasi.

Letak posisi kraton yang berada di atas bukit juga merupakan suatu keistimewaan, karena biasanya kraton-kraton kerajaan Jawa didirikan di daerah landai, bukan di pegunungan. Letak yang berada di ketinggian juga menguntungkan bagi pertahanan dari serangan musuh.

Letaknya yang berada di atas bukit menandakan adanya mata air yang kemudian diatur dengan sistem pengaturan air yang bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Adanya kolam pemandian merupakan peninggalan dari sistem pengaturan ini. Selain itu di disisi kiri gapura masuk terdapat temoat yang disinyalir sebagai altar sesaji dalam prosesi kremasi.

 

Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan