Sang Maestro Beraksi Melukis Candi Prambanan

Sekitar 60an seniman lukis  Yogyakarta berkumpul di Komplek Candi Prambanan, mereka melukis bersama Sang Maestro untuk memperingati penetapan 25 tahun Warisan Budaya Dunia Candi Prambanan, (25-26/10/2016).

Keberhasilan Negara Indonesia untuk menjaga Warisan Budaya Dunia selama 25 tahun, hari ini di perlihatkan dengan melalui karya goresan tangan dan kanvas Sang Maestro Kartika Efendi, Joko Pekik, Nasirun, Putu Sutawijaya dan 60 pelukis Yogyakarta yang secara bersama –sama melukis salah satu Warisan budaya Dunia kebanggaan bangsa Indonesia.

Mereka melukis Candi Prambanan dari berbagai sudut, hampir rata-rata pelukis mengambil tempat dari lapangan Garuda, dari sinilah padauan ketiga candi utama Candi Prambanan kelihatan cantik dan indah.

Direktur Pemasaran dan pengembangan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko Ricky SP Siahaan mengatakan, “dengan kemegahan dan keindahan Candi Prambanan diamana kita melihat bahwa di Negara-negara lain banyak sekali situs-situs Warisan Budaya Dunia yang di hancurkan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab”.

“Indonesia ini mayoraitas umat islam masih bisa membuktikan diri menghargai, toleransi keharmonisan umat beragama mampu menjaga memelihara selama 25 tahun, yang mana situs Candi Prambanan ini adalah sebagai simbul agama Hindu dan Candi Borobudur simbul agama Buddha”.

“Jadi artinya isu yang menyatakan Indonesia tidak aman itu tidak benar sama sekali dan Indonesia itu adalah aman untuk di kunjungi, aman untuk berinvestasi, aman untuk berwisata”.

Ricky berharap, melukis bersama sang maestro ini,  membuktikan bahwa candi prmabanan ini adalah sumber inspirasi daripada semua ilmu termasuk juga sumber inspirasi dari seni lukis juga, yang mana sebagai mahakarya maka juga nanti akan melahirkan karya-karya lukis yang menjadi maha karya juga”.

Meski hujan rintik-rinntik menguyur komplek Candi Prambanan Sang Maestro dan para seniman lukis tetap melajutkan karyanya, ada yang di bawah tenda maupun di Gazebo, melukis bersama sang maestro ini akan berlangsung selam 2 hari pad tanggal 25-26 Oktober 2016 dengan tempat Komplek candi Prambanan, sesuai schedule pada tanggal 25 besuk akan mengambil tempat di Candi sSewu. Pramban 25 Oktober 2016.


Kategori Berita