Indonesia Tipitaka Chanting 2019

Indonesia Tipitaka Chanting merupakan ritual pembacaan ulang khotbah-khotbah Budha di hari suci Asadha 2563 / 2019. Acara yang berlangsung dari tanggal 12 sampai 14 juli 2019 ini mengusung tema " Berucap, Bertindak, dan Berpikir Baik Memperkokoh Persatuan Bangsa."

Pembukaan Indonesia Tipitaka Chanting berlangsung di Taman Lumbini Candi Borobudur yang dihadiri oleh Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Budha Kementerian Agama Republik Indonesia Cahyadi SH, MH, Ketua Persatuan Umat Budha Indonesia Ir. Arif Laksono, Wakahumas Jawa Tengah Sutarso, Babinmas Yogyakarta Saryadi, Ketua FKP Jawa Tengah Taslim, dan FKUP PHBI Yogyakarta Drs. Ida Bagus Agung ST. Peserta ITC 2019 tidak hanya dihadiri oleh Indonesia saja, tetapi juga dihadiri oleh peserta dari mancanegara yaitu Thailand, Vietnam dan Bangladesh.

Ketua panitia ITC Bante Kutatamo Tera menyampaikan Indonesia Tipitaka Chanting yang ke 5 ini tentu diharapkan dengan membacakan Tipitaka Chanting agar kita bisa memahami, mengerti dan untuk di praktekkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pandangan keliru kita bisa berkurang, bahkan bisa mempu melenyapkan pengotor batin, keserakahan, kebencian, kebodohan, kemarahan, mudah tersinggung, keakuan dan sebagainya.

“Banyak cara dan ragam dalam mengagungkan dan menghormati kitab suci Tipitaka, salah satunya adalah dengan mengikuti Indonesia Tipitaka. Pengertian kitab suci secara umum adalah gabungan dari dua kata yaitu kitab dan suci, menurut KBBI kata kitab memiliki arti sebuah buku, sedangkan kata suci memiliki arti bersih, dalam arti keagamaan yaitu bebas dari dosa, noda, kesalahan di dalamnya berisi wahyu Tuhan yang memuat tentang ajaran-ajaran seluruh aspek kehidupan bagi seluruh umat beragama”. Cahyadi menjelaskan.

“Tipitaka bagi umat Budha sebagai sarana penuntun untuk berucap baik, bertindak baik dan berpikir baik, hanya kebaikan lah yang dapat memperkokoh persatuan bangsa di tengah keberagaman. Saya mengharapkan kepada umat dan panitia penyelenggara agar senantiasa terus meningkatkan kerja sama baik kepada pemerintah, masyarakat sekitar serta umat Budha agar suasana batin dan jalinan silaturahim dapat terjaga dengan baik. kegiatan ini harus tetap diadakan dan menjadi agenda rutin tiap tahun dengan harapan meningkatkan sada dan bakti bagi umat Budha”. Lanjut Cahyadi.

Acara Indonesia Tipitaka Chanting dibuka dengan melakukan pemukulan gong oleh Bapak Cahyadi yang di dampingi oleh yang mulia Bante Sumbermanyo Mahatera beserta Bante Kutadamo Tera selaku ketua panitia.


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan