Olah Raga Tradisional Jemparingan Di Candi Banyunibo

Desa wisata kawasan Candi Banyunibo yang merupakan alternative wisata setelah mengunjungi Candi Prambanan & Istana Ratu Boko hari ini telah melaunching lapangan jemparingan area panahan tradisional, Minggu,(23/10).

Jemparingan merupakan olah raga panahan tradisional khusus untuk daerah Jogja dan Jawa Tengah, panahan ini merupakan senjata tradisional, mengingat bahan materialnya terbuat dari kayu dan bambu. Penggunaan olah raga panahan ini dahulu dilakukan oleh kalangan tertentu, biasanya kesatria atau kaum Bangsawan.

Yang unik memanah dengan posisi duduk, posisi duduk ini dikarenakan dahulu para Bangsawan memanah sambil bercengkrama membicarakan bisnis atau relasi sambil menikmati kopi atau makanan ringan., maka posisi duduk dirasa paling sesuai dan nyaman.

Sekertaris Perusahaan PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko Pujo Suwarno bertujuan  menjadikan kawasan wisata Candi Banyunibo sebagai arena wisata panahan tradisional jemparingan.

Selain itu Pujo juga berharap pengunjung Candi Prambanan dan Kraton Ratu Boko dapat berwisata ke kawasan wisata Candi Banyunibo, yang letaknya tidak jauh dari Kraton Ratu Boko.

Dalam launching  lapangan jemparingan di kawasan Candi Banyinibo ini di hadiri Sekertaris Perusahaan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko Pujo Suwarno, Kepala Unit Taman Wisata Ratu Boko Suryana, Camat Prambanan Abu Bakar, Kepala Desa Bokoharjo Dody Heriyanto dan warga desa. Prambanan, 23 Oktober 2016


Kategori Berita