Cerita Cinta Ratu Kinari dan Sasa Jataka Di Candi Borobudur

Candi Borobudur menyimpan ratusan relief yang memiliki jalan ceritanya masing-masing. Banyaknya cerita dari relief Candi Borobudur membuat sebagian besar wisatawan yang datang tidak mengetahui jalan cerita tersebut. Salah satunya adalah Kisah cinta Ratu Kinari dengan Pangeran Sudhana terdapat di galeri I Candi Borobudur.

Kisah cinta Ratu Kinari dan Pangeran Sudhana diawali ketika Ratu Kinari sedang mandi bersama saudarinya di sebuah sungai. Pria bernama Sudhana yang duduk di samping kolam teratai.

Di sana, dia menemukan seorang peri bernama Ratu Kinari dan saudara perempuannya sedang mandi. Ratu Kinari ini adalah reinkarnasi dari Putri Yasodara, tak lain istri dari Budha di kelahiran selanjutnya. Kemudian Ratu Kinari diselamatkan oleh seorang pangeran bernama Sudhana.

Akhirnya, sang putri menikah dengan Sudhana dan tinggal di istana. Namun, para wanita di istana cemburu dengan kecantikan sang putri dan berencana untuk membunuhnya saat Sudhana melakukan ekspedisi militer. Tapi sebelum itu terjadi, Ratu Kinari telah mendapatkan kekuatannya untuk terbang dan melarikan diri dari istana.

Pangeran Sudhana ini nanti akan menjadi Sidharta Gautama. Kisah cinta Sang Budha yang waktu itu menyebar luas agama Budha di Asia, sehingga kemudian variasi ceritanya banyak ditemukan di seluruh Asia.

Kisah cinta ini semakin istimewa di Candi Borobudur, lantaran memiliki visual terkait cerita dari Ratu Kinari dan Pangeran Sudhana. Di Indonesia, terdapat beberapa kisah yang mirip dengan cerita itu, seperti cerita Jaka Tarub Nawang Wulan, Jawa Timur itu Aryo Menak Tunjung Wulan, di Bali ada Raja Pale dan Ken Sulasih, Sulawesi ada Wey Bungko dan Lamasora, dari Aceh.

*Berbagai Sumber


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan