PT TWC Launching Bumi Perkemahan di Desa Ngadiharjo Kembangkan Potensi Wisata di Desa-Desa Sekitar Borobudur

Borobudur, 1 Oktober 2016. Upaya PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (PT TWC) untuk mengembangkan kawasan wisata desa di sekitar Borobudur semakin menggeliat. PT TWC menangkap potensi wisata Perkemahan Wirakarya Wisata Borobudur di Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur. Hal tersebut ditandai dengan kegiatan Kemah Pramuka sebagai Ajang Kreativitas Seni Budaya pada 1-2 Oktober 2016.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Camat Borobudur Nanda Cahyadi Pribadi dengan pemukulan gong setelah sebelumnya dilakukan penyematan tanda kepramukaan kepada anggota Pramuka. Hadir dalam upacara pembukaan tersebut Sesper PT TWC, Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur, Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kabupaten Magelang, dsb.
Sekretaris Perusahaan PT TWC Pujo Suwarno mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan potensi desa dalam bidang pendidikan kepramukaan. Dengan terbukanya akses Bumi Perkemahan ini diharapkan dapat menjembatani perkembangan wisata di Desa Ngadiharjo.
"Kawasan Borobudur memiliki 8 punthuk (bukit) yang potensial. Selama ini yang sudah terkenal adalah Punthuk Setumbu dengan produk sunrise-nya. Kami ingin mengembangkan wisata Sunrise 7 punthuk lainnya salahsatunya Punthuk Ki Bomo Sekti yang dimiliki Desa Ngadiharjo ini", kata Pujo.

Pujo menambahkan bahwa 8 Punthuk ini akan dikembangkan menjadi destinasi wisata alternatif dengan menggali potensi masing-masing sehingga memiliki nilai tambah. 
14 BUMN telah berkomitmen untuk pengembangan potensi desa. Konsepnya adalah Balai Ekonomi Desa (Balkondes) dan Homestay di masing-masing desa. Balkondes tersebut akan memiliki 3 fungsi penting yaitu mengakomodir wisata kuliner, etalase potensi desa dan kesenian khas desa setempat. 
Setelah upacara pembukaan Bumi Perkemahan ini, dilakukan pengibaran Bendera Merah Putih di Punthuk Ki Bomo Sekti. Dengan harapan Punthuk Ki Bomo Sekti menjadi destinasi Sunrise menyusul Punthuk Setumbu. Jika kedelapan Punthuk ini sudah siap, maka akan dikemas paket wisata Sunrise, tidak hanya diatas Candi Borobudur.
Candi Borobudur dikelilingi 20 desa disekitarnya. Semoga percepatan perbangunan kawasan wisata desa segera terwujud, sehingga nyala terang Candi Borobudur dapat menyalakan terang di 20 desa. (Ruri-Borobudur)


Kategori Berita